Pengalaman Atasi Banjir di Kota Surabaya, Begini Mensos Berbagi Cerita

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 21 Mei 2021 | 18:21 WIB
Pengalaman Atasi Banjir di Kota Surabaya, Begini Mensos Berbagi Cerita
Mensos, Tri Rismaharini. (Dok: Kemensos)

Suara.com - “Saya tiga hari, tiga malam tidak tidur. Bagaimana Surabaya terendam banjir. Saya kelilingi Surabaya, cari apa penyebabnya. Akhirnya di kawasan Jalan Mayjen Sungkono bisa diketahui penyebabnya, dari malam itu juga bisa diatasi.” 

Hal ini dikatakanMenteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, mengungkapkan langkah-langkah efektif yang pernah dilakukannya mengatasi banjir di Kota Surabaya saat menjadi wali kota. Saat baru beberapa bulan dilantik, hujan besar terjadi dan 52 persen Kota Surabaya terendam banjir.

Di Jalan Mayjen Sungkono diketahui banyak kabel atau utilitas yang sempat menjadi masalah. Risma langsung membuatkan desain untuk mengatasinya.

“Saya buat desain sendiri. Nanti kabel-kabel itu atau pipa-pipanya itu akan kita pasang di luar, kemudian kita pasang semacam penutup, sehingga kalau nanti ada perbaikan, tinggal buka di luar dan tidak perlu mengganggu aliran sungai,” katanya.

Risma juga memastikan, sistem perairan di Surabaya sudah terkoneksi satu dengan yang lain.

“Ketika curah hujan tinggi, kita ingin semua clear dan tidak ada yang menganggu aktivitas masyarakat. Makanya, kami menambah kapasitas pompa, kapasitas saluran dan juga permainan pintu-pintu air,” kata dia.

Mensos mengingatkan cuaca semakin ekstrem yang datang tidak menentu. Dampaknya terkadang udara panas bertambah panas, juga udara dingin semakin dingin.

Untuk mengurangi dampak tersebut, ia menyampaikan keyakinan jika kearifan lokal terjaga, dimana pemerintah dan masyarakatnya bahu membahu menjaga atau tidak merusak lingkungan, maka bencana seperti longsor dan banjir bisa diminimalisasi

"Saya sudah buktikan dua periode memimpin Kota Surabaya dimana 52 persen yang dulunya wilayah banjir. Alhamdulillah berkat kerja sama dengan kearifan lokal, daerah itu berubah tidak lagi mengalami banjir,” katanya.

baca juga

Lahan-lahan tandus dan kering termasuk daerah pantai ditanami pohon cemara udang dan berbagai bunga-bungaan. Bisa juga dengan akar wangi (rumput vertifer) yang bernilai ekonomis. Ditambah pembuatan embung-embung, waduk yang secara otomatis juga mengatasi pemanasan global.

“Terbukti, kearifan lokal telah menjadikan Surabaya salah satu deretan kota terbersih yang ada di dunia,” katanya. Ia menekankan kepada para pimpinan di daerah, untuk memperkuat kearifan lokal sebagai cara mengurangi efek rumah kaca ( global warming ).

Sebelumnya, Mensos mengungkapkan hal tersebut dalam kunjungannya ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, dalam rangka pemberian bantuan kepada keluarga korban longsor Batang Toru. Ia juga menyampaikan terjadinya bencana alam belakangan ini, tidak lepas dari adanya pemanasan global (global warming).

Kepada jajaran Forkompinda, ia meminta bisa mengikuti sarannya. “Yakinlah tidak saja negara maju, kita juga bisa lakukan itu,” kata Risma.

“Karenanya pelajaran tanah longsor Batang Toru menjadi pelajaran berharga dengan harapan peristiwa tidak terulang. Mari perkuat kearifan lokal demi terjaganya lingkungan sekaligus upaya mencegah global warming,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Melanda Kapuas Hulu, Akses Jalan Kalis-Putussibau Lumpuh

Banjir Melanda Kapuas Hulu, Akses Jalan Kalis-Putussibau Lumpuh

Kalbar | Jum'at, 21 Mei 2021 | 10:39 WIB

Cigudeg Bogor Banjir Lagi, Warga Tegalega Mengungsi

Cigudeg Bogor Banjir Lagi, Warga Tegalega Mengungsi

Bogor | Jum'at, 21 Mei 2021 | 08:11 WIB

2.449 Warga Jadi Korban Banjir di Bogor Akibat Sungai Anak Ciapus Meluap

2.449 Warga Jadi Korban Banjir di Bogor Akibat Sungai Anak Ciapus Meluap

Bogor | Jum'at, 21 Mei 2021 | 06:51 WIB

Mahasiswa UNY Buat Deteksi Dini Banjir Lahar yang Mudah Terhubung ke Ponsel

Mahasiswa UNY Buat Deteksi Dini Banjir Lahar yang Mudah Terhubung ke Ponsel

Jogja | Kamis, 20 Mei 2021 | 19:41 WIB

Kemensos Terima Donasi Rp100 Juta dari VCC untuk Korban Bencana NTT

Kemensos Terima Donasi Rp100 Juta dari VCC untuk Korban Bencana NTT

Bisnis | Kamis, 20 Mei 2021 | 19:03 WIB

Banjir di Berau, Kapolda Kaltim Minta Laporan Jika Ada Tambang Ilegal

Banjir di Berau, Kapolda Kaltim Minta Laporan Jika Ada Tambang Ilegal

Kaltim | Kamis, 20 Mei 2021 | 16:50 WIB

Terkini

Rekayasa Lalu Lintas Imbas Penanganan JPO Tendean, Ini Rute Pengalihan Kendaraan

Rekayasa Lalu Lintas Imbas Penanganan JPO Tendean, Ini Rute Pengalihan Kendaraan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:50 WIB

Donald Trump Resmi Kirim Surat ke Kongres AS, Perang Dimulai Kembali

Donald Trump Resmi Kirim Surat ke Kongres AS, Perang Dimulai Kembali

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:50 WIB

Di Balik Alih Status RUU Perampasan Aset, DPR Klaim Punya Cara Mempercepat Pembahasan

Di Balik Alih Status RUU Perampasan Aset, DPR Klaim Punya Cara Mempercepat Pembahasan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:49 WIB

Lawan Narasi 'Lagi Apes', Jaksa KPK Siapkan 40 Saksi di Sidang Suap Bea Cukai

Lawan Narasi 'Lagi Apes', Jaksa KPK Siapkan 40 Saksi di Sidang Suap Bea Cukai

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:46 WIB

Kementerian HAM Kawal Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok, Dorong Pemulihan Korban

Kementerian HAM Kawal Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok, Dorong Pemulihan Korban

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:42 WIB

Kejagung Tarik Rem! Perintahkan Seluruh Kejati Hentikan Pengumpulan Data Terkait MBG

Kejagung Tarik Rem! Perintahkan Seluruh Kejati Hentikan Pengumpulan Data Terkait MBG

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:38 WIB

Soal Usulan Hak Angket Ketegangan Polri-Kejagung, Pimpinan DPR: Itu Hak Konstitusional Anggota

Soal Usulan Hak Angket Ketegangan Polri-Kejagung, Pimpinan DPR: Itu Hak Konstitusional Anggota

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:31 WIB

Bantah Mandek, DPR Libatkan Hotman Paris hingga Akademisi Bahas RUU Perampasan Aset

Bantah Mandek, DPR Libatkan Hotman Paris hingga Akademisi Bahas RUU Perampasan Aset

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:29 WIB

JCW Cium Aroma 'Barter Kasus' di Balik Penghentian Pendataan SPPG Bermasalah oleh Kejaksaan

JCW Cium Aroma 'Barter Kasus' di Balik Penghentian Pendataan SPPG Bermasalah oleh Kejaksaan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:18 WIB

Sopir Truk Crane Tabrak JPO Tendean Diduga Tak Pahami Tinggi Kendaraan

Sopir Truk Crane Tabrak JPO Tendean Diduga Tak Pahami Tinggi Kendaraan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:17 WIB

×