Petugas Temukan 215 Kerangka Anak-anak Pribumi di Bekas Halaman Sekolah

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Sabtu, 29 Mei 2021 | 12:42 WIB
Petugas Temukan 215 Kerangka Anak-anak Pribumi di Bekas Halaman Sekolah
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 215 kerangka jasad anak-anak ditemukan di halaman bekas sekolah perumahan untuk anak-anak Pribumi Kanada.

Menyadur Al Jazeera, Sabtu (29/5/2021) ratusan kerangka anak-anak itu adalah siswa di Kamloops Indian Residential School di British Columbia yang ditutup pada tahun 1978.

Menurut Tk’emlúps te Secwépemc Nation, bahwa ratusan jenazah itu ditemukan dengan bantuan spesialis radar penembus tanah.

"Kami mengetahui di komunitas kami bahwa kami dapat memverifikasi," kata Kepala Tk’emlúps te Secwépemc Rosanne Casimir dalam sebuah pernyataan.

"Saat ini, kami memiliki lebih banyak pertanyaan daripada jawaban." jelas Rosanne Casimir.

Sistem sekolah perumahan Kanada, yang secara paksa memisahkan anak-anak Pribumi dari keluarga mereka, merupakan "genosida budaya".

Penyelidikan enam tahun mengungkapkan sebuah sistem yang sekarang sudah tidak berfungsi yang ditemukan pada tahun 2015.

Laporan tersebut menjelaskan bahwa siswa hampir 150.000 siswa kerap mengalami pelecehan fisik yang mengerikan, pemerkosaan, kekurangan gizi dan kekejaman lainnya.

Sistem sekolah tersebut biasanya dijalankan oleh gereja-gereja Kristen atas nama Ottawa dari tahun 1840-an hingga 1990-an.

Ditemukan lebih dari 4.100 anak meninggal saat bersekolah di asrama. Penemuan 215 anak yang terkubur itu diyakini tidak termasuk karena kematiannya tidak terdokumentasi.

Penemuan 215 anak tersebut terjadi di halaman yang dulunya merupakan sekolah asrama terbesar di Kanada.

Menanggapi temuan tersebut, Perdana Menteri Justin Trudeau mengungkapkan jika penemuan itu "menghancurkan hati".

"Itu adalah pengingat yang menyakitkan dari bab gelap dan memalukan dari sejarah negara kita." tulis Trudeau di akun Twitternya.

Pada tahun 2008, pemerintah Kanada secara resmi meminta maaf atas sistem sekolah tersebut.

The Tk’emlúps te Secwépemc Nation mengatakan pihaknya terlibat dengan petugas dan menjangkau komunitas asal yang anak-anaknya bersekolah. Mereka berharap mendapatkan temuan awal pada pertengahan Juni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Vaksin Covid-19 Khusus Anak Siap Diberikan di Indonesia? Ini Prediksi Pakar

Kapan Vaksin Covid-19 Khusus Anak Siap Diberikan di Indonesia? Ini Prediksi Pakar

Health | Jum'at, 28 Mei 2021 | 16:23 WIB

SuaraLive!: Menyongsong Vaksin Covid-19 untuk Anak-anak

SuaraLive!: Menyongsong Vaksin Covid-19 untuk Anak-anak

Video | Jum'at, 28 Mei 2021 | 13:00 WIB

Anak-anak Gaza, Tumbuh Besar dengan Depresi dan Mimpi Buruk

Anak-anak Gaza, Tumbuh Besar dengan Depresi dan Mimpi Buruk

News | Kamis, 27 Mei 2021 | 22:44 WIB

Terkini

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama

Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:40 WIB

Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS

Pesan Xi Jinping Saat Bertemu Donald Trump, Singgung Hubungan China dan AS

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:38 WIB

Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung

Dinkes DKI Ungkap Penyebab Keracunan 252 Siswa Usai Santap MBG di 3 SDN Kawasan Cakung

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:26 WIB

Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat

Bukan Solusi! FSGI Sebut jika Final LCC 4 Pilar MPR Diulang Berdampak Psikis dan Berpotensi Digugat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:56 WIB

Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook

Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:49 WIB

Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:43 WIB

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:36 WIB

Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan

Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:33 WIB

Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam

Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:30 WIB