Haikal Hassan Kritik Penyelenggaraan Haji 2021, Muannas Alaidid: Cepat Insaf

Reza Gunadha, Nur Afitria Cika Handayani

Senin, 07 Juni 2021 | 16:39 WIB
Haikal Hassan Kritik Penyelenggaraan Haji 2021, Muannas Alaidid: Cepat Insaf
Pendakwah Haikal Hassan Baras.[Twitter/@haikal_hassan]

Suara.com - Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid mengomentari cuitan Haikal Hassan soal kritik penyelenggaraan haji 2021.

Muannas Alaidid berharap agar Haikal Hassan cepat insaf dalam menyebarkan berita palsu soal penyelenggaraan haji 2021.

Hal tersebut ia ungkapkan melalui akun Twitter pribadinya, Senin (7/6/2021).

"Untuk Haikal dan mereka yang royal buat gaduh menyebarkan hoax soal haji, cepet insaf," tulisnya, dikutip Suara.com.

Muannas Alaidid juga berencana melaporkan Haikal Hassan soal cuitannya yang dianggap menyebarkan berita bohong.

Haikal Hassan akan dilaporkan ke kepolisian oleh Tim Cyber Indonesia terkait cuitannya soal haji yang dibatalkan tahun ini.

Muannas menilai bahwa Haikal Hassan sudah banyak berulah dan sering membuat gaduh publik dengan cuitannya.

"Sudah saatnya dia ditindak tegas, saya diblok cc in ke dia biar gak semakin tersesat," ungkapnya.

"Twit haikal hasan berkaitan dugaan menyebarkan hoax dan sara soal ibadah haji yg merupakan rukun islam kelima, ini jauh lebih berbahaya dibanding kasus Ratna Sarumpaet yang hanya urusan Pilpres." tambahnya.

baca juga

Akibat hal itu, Muannas memutuskan untuk melaporkan Haikal Hassan soal dugaan menyebarkan berita bohong.

"Besok senin Cyber Indonesia putuskan akan resmi laporkan Haikal Hasan karena ini delik umum, entah sudah ke berapa laporan terhadapnya dibuat, kali ini soal dugaan menyebarkan berita bohong dan SARA tweet haji yang berakibat kegaduhan ditengah masyarakat. Mohon dukungan," jelasnya.

Cuitan Muannas Alaidid. (Twitter)
Cuitan Muannas Alaidid. (Twitter)

Sebelumnya, Haikal Hassan menulis cuitan di Twitter pribadinya @haikal_hassan pada Kamis 4 Juni 2021, tentang pembatalan pemberangkatan haji tahun 2021 oleh pemerintah Republik Indonesia.

Dia menyampaikan, baru kali ini sejak ada NKRI, warga Indonesia tidak berangkat haji. Padahal menurut data Saudi King Abdulaziz Foundation for Research and Archives, telah terjadi sekitar 40 kali pembatalan haji selama ini.

Selain itu, Haikal juga menuding pembatalan pemberangkatan jamaah haji tahun 2021 ini karena ada kedekatan antara Indonesia dengan Republik Rakyat China (RRC), hingga kezaliman terhadap Habib Rizieq Shihab.

"Baru pertama kali terjadi sejak ada NKRI dimana warganya tidak bisa pergi haji. Apakah karena faktor terlalu dekat ke RRC? Apakah karena kezaliman thd HRS? Apakah karena dana haji dipaksa dipakai? Apakah murni alasan kesehatan? Apakah menunggu keadilan akhirat saja?," tulis Haikal Hassan Baras.

Namun, tweet tersebut saat ini sudah dihapus oleh Haikal Hassan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Haji 2021 Batal? Ini Alasannya

Kenapa Haji 2021 Batal? Ini Alasannya

News | Senin, 07 Juni 2021 | 13:34 WIB

Isu Dana Haji Ditilap buat Infrastruktur, Anggito Abimanyu Buka Suara

Isu Dana Haji Ditilap buat Infrastruktur, Anggito Abimanyu Buka Suara

Riau | Senin, 07 Juni 2021 | 11:13 WIB

Dituding Sebar Hoaks, Haikal Hassan Disebut Lebih Berbahaya dari Ratna Sarumpaet

Dituding Sebar Hoaks, Haikal Hassan Disebut Lebih Berbahaya dari Ratna Sarumpaet

News | Senin, 07 Juni 2021 | 12:21 WIB

Haji 2021 Batal Berangkat, Ini Prosedur Permohonan Pengembalian Setoran Pelunasan

Haji 2021 Batal Berangkat, Ini Prosedur Permohonan Pengembalian Setoran Pelunasan

Sumsel | Senin, 07 Juni 2021 | 10:06 WIB

Hari Ini Haikal Hassan Dilaporkan ke Polisi, Muannas: Sudah Saatnya dia Ditindak Tegas

Hari Ini Haikal Hassan Dilaporkan ke Polisi, Muannas: Sudah Saatnya dia Ditindak Tegas

Bogor | Senin, 07 Juni 2021 | 09:05 WIB

Arab Saudi Belum Umumkan Kuota Haji, Ternyata Ini Alasannya

Arab Saudi Belum Umumkan Kuota Haji, Ternyata Ini Alasannya

Riau | Senin, 07 Juni 2021 | 07:36 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×