Mentan: Generasi Muda Perlu Manfaatkan Peluang untuk Menangkan Kompetisi

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 05 Juni 2021 | 19:57 WIB
Mentan: Generasi Muda Perlu Manfaatkan Peluang untuk Menangkan Kompetisi
Mentan, Syahrul Yasin Limpo. (Dok: Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan, saat ini generasi muda telah masuk di era teknologi digital, sehingga perlu beradaptasi dalam memanfaatkan peluang dan memenangkan kompetisi. Mereka didorong untuk mengambil peran, khususnya dalam bidang pertanian melalui berbagai kegiatan yang produktif.

"Pertanian saat ini, tidak sama lagi dengan pertanian sebelumnya. Kita masuk pertanian internet of thinking, menggunakan artificial intelegent, satelit sudah main, pertanian itu keren," ujarnya, dalam Orasi Ilmiah Dies Natalis ke-55 sekaligus Wisuda Sarjana dan Profesi, Pascasarjana Mahasiswa Universitas Islam Makassar (UIM), serta penandatangan kerja sama Kementan dengan UIM, Sabtu (5/6/2021).

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat peran generasi muda sebagai sumber daya manusia (SDM) pertanian dalam peningkatan produksi pertanian melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Melansir Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertanian tumbuh positf pada triwulan II 2020 PDB sektor pertanian tumbuh 16,24 persen q to q. Ekspor produk pertanian juga menunjukkan kinerja yang menggembirakan.

Nilai ekspor kumulatif selama Januari- Desember 2020 mencapai Rp451,8 triliun, atau meningkat 15,79 persen dibandingkan periode yang sama tahin 2019 sebesar Rp390,2 triliun.

"Besok, kalian (mahasiswa) yang harus terjun. Pertanian itu bukan hanya tentang makan. Pertanian itu lapangan kerja. Pertanian itu memperkuat perekonomian suatu daerah, dalam krisis apapun jawabannya panganmu aman," tegas SYL.

Mantan Gubernur Sulsel dua periode ini mendorong para lulusan UIM untuk terlibat dalam kemajuan sektor pertanian, mulai dari hulu hingga hilir, dengan membangun pertanian berskala ekonomi dan bisnis dengan melibatkan teknologi pertanian yang modern. UIM merupakan salah satu perguruan tinggi yang menjadi rumah inovasi teknologi dan mengorganisir petani ke dalam korporasi pertanian.

"Besok, jadilah sarjana dari UIM dengan karakter Bugis, Islam dan Makassar. Hadirlah para sarjana yang komunikatif di masyarakat. Jadilah benar dengan cita cita tinggi, cerdas dan bersih," ucapnya.

Pada kesempatan ini, Kementan menandatangani MoU dengan UIM pada beberapa subsektor, diantaranya dengan Direktorat Tanaman Pangan, Direktorat Perkebunan, Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

baca juga

Rektor UIM, Andi Majdah M Zain mengatakan, UIM menjadi universitas dalam mempersiapkan SDM yang unggul dalam menyambut Indonesia maju dan modern. UIM menyadari bahwa SDM memberikan supporting sistem yang penting dalam menggerakkan organisasi.

"UIM terus berupaya meningkatkan tenaga dosen dan terus meningkatkan kemampuan dalam skill dalam penguasaan teknologi dan informasi sehingga mampu menopang kinerja UIM yang lebih baik, efisien dan optimal,"kata nya.

Majdah juga mengatakan, UIM saat ini telah membangun sistem terintegrasi yang meliputi sistem akademik, learning management system, sistem informasi keuangam dan kepegawaian serta ditunjang dengan penyediaan internet yang disetiap sudut kampus

"Melalui MoU dengan Kementan, kita berharap UIM dapat meningkatkan perannya dalam masyarakat dan melahirkan sarjana yang kompetitif dan penelitian yang inovatif yang bisa didimanfaatkan dalam dunia pertanian," tutup Majdah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Airlangga Hartarto Apresiasi Kementan Mampu Tingkatkan Ekspor saat Pandemi

Airlangga Hartarto Apresiasi Kementan Mampu Tingkatkan Ekspor saat Pandemi

Bisnis | Kamis, 03 Juni 2021 | 18:33 WIB

Kementan Dorong Petani Manfaatkan Skema KUR Pertanian untuk Tingkatkan Produktivitas

Kementan Dorong Petani Manfaatkan Skema KUR Pertanian untuk Tingkatkan Produktivitas

Bisnis | Kamis, 03 Juni 2021 | 16:04 WIB

Kementan Bangun Irigasi Perpompaan untuk Petani Ogan Komering Ulu Timur

Kementan Bangun Irigasi Perpompaan untuk Petani Ogan Komering Ulu Timur

Bisnis | Rabu, 02 Juni 2021 | 18:06 WIB

Naik Signifikan Dibanding Bulan Sebelumnya, Nilai Tukar Petani Mei 2021 Jadi 0,44%

Naik Signifikan Dibanding Bulan Sebelumnya, Nilai Tukar Petani Mei 2021 Jadi 0,44%

Bisnis | Rabu, 02 Juni 2021 | 13:50 WIB

Indramayu Terancam Puso, Mentan Sarankan Penggunaan Bantuan Pompa Air

Indramayu Terancam Puso, Mentan Sarankan Penggunaan Bantuan Pompa Air

Bisnis | Rabu, 02 Juni 2021 | 06:48 WIB

Mentan SYL Dukung Kebijakan Gubernur NTT Kelola Alsintan dengan Brigade

Mentan SYL Dukung Kebijakan Gubernur NTT Kelola Alsintan dengan Brigade

Bisnis | Senin, 31 Mei 2021 | 17:43 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×