Prabowo - Puan Berpeluang di 2024, Nasdem Pilih Seleksi Capres Lewat Konvensi

Iwan Supriyatna | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 28 Mei 2021 | 10:38 WIB
Prabowo - Puan Berpeluang di 2024, Nasdem Pilih Seleksi Capres Lewat Konvensi
Foto kolase Prabowo Subianto dan Puan Maharani.

Suara.com - Partai Gerindra membuka peluang bekerja sama dengan PDIP untuk mencalonkan Prabowo Subianto dan Puan Maharani pada Pilpres 2024. Terkait hal itu Nasdem enggan ikut-ikutan, mereka memilih menunggu konvensi capres yang baru akan terlaksana 2022.

Ketua DPP Nasdem Willy Aditya mengatakan, Nasdem lebih memilih keikutsertaan publik dalam proses pencalonan presiden, salah satunya ialah melalui konvensi capres. Kendati begitu Nasdem tidak mempermasalahkan jika partai lain ternyata sudah memulai koalisi 2024 sedini mungkin.

"Nasdem mencoba menjadi partai yang membuka diri untuk publik, mengedepankan putra putri terbaik, artinya Nasdem menyiapkan diri sebagai satu instrumen publik," kata Willy kepada wartawan, Jumat (28/5/2021).

Dalam perjalanannya menuju konvensi tahun depan, diakui Willy hal itu tentunya membutuhkan waktu dan kawan koalisi. Nasdem menyadari bahwa tanpa koalisi, tidak cukup bagi partai tersebut mengajukan capres hasil konvensi.

"Tentu kami harus bekerja bersamaan sekaligus, melakukan rekrutmen secara terbuka yang selama ini metodenya konvensi dan membangun koalisi ini harus memenuhi syarat mengajukan capres cawapres," kata Willy.

Adapun konvensi itu diselenggarakan untuk memberikan kesempatan terbuka bagi siapapun yang ingin menjadi kandidat calon presiden. Pasalnya sejauh ini dikatakan Willy ketersediaan panggung bagi para kandidat sangat terbatas, yakni hanya kalangan kepala daerah dan ketua umum partai politik.

Sementara kalangan lain, semisal kelompok akademisi, seniman, profesional, aktivis tidak memiliki panggung sama sekali. Willy berujar dengan konvensi maka sekat-sekat tersebut bisa diterabas untuk kemudian lahir panggung yang lebih terbuka.

Dengan begitu konvensi bisa menseleksi tiga ranah sekaligus, yakni elektabilias, kapabilias dan integritas,"

"Karena syarat menjadi presiden bukan hanya modal elektabilitas dan partai saja semata-mata. Tapi mereka juga punya kapabilitas dan integritas. Nah konvensi bisa menghadirkan itu dalam ruang dan waktu bersamaan," kata Willy.

"Itulah kemudian konsep dari enforcement public. Jangan kemudian publik hanya dipaksa ide yang disuguhkan oleh partai, jadi dari awal publik sudah terlibat dalam proses seleksi itu sendiri," tandasnya.

Gerindra buka Peluang Prabowo-Puan

Wacana pemasangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani untuk pasangan pada Pilpres 2024 kian menguat. Terkait hal tersebut, Partai Gerindra tidak menutup kemungkinan jika wacana itu bakal terwujud.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani memandang wacana Prabowo berpasangan dengan Puan pada 2024 menjadi sebuah kemungkinan. Hal itu bisa saja terjadi mengingat hubungan antara PDIP dan Partai Gerindra yang membaik.

Namun Muzani menegaskan bahwa sejauh ini belum ada pembicaraan ihwal Prabowo-Puan.

"Itu menjadi sebuah kemungkinan adanya peluang untuk dimungkinkannya Pak Prabowo maju bersama PDIP. Tapi sekali lagi pembicaraan tentang hal itu belum sampai pada hal detail," kata Muzani di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (27/5/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geber! Relawan Anies Baswedan Segera Deklarasi di 17 Provinsi

Geber! Relawan Anies Baswedan Segera Deklarasi di 17 Provinsi

Sulsel | Jum'at, 28 Mei 2021 | 10:10 WIB

Andai Anies Baswedan Diusung PDIP, Ganjar Pranowo ke PKS, Pengamat: Anda Pilih Siapa?

Andai Anies Baswedan Diusung PDIP, Ganjar Pranowo ke PKS, Pengamat: Anda Pilih Siapa?

Surakarta | Jum'at, 28 Mei 2021 | 09:46 WIB

PDIP Kaltim Menyongsong Pemilu 2024, Persiapan Kemenangan Beruntun

PDIP Kaltim Menyongsong Pemilu 2024, Persiapan Kemenangan Beruntun

Kaltim | Jum'at, 28 Mei 2021 | 09:43 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB