Pasca Skandal di AU, Presiden Korea Selatan Perintahkan Ubah Budaya Militer

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 09 Juni 2021 | 15:08 WIB
Pasca Skandal di AU, Presiden Korea Selatan Perintahkan Ubah Budaya Militer
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (REUTERS/Jung Yeon-Je)

Suara.com - Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menginstruksikan untuk mengubah budaya militernya pasca skandal di angkatan udaranya.

"Saya sangat menyesal kepada orang-orang atas praktik jahat dalam budaya barak yang menyebabkan kematian tragis dan tidak adil," kata Moon Jae-in pada pidato Hari Peringatannya di Pemakaman Nasional Seoul pada hari Minggu, menyadur Russian Today Rabu (9/6/2021).

Moon, dikutip dari Yonhap News Agency, juga mengutip laporan media tentang kondisi makanan yang buruk untuk pasukannya.

Presiden Moon menjanjikan upaya untuk mengatasi masalah praktik jahat itu, tidak hanya untuk hak tentara tetapi juga untuk moral dan keamanan nasional mereka.

Presiden Moon juga memerintahkan penyelidikan menyeluruh untuk kasus terbaru dimana seorang prajurit AU bunuh diri setelah mengalami pelecehan seksual.

Menurut juru bicara presiden Park Kyung-mee, Moon bertemu dengan keluarga korban dan meminta maaf atas "negara gagal melindunginya."

Moon menginstruksikan Menteri Pertahanan Suh Wook "tidak hanya untuk melakukan penyelidikan menyeluruh, tetapi juga untuk mengubah budaya barak."

Sersan utama angkatan udara, yang diidentifikasi di media dengan nama belakangnya, Lee, mengalami pelecehan seksual di dalam mobil oleh seorang rekan dengan pangkat yang sama pada awal Maret.

Menurut keluarga korban, dia melaporkan pelecehan itu kepada atasannya, tetapi mereka mencoba membujuknya untuk berdamai dengan tersangka, yang dikenal dengan nama belakangnya, Jung.

Keluarga korban mengatakan bahwa angkatan udara gagal melakukan penyelidikan yang tepat, bahkan setelah korban menyerahkan rekaman kamera dasbor sebagai bukti.

Lee, ditemukan tewas di rumahnya pada akhir Mei karena bunuh diri.

Kepala Staf Angkatan Udara Lee Seong-yong mengundurkan diri pada hari Jumat, mengatakan bahwa dia merasa "bertanggung jawab penih" atas situasi tersebut.

"Saya merasa tanggung jawab berat atas serangkaian keadaan," kata sang jenderal.

"Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada korban dan menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga yang ditinggalkan." sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Korupsi Damkar Depok, Kejari Periksa 48 Orang

Skandal Korupsi Damkar Depok, Kejari Periksa 48 Orang

Bogor | Rabu, 09 Juni 2021 | 07:50 WIB

Legenda Sepak Bola Korsel Meninggal Dunia, Shin Tae-yong Ucapkan Belasungkawa

Legenda Sepak Bola Korsel Meninggal Dunia, Shin Tae-yong Ucapkan Belasungkawa

Bola | Selasa, 08 Juni 2021 | 19:34 WIB

Vaksinasi Dipercepat, Korea Selatan Laporkan Pelambatan Penularan Virus Corona

Vaksinasi Dipercepat, Korea Selatan Laporkan Pelambatan Penularan Virus Corona

Health | Selasa, 08 Juni 2021 | 17:20 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB