Banyak Penyintas Alami Long Covid-19, Ahli Ungkap Cara Mengatasinya

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Kamis, 03 Juni 2021 | 15:39 WIB
Banyak Penyintas Alami Long Covid-19, Ahli Ungkap Cara Mengatasinya
Rumah Sakit Lapangan Kota Bogor (ANTARA/HO/Pemkot Bogor)

Suara.com - Dokter Spesialis Paru Kepala Bagian Pembinaan Fungsi RS Bhayangkara, Kombes Yahya, mengungkapkan bahwa kebanyakan pasien Covid-19 masih mengalami gejala lanjutan atau long covid meski sudah dinyatakan negatif atau sembuh.

Yahya mengatakan berdasarkan data Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), tercatat 53,7 persen penyintas mengalami Long Covid selama sebulan, 43,6 persen selama 1-6 bulan, dan 2,7 persen selama lebih dari 6 bulan.

"PDPI itu menyebutkan setelah 4 minggu dari mulai gejala timbul sampai dinyatakan negatif ternyata masih merasakan gejala sisa, itu disebut long covid," kata Yahya dalam diskusi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Kamis (3/6/2021).

Gejala long covid yang dialami juga beragam mulai dari mudah lelah, sesak nafas, nyeri sendi, batuk, tidak bisa membau (anosmia), nyeri otot, hingga diare.

Yahya menyebut para pasien long covid ini rata-rata adalah orang yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid saat terinfeksi Covid-19.

"Soal gender, kebanyakan laki-laki, salah satu faktor utama itu kebiasaan merokok, itu memberatkan gejala terhadap infeksi Covid-19 ini," ucapnya.

Selain karena komorbid, long covid juga dipengaruhi oleh keadaan psikologi penyintas.

"Mungkin dia baperan, kan ada titik lemahnya orang ini gampang depresi, itu juga jadi salah satu faktor long covid," jelas Yahya.

Meski begitu, Yahya menegaskan bahwa long covid bisa disembuhkan dengan gaya hidup sehat, termasuk menjaga kondisi mental dan pikiran agar tidak stress.

"Kalau memang orangnya sudah terbiasa olahraga, gizi baik, sehat fisik dan mental, ya tidak ada masalah, pasca covid dia bisa bekerja semula, syaratnya dua minggu pasca rawat inap dia tetap harus istirahat, olahraga ringan 30 menit tiap hari, serta vitamin tertentu yang dirasa perlu," pungkasnya.

Diketahui, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 1.831.773 orang Indonesia, kini masih terdapat 100.364 kasus aktif, 1.680.501 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 50.908 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Tambah Terus, RSD Wisma Atlet Kini Tampung 2.278 Orang Terpapar Covid-19

Pasien Tambah Terus, RSD Wisma Atlet Kini Tampung 2.278 Orang Terpapar Covid-19

News | Kamis, 03 Juni 2021 | 12:41 WIB

Nyaris Seribu, Warga Jakarta Positif Covid usai Mudik Lebaran Tembus 933 Orang

Nyaris Seribu, Warga Jakarta Positif Covid usai Mudik Lebaran Tembus 933 Orang

News | Kamis, 03 Juni 2021 | 10:37 WIB

38 Guru dan Karyawan Positif Covid-19, SMA di Pekalongan Lockdown

38 Guru dan Karyawan Positif Covid-19, SMA di Pekalongan Lockdown

Jawa Tengah | Kamis, 03 Juni 2021 | 08:12 WIB

Tambah 601 Pasien, Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Capai 431.179 Orang

Tambah 601 Pasien, Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Capai 431.179 Orang

Jakarta | Rabu, 02 Juni 2021 | 21:27 WIB

Update: Kasus Positif Covid-19 Indonesia Tambah 5.246, Kasus Aktif 100.364 Orang

Update: Kasus Positif Covid-19 Indonesia Tambah 5.246, Kasus Aktif 100.364 Orang

News | Rabu, 02 Juni 2021 | 17:17 WIB

Terkini

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:25 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:14 WIB

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB