Kemensos Kembalikan Dua Tunawisma ke Kampung Halaman

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Selasa, 18 Mei 2021 | 16:48 WIB
Kemensos Kembalikan Dua Tunawisma ke Kampung Halaman
Proses pemulangan tunawisma ke kampung halaman oleh Kemensos. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) berhasil mengembalikan dua tunawisma ke kampung halamannya masing-masing.Dua tunawisma yang dimaksud adalah Hakim (70) dan Salwa (14) yang sebelumnya ditemukan Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini di jalan dengan gerobak.

Hakim berasal dari Bengkulu yang sudah menjadi manusia gerobak sejak 10 tahun lalu. Adapun Salwa menjadi manusia silver yang juga tinggal gerobak sejak usia 12 tahun berasal dari Sukabumi, Jawa Barat. Hakim mengaku data kependudukan miliknya seperti KTP, hilang. Salwa belum memiliki KTP dan tidak punya kartu identitas lain.

Pemulangan keduanya berawal dari pertemuan antara Risma dengan Hakim dan Salwa pada Selasa, (18/5/2021 pagi. Pada pertemuan tersebut, Risma membuka dialog dengan Hakim dan Salwa. Kepada keduanya, Risma menawari agar bersedia mendapat layanan di balai milik Kemensos.

Di hadapan Risma, Salwa terus menangis. Salwa mengaku ingin balik ke Sukabumi daripada mendapat layanan di balai. Alasannya, dia pernah ditampung di panti di Kedoya, Jakarta Barat, dan mendapat perlakuan kurang menyenangkan.

“Ya sudah yang lalu, biarlah berlalu. Kamu bener ingin balik ke kampung mu? Tapi kamu harus kuat. Jangan nangis terus, ya,” kata Mensos kepada Salwa, hari ini (18/5/2021).

Selain memulangkan keduanya ke kampung halaman, Risma juga menyatakan akan memberikan bantuan sosial (bansos). Namun, mereka harus memiliki identitas kependudukan terlebih dahulu.

“Nanti bapak kami bantu mendapatkan bansos, di daerah Bapak di Bengkulu sana. Nanti Balai Kemensos akan membantu,” kata Risma kepada Hakim.

Dalam kesempatan itu, Dirjen Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat mengatakan, kedua tuna wisma ini sudah ditawari untuk bisa mendapat layanan di balai milik Kemensos, namun mereka berkeras memilih kembali ke daerah asal mereka.

“Alasannya pernah mendapat perlakuan kurang menyenangkan saat dalam penanganan oleh Satpol PP. Jadi ada semacam trauma kalau menjalani pelayanan di dalam panti atau balai. Tapi saya kira Satpol PP sudah ada transformasi lebih humanis sekarang. Tapi, sesuai arahan Ibu Mensos, kita akan kasih fasilitas kemauan mereka,”

Hary memastikan, Kemensos akan memastikan proses kepulangan mereka mendapat dukungan penuh. Melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Hakim terbang ke Bengkulu didampingi satu anggota Team Reaksi Cepat (TRC). Sementara Salwa diantar ke Sukabumi melalui jalur darat.

Selain itu, Kemensos juga memastikan bahwa mereka berdua akan mendapatkan bantuan sosial, apakah Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako, atau Bantuan Sosial Tunai (BST).

"Kami sedang siapkan. Untuk itu, terlebih dahulu mereka harus memiliki KTP. Mereka sebelumnya punya KTP tapi hilang. Jadi nanti tinggal ke dukcapil, lalu di-print,” kata Harry.

Untuk keperluan itu, Kemensos akan mendampingi, termasuk kepada Hakim yang bermukim di Bengkulu. Kepada Mensos, Hakim berulang menyatakan kegembiraannya dan terima kasih.

"Sudah dari dulu saya mau pulang. Tak ada uang. Saya mulung dapat uang dicuri orang. Tiap kumpul uang dicuri orang. Makan susah, tidur juga susah,” katanya.

Maka itu begitu bertemu Mensos, Hakim mengaku sangat gembira. “Saya diantar balik, dan dikasih makan, dikasih baju. Katanya juga mau dapat bantuan. Terima kasih Bu Mensos,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Tunawisma Ditemukan Tewas di Pos Polisi, Mulut Berbusa

Wanita Tunawisma Ditemukan Tewas di Pos Polisi, Mulut Berbusa

Riau | Rabu, 14 April 2021 | 22:27 WIB

Belikan Sandal Jepit untuk Tunawisma, Wanita Ini Kaget Lihat Responsnya

Belikan Sandal Jepit untuk Tunawisma, Wanita Ini Kaget Lihat Responsnya

Hits | Kamis, 01 April 2021 | 18:48 WIB

Banjir Terjang Gereja hingga Kamp Tunawisma di Tennessee, 7 Warga Tewas

Banjir Terjang Gereja hingga Kamp Tunawisma di Tennessee, 7 Warga Tewas

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 14:12 WIB

Di Praha, Tunawisma Pengidap Covid-19 Boleh Nginap di Hotel Mewah!

Di Praha, Tunawisma Pengidap Covid-19 Boleh Nginap di Hotel Mewah!

Health | Selasa, 23 Maret 2021 | 17:03 WIB

Ternyata Ini Alasan Mensos Risma Kasih Kerja Tunawisma di BUMN

Ternyata Ini Alasan Mensos Risma Kasih Kerja Tunawisma di BUMN

Riau | Jum'at, 22 Januari 2021 | 13:52 WIB

PMKS di Jakpus Ditertibkan Setelah Blusukan Risma, 51 Tunawisma Diamankan

PMKS di Jakpus Ditertibkan Setelah Blusukan Risma, 51 Tunawisma Diamankan

Jakarta | Jum'at, 08 Januari 2021 | 17:32 WIB

Terkini

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB