Tragedi Mottarone, Bocah Israel Ini Selamat karena Pelukan Sang Ayah

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 25 Mei 2021 | 07:54 WIB
Tragedi Mottarone, Bocah Israel Ini Selamat karena Pelukan Sang Ayah
Usaha penyelamatan kereta gantung putus di Itaia. [Handout/Vigili del Fuoco/AFP]

Suara.com - Seorang bocah kelahiran Israel menjadi satu-satunya penumpang kereta gantung di Italia yang selamat, diyakini karena pelukan sang ayah yang melindunginya.

Menyadur The Sun, Selasa (25/5/2021) Eitan Biran adalah satu-satunya yang selamat dari tragedi Mottarone yang menewaskan ibu, ayah, dan saudara perempuannya. Namun, bocah lima tahun tersebut mengalami luka yang mengancam jiwa.

Seorang sumber dari rumah sakit Regina Margherita di Turin mengklaim jika bocah tersebut selamat karena pelukan sang ayah.

"Ayah memiliki tubuh yang kokoh, mungkin pelukan naluriah terakhir untuk melindunginya dari kematian menyelamatkannya," kata seorang sumber seperti dikutip di outlet berita Italia TGCOM24.

Bibi Eitan, Aya Biran, tiba di rumah sakit pada Minggu malam waktu setempat dan langsung meminta doa untuk keponakannya.

"Saya mengetahui apa yang terjadi dari pesan Whatsapp. Saya mulai menerima begitu banyak 'Maaf' dan saya tidak mengerti mengapa." ujar Aya Biran.

Menurut surat kabar Italia La Stampa, Eitan dilaporkan bertanya, "Di mana ibu?" setibanya di rumah sakit dalam keadaan sadar tetapi sangat kesakitan.

Tal Peleg, ibu bocah tersebut tewas dalam kecelakaan itu bersama ayah Eitan, Amit Biran (30), dan saudara perempuannya, Tomer, yang baru berusia 2 tahun.

Bocah itu saat ini diintubasi setelah mengalami cedera kepala dalam kecelakaan yang menewaskan 14 dari 15 orang di dalam kabin kereta gantung.

Eitan lahir di Israel dan tinggal bersama keluarganya di Pavia, Italia, selama empat tahun terakhir, tempat ayahnya menyelesaikan gelar kedokteran.

Kecelakaan yang terjadi sekitar 1.000 kaki dari puncak Gunung Mottarone, dekat Danau Maggiore, pada 23 Mei tersebut juga menewaskan kakek buyut Eitan.

Kakek buyut bocah itu tinggal di Israel dan sedang berkunjung ke Italia untuk mengunjungi kerabat mereka setelah divaksin Covid-19.

Para saksi mata bencana tersebut mengatakan mereka mendengar "desisan keras" ketika antrean terputus, kata walikota setempat Marcella Severino.

Pihak berwenang kini melakukan penyelidikan untuk memeriksa "penyebab teknis dan organisasional". Jaksa penuntut akan melihat kemungkinan tuntutan pidana, kata menteri transportasi Enrico Giovannini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kereta Gantung Putus di Pegunungan Alpen, 14 Orang Tewas Termasuk Anak-anak

Kereta Gantung Putus di Pegunungan Alpen, 14 Orang Tewas Termasuk Anak-anak

News | Senin, 24 Mei 2021 | 19:30 WIB

Ronaldo Fit tapi Tak Main di Laga Vital Lawan Bologna, Ini Penyebabnya

Ronaldo Fit tapi Tak Main di Laga Vital Lawan Bologna, Ini Penyebabnya

Bola | Senin, 24 Mei 2021 | 18:41 WIB

Juventus Finis 4 Besar, Pirlo: Saya 100 Persen Bertahan!

Juventus Finis 4 Besar, Pirlo: Saya 100 Persen Bertahan!

Bola | Senin, 24 Mei 2021 | 17:34 WIB

Terkini

Prabowo Pastikan Ada Kompensasi bagi Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Prabowo Pastikan Ada Kompensasi bagi Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 11:09 WIB

Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi, Sampaikan Belasungkawa

Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi, Sampaikan Belasungkawa

News | Selasa, 28 April 2026 | 11:00 WIB

Melania Trump Disebut Janda, Donald Trump Ngamuk: Itu Omongan yang Beracun!

Melania Trump Disebut Janda, Donald Trump Ngamuk: Itu Omongan yang Beracun!

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:53 WIB

KAI: 14 Orang Meninggal Dunia Akibat Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur

KAI: 14 Orang Meninggal Dunia Akibat Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:53 WIB

Dasco Pastikan Korban Argo Bromo Vs KRL Dirawat Maksimal, Ini Daftar Nama yang Meninggal dan Luka

Dasco Pastikan Korban Argo Bromo Vs KRL Dirawat Maksimal, Ini Daftar Nama yang Meninggal dan Luka

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:50 WIB

MTI Desak Reformasi Total Keselamatan Kereta Usai Tragedi Bekasi Timur

MTI Desak Reformasi Total Keselamatan Kereta Usai Tragedi Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:45 WIB

Singapura soal Selat Hormuz: Melintas Itu Hak, Bukan Hak Istimewa karena Membayar!

Singapura soal Selat Hormuz: Melintas Itu Hak, Bukan Hak Istimewa karena Membayar!

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:43 WIB

Teror Bom Tewaskan 20 Orang, Kolombia Buka Sayembara Rp23 Miliar untuk Cari Sosok Ini

Teror Bom Tewaskan 20 Orang, Kolombia Buka Sayembara Rp23 Miliar untuk Cari Sosok Ini

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:33 WIB

Gibran Tekankan Keamanan Pangan MBG: Sisa Makanan Dilarang Masuk Dapur

Gibran Tekankan Keamanan Pangan MBG: Sisa Makanan Dilarang Masuk Dapur

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:31 WIB

Turis Jerman Tewas Dipatok Ular Kobra saat Pertunjukan Satwa Liar di Hotel Mewah Mesir

Turis Jerman Tewas Dipatok Ular Kobra saat Pertunjukan Satwa Liar di Hotel Mewah Mesir

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:22 WIB