Amien Rais Ingatkan Jokowi: Jangan Sampai Berakhir Kurang Elegan

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Jum'at, 21 Mei 2021 | 18:01 WIB
Amien Rais Ingatkan Jokowi: Jangan Sampai Berakhir Kurang Elegan
Amien Rais soal Jokowi dan Pancasila (YouTube).

Suara.com - Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais menyoroti kondisi Indonesia di era Presiden Jokowi. Dia mengurai beberapa permasalahan yang tengah dihadapi bangsa belakangan ini.

Menurut Amien Rais, persoalan sekarang bukan hanya sekadar KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) semata, tetapi juga oligarki yang semakin berkuasa.

Oleh sebab itu, dia mengingatkan Presiden Jokowi agar nantinya tidak berakhir dengan kurang elegan.

Pernyataan itu disampaikan Amien Rais dalam acara Merawat Reformasi yang ditayangkan melalui saluran YouTube miliknya, Kamis (20/5/2021).

Eks Ketua MPR RI tersebut mengawali pemaparan dengan menyinggung soal KKN yang menurut dia belakangan semakin parah apabila dibandingkan dengan masa orde baru.

Amien Rais soal pemerintahan Jokowi (YouTube).
Amien Rais soal pemerintahan Jokowi (YouTube).

Hal itu kata Amien Rais bisa dilihat dari polemik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyeret nama Novel Baswedan dan puluhan pegawai lainnya.

"Korupsi masih luar biasa. Malah KPK dipreteli kemampuannya. Kolusi juga penguasa-penguasa itu sudah menjadi sangat kuat. Bahkan penguasa mendikte penguasa. Bisnis mendikte politik. Nepotisme juga gak ketulungan. Anak Pak Jokowi jadi wali kota tanpa ada resistensi, yang menantunya juga sama, luar biasa," kata Amien Rais seperti dikutip Suara.com.

Amien Rais kemudian mengungkap permasalahan lain sekarang ini yakni semakin berkuasanya oligarki di Indonesia.

Dia mengatakan, hal itu teramat berbahaya dari segi politik dan ekonomi karena menuturnya kekuasaan sudah digenggam oleh kekuasaan bisnis.

"Jadi, sekarang saya gak berlebihan kalau mengatakan bahwa kekuasaan politik sudah dipegang, digenggam oleh kekuasaan bisnis. Dan kemudian politik itu menurut apa kemauan bisnismen itu, para oligarki yang sontoloyo itu," ujar Amien Rais.

Melihat fenomena oligarki yang dinilainya terlalu berbahaya itu, Amien Rais menitipkan sebuah pesan untuk Presiden Jokowi.

Apalagi Presiden Jokowi masih memiliki waktu sekitar tiga tahun masa jabatan sehingga menurutnya bisa memikirkan fenomena belakangan ini.

Amien Rais mengungkit presiden terdahulu yakni Soekarno dan Soeharto yang lengser meski menjabat dalam kurun waktu yang panjang.

"Kepada Pak Jokowi, masih 3 tahun lagi. Mohon panjenengan dipikir lebih dalam, karena kita melihat Pak Harto 32 tahun, akhirnya juga kemudian lengser, kemudian kita sebagai manusia kasihan. Bung Karno apalagi, pemimpin besar revolusi 9 tahun berkuasa juga kita tahu akhirnya seperti itu," papar Amien Rais.

"Kemudian jangan sampai ya Pak Jokowi berakhir kurang elegan," pungkas dia menandasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Terima Jokowi Disindir, Ngabalin Bahas Amien Rais Wafat Sebelum Pilpres

Tak Terima Jokowi Disindir, Ngabalin Bahas Amien Rais Wafat Sebelum Pilpres

Batam | Jum'at, 21 Mei 2021 | 17:26 WIB

Boyamin MAKI: Aksi Peretasan jadi Salah Satu Cara Keluarkan Novel dari KPK

Boyamin MAKI: Aksi Peretasan jadi Salah Satu Cara Keluarkan Novel dari KPK

News | Jum'at, 21 Mei 2021 | 16:44 WIB

Pejabat Pemerintah Dapat Uang THR Idul Fitri, Dilaporkan ke KPK

Pejabat Pemerintah Dapat Uang THR Idul Fitri, Dilaporkan ke KPK

Sulsel | Jum'at, 21 Mei 2021 | 15:48 WIB

Terkini

Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata

Bombardir Bandar Abbas, AS Klaim Serangan ke 2 Kapal Iran Tak Langgar Gencatan Senjata

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:55 WIB

Sudah Bertolak ke Prancis, Prabowo Akan Salat Idul Adha di Luar Negeri

Sudah Bertolak ke Prancis, Prabowo Akan Salat Idul Adha di Luar Negeri

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:52 WIB

Kebijakan Iklim Dibuat untuk Warga Terdampak, Tapi Mengapa Mereka Jarang Dilibatkan?

Kebijakan Iklim Dibuat untuk Warga Terdampak, Tapi Mengapa Mereka Jarang Dilibatkan?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:50 WIB

Ibu Kota Lumpuh Akibat Protes, Presiden Bolivia Panik Potong Gaji 50 Persen untuk Redam Tekanan

Ibu Kota Lumpuh Akibat Protes, Presiden Bolivia Panik Potong Gaji 50 Persen untuk Redam Tekanan

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:46 WIB

Ditujukan untuk Sujarwo, Geger Paket Misterius Berisi Pocong Mainan di Kulon Progo

Ditujukan untuk Sujarwo, Geger Paket Misterius Berisi Pocong Mainan di Kulon Progo

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:45 WIB

Bejat! Ayah Tiri di Koja Tega Cabuli Dua Anak Sambungnya, Aksi Terbongkar Usai Korban Mengadu

Bejat! Ayah Tiri di Koja Tega Cabuli Dua Anak Sambungnya, Aksi Terbongkar Usai Korban Mengadu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:36 WIB

Penduduk Dunia Tembus 8 MIliar, Bisakah Pangan Lokal Jadi Jawaban Krisis Pangan Global?

Penduduk Dunia Tembus 8 MIliar, Bisakah Pangan Lokal Jadi Jawaban Krisis Pangan Global?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:32 WIB

Sukuk ST016 Jadi Pilihan Investasi Syariah Minim Risiko dengan Imbal Hasil Menarik

Sukuk ST016 Jadi Pilihan Investasi Syariah Minim Risiko dengan Imbal Hasil Menarik

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:25 WIB

Tak Cuma Teknologi, Rano Karno Sebut Partisipasi Warga Jadi Penentu Nasib Sampah Jakarta

Tak Cuma Teknologi, Rano Karno Sebut Partisipasi Warga Jadi Penentu Nasib Sampah Jakarta

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:24 WIB

Bolehkah ASN atau Awardee LPDP Mengkritik Program Pemerintah? Ini Penjelasannya

Bolehkah ASN atau Awardee LPDP Mengkritik Program Pemerintah? Ini Penjelasannya

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:18 WIB