Antisipasi Lonjakan Usai Lebaran, Pemerintah Tingkatkan Tes Covid-19

Erick Tanjung

Jum'at, 21 Mei 2021 | 02:35 WIB
Antisipasi Lonjakan Usai Lebaran, Pemerintah Tingkatkan Tes Covid-19
Wiku Adisasmito [BNPB]

Suara.com - Pemerintah akan terus meningkatkan kapasitas pengujian spesimen guna mendeteksi Covid-19, terutama untuk mengantisipasi lonjakan kasus penularan virus corona usai Lebaran.

“Kondisi penanganan yang sudah baik harus terjaga. Kapasitas testing terus ditingkatkan,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulis, Kamis (20/5/2021).

Wiku mengatakan saat ini penanganan Covid-19 membuahkan peningkatan hasil positif. Misalnya, penambahan kasus aktif Covid-19 per hari terus menurun.

Selain itu, kata Wiku, kapasitas pengujian atau tes juga dalam sembilan pekan terakhir selalu di atas standar Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), yaitu 1:1000 populasi per minggu.

Dari pencapaian tes ini, ujar Wiku, data menunjukkan bahwa dalam 13 pekan terakhir jumlah kasus positif memang menurun di tengah-tengah masyarakat, dan bukan disebabkan kapasitas tes yang rendah.

"Jika melihat perkembangan data testing dan kasus secara berdampingan, maka penurunan kasus yang terjadi selama 13 minggu ini bukan karena jumlah testing yang rendah. Kenyataannya, testing konsisten diatas standar WHO selama 9 minggu berturut-turut," ujar Wiku.

Wiku menjelaskan perkembangan data tes harian memang sempat menunjukkan penurunan drastis pada minggu ketiga Februari 2021, yaitu hanya mencapai 74,68 persen dari target WHO.

Namun pada pekan-pekan selanjutnya, kapasitas tes terus ditingkatkan dan secara konsisten berada diatas standar WHO dalam 9 pekan terakhir hingga Mei 2021. Kemudian, perkembangan tes kembali menurun pada pekan kedua Mei 2021 yang hanya bisa mencapai 75,37 persen dari target WHO.

"Hal ini dapat terjadi karena periode libur lebaran pada minggu lalu yang mempengaruhi operasional laboratorium. Sehingga menyebabkan jumlah orang yang diperiksa menurun," jelasnya.

baca juga

Lebih lanjut, jika membandingkan dengan perkembangan kasus positif mingguan, puncak tertinggi terjadi pada pekan kedua Februari 2021. Namun pada pekan-pekan selanjutnya tren penambahan kasus aktif terus menurun tajam hingga hari ini.

Data per 16 Mei 2021, penambahan kasus mingguan, sebesar 26.067 kasus atau turun lebih dari 70 persen dibandingkan saat puncak kasus pada Februari lalu.

Menurut Wiku, pencapaian berdasarkan perbandingan data tersebut merupakan hasil kolaborasi yang baik antara pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu untuk menjaga kapasitas tes dan meningkatkan kapasitas pemeriksaan laboratorium agar selalu berada di atas standar WHO.

"Pastikan seluruh daerah memiliki fasilitas dan sumberdaya yang cukup untuk melakukan tes, dan segera selesaikan apabila terdapat kendala atau membutuhkan bantuan," kata Wiku. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Lebaran, Palembang Perpanjang PPKM Mikro Hingga 31 Mei 2021

Usai Lebaran, Palembang Perpanjang PPKM Mikro Hingga 31 Mei 2021

Sumsel | Kamis, 20 Mei 2021 | 16:08 WIB

Satgas COVID 19: Usai Lebaran, Palembang Masih Zona Merah

Satgas COVID 19: Usai Lebaran, Palembang Masih Zona Merah

Sumsel | Selasa, 18 Mei 2021 | 19:23 WIB

Usai Lebaran Idul Fitri, Positif Covid-19 di Padang Diprediksi Melonjak

Usai Lebaran Idul Fitri, Positif Covid-19 di Padang Diprediksi Melonjak

Sumbar | Sabtu, 15 Mei 2021 | 17:56 WIB

Terkini

Dasco Mau Bikin Rating Bursa Sendiri, IHSG Malah Anjlok

Dasco Mau Bikin Rating Bursa Sendiri, IHSG Malah Anjlok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:56 WIB

5 Keseruan Konser Kanye West di Jakarta, dari Globe Raksasa hingga Sing along Tanpa Henti

5 Keseruan Konser Kanye West di Jakarta, dari Globe Raksasa hingga Sing along Tanpa Henti

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Gubernur Khofifah Kirim Heli Water Bombing untuk Penanganan Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Gubernur Khofifah Kirim Heli Water Bombing untuk Penanganan Kebakaran TPA Supit Urang Malang

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Cara Membersihkan Sampah di HP agar Tidak Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Membersihkan Sampah di HP agar Tidak Lemot Tanpa Aplikasi Tambahan

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Montir Tangerang Ditagih Pajak Mobil McLaren Rp 137,4 Juta: Makan Saja Saya Susah

Montir Tangerang Ditagih Pajak Mobil McLaren Rp 137,4 Juta: Makan Saja Saya Susah

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:48 WIB

Malam Hangat di Sekolah Rakyat: Seskab Bernyanyi Bersama, Lalu Mengantar Siswa Beristirahat

Malam Hangat di Sekolah Rakyat: Seskab Bernyanyi Bersama, Lalu Mengantar Siswa Beristirahat

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:47 WIB

KBRI Amman Siaga Pantau WNI usai Insiden Berdarah di Gereja Karak Yordania

KBRI Amman Siaga Pantau WNI usai Insiden Berdarah di Gereja Karak Yordania

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Bakal Berlangsung 14 Hari, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Operasi Patuh Jaya 2026

Bakal Berlangsung 14 Hari, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Operasi Patuh Jaya 2026

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta

Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta

Bali | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Temui Menkeu Suahasil, Pramono Tentukan Nasib Obligasi Jakarta

Temui Menkeu Suahasil, Pramono Tentukan Nasib Obligasi Jakarta

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 11:32 WIB

×