alexametrics

Dibuatkan Jalur Khusus, Pemprov DKI Klaim Pesepeda Road Bike Naik 40 persen

Risna Halidi | Fakhri Fuadi Muflih
Dibuatkan Jalur Khusus, Pemprov DKI Klaim Pesepeda Road Bike Naik 40 persen
Sejumlah pesepeda memacu kecepatan saat berlangsungnya uji coba pemberlakuan lintasan road bike di jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta, Minggu (23/5/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyebut ada kenaikan pesepeda road bike di JLNT sebanyak 40 persen.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengklaim jumlah pesepeda jenis road bike mengalami kenaikan cukup signifikan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, kenaikan jumlah pesepeda terlihat saat mengikuti uji coba jalur sepeda road bike di Jalan Layang Non Tol JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang yang sudah dilakukan sejak dua pekan terakhir.

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, Syafrin menyebut kenaikan pesepeda road bike di JLNT adalah sebanyak 40 persen.

"Dari hasil evaluasi pelaksanaan  uji coba  ketiga dari dua kali pelaksanaan road bike terjadi peningkatan yang  signifikan jumlah sepeda yang melintas di kawasan ini jadi pada  uji coba  kedua terjadi peningkatan sebesar 40 persen," ujar Syafrin di kawasan Karet, Jakarta Pusat, Minggu (6/6/2021).

Baca Juga: Beberkan Jalur Road Bike Sebelum Ada Kepgub, Wagub DKI Bantah Disindir Anies

Warga bersepeda saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan Layang Non Tol Antarasari, Jakarta, Minggu (28/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Warga bersepeda saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan Layang Non Tol Antarasari, Jakarta, Minggu (28/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Selama uji coba, Syarfin menyebut pihaknya menerima banyak masukan dari berbagai pihak terkait jalur khusus tersebut. Nantinya, masukan dari masyarakat akan dipertimbangkan menjadi aturan terkait jalur sepeda road bike yang rencananya akan terbit dalam waktu dekat.

"Berikutnya pada pelaksanaan uji coba  kami juga menerima masukan  terkait dengan aspek teknis dan operasional yang nantinya  akan ditunangkan dalam regulasi yang saat ini sedang disusun untuk kemudian menjadi dasar penetapan lintasan jalan layang non tol sebagai lintasan road bike," ucapnya.

Selama masa uji coba, JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang diperuntukkan sebagai jalur sepeda road bike pada hari Sabtu dan Minggu mulai pukul 05-00 sampai 08.00 WIB.

Sebagai bentuk kehati-hatian, para pesepeda tetap diminta waspada dalam mengayuh sepedanya.

"Saat ini kita  dalam tahapan uji coba yang dilaksanakan setiap hari minggu jam 5.00- 8.00 WIB setelah  ada penetapan regulasi baru  akan diumumkan seperti apa pelayanan lintasan road bike JLNT," pungkasnya.

Baca Juga: Anies Baswedan Minta Perusahaan Kasih Insentif ke Karyawan Naik Sepeda ke Kantor, Setuju?

Komentar