Array

Meski Berdamai, Anggota TNI yang Gaplok Petugas SPBU Tetap Dijerat Hukuman Militer

Kamis, 27 Mei 2021 | 17:24 WIB
Meski Berdamai, Anggota TNI yang Gaplok Petugas SPBU Tetap Dijerat Hukuman Militer
Viral anggota TNI pukul petugas SPBU. [Twitter]

Suara.com - Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Jonny Harianto menegaskan pihaknya akan tetap memproses hukum Pelda Joaquim Parera, anggota TNI yang melakukan pemukulan terhadap petugas SPBU, Ignatius N Bolakinger. Proses hukum itu diterapkan meski keduanya telah bersepakat damai.

Jonny mengatakan pihaknya telah memerintahkan Dandenpom Kupang untuk memproses Pelda Joaquin sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Proses hukum ini akan dikawal oleh Korem 161, Kodam Udayana dan Mabes AD sampai dengan persidangan.

"Walaupun mediasi yang dilakukan di Koramil 1603-04/Kewapante, antara Pelda Joaquin Pereira dengan korban & keluarga telah dicapai kesepakatan damai, namun proses hukum tetap berjalan sampai dengan sidang peradilan militer," kata Jonny kepada wartawan, Kamis (27/5/2021).

Mediasi

Pelda Joaquim dan Ignatius sebelumnya melakukan mediasi. Keduanya pun telah bersepakat damai.

Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Jonny Harianto ketika itu mengatakan mediasi antara Pelda Joaquim dan Ignatius telah dilakukan di Koramil 1603-04/Kewapante pada Rabu (26/5) kemarin. 

"Kedua belah pihak telah membuat surat penyataan damai dan pihak korban pemukulan juga menerima penyelesaian kasus ini secara kekeluargaan serta tidak ada tekanan dari pihak manapun," kata Jonny kepada wartawan, Rabu (26/5/2021).

Kasus pemukulan anggota TNI terhadap petugas SPBU di Waipare, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) berakhir damai. (Ist)
Kasus pemukulan anggota TNI terhadap petugas SPBU di Waipare, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) berakhir damai. (Ist)

Meski begitu, kata Jonny, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Legowo W.R. Jatmiko selaku pimpinan yang langsung membawahi satuan di Jajaran wilayah NTT telah memerintahkan Dandim 1603/Sikka untuk tetap memproses Pelda Joaquim. Sanksi akan diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Memerintahkan Dandim 1603/Sikka untuk tetap memproses Pelda Joaquim Parera sesuai ketentuan hukum yang berlaku di TNI," ujar Jonny.

Baca Juga: Gegara Uang Setoran, Tukang Parkir di Sumut Dipukuli

Viral

Sebuah rekaman video seorang pria berseragam loreng mirip TNI mengamuk dan menampar seorang pegawai SPBU sebelumnya viral di media sosial. Oknum itu diduga memukul korban lantaran tak terima saat ditegur oleh petugas ketika memotong antrean mengisi BBM di SPBU, Waipare, Sikka, NTT.

Video itu salah satunya diunggah oleh akun Twitter @heeburans. Dari keterangan video, insiden tersebut terjadi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur.

"Ditegur petugas SPBU karena tidak mau antre malah ngamuk-ngamuk pukul petugas SPBU," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Rabu (26/5/2021).

Dalam video, tampak si oknum berseragam loreng tersebut langsung memarkir kendaraannya di depan mesin pengisian bahan bakar.

Padahal di belakang pria tersebut tampak antrean para pemotor yang hendak mengisi BBM mengular hingga keluar SPBU.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI