Wajah Tak Terekam CCTV, Pembacok Pelanggan Pecel Lele di Ps Minggu Masih Berkeliaran

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 10 Juni 2021 | 15:49 WIB
Wajah Tak Terekam CCTV, Pembacok Pelanggan Pecel Lele di Ps Minggu Masih Berkeliaran
Ilustrasi--kasus pembacokan. (Shutterstock).

Suara.com - Polisi mengaku masih kesulitan untuk mengungkap pelaku kasus pembacokan terhadap seorang pria berinsial S (38) saat makan di warung pecel lele, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Alasan itu lantaran polisi wajah pelaku tak tererkam kamera pengawas alias CCTV di lokasi pembacokan.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Bambang Handoko mengatakan, CCTV yang berada di sekitar lokasi tidak menjangkau tempat kejadian perkara.

"Belum ada perkembangan karena kami sudah sudah mendapatkan 1 CCTV, tetapi tidak mengarah ke TKP, artinya jaraknya tidak sampai ke TKP," kata Bambang melalui sambungan telepon, Kamis (10/6/2021) hari ini.

Di sisi lain, lanjut Bambang, masih ada satu kamera CCTV lagi yang belum diperiksa. Sebab, kamera itu berada di sebuah gedung kantor yang tak kunjung buka hingga saat ini.

"Kami masih kesulitan, masih ada lagi satu CCTV tapi kantormya belum buka sampai sekarang," sambungnya.

Saat disinggung apakah kamera CCTV di kantor yang belum buka itu menjangaku TKP, Bambang belum bisa memastikannya. Di sisi lain, kepolisian mengaku sangat antusias mengungkap tabir kasus tersebut dan bisa meringkus pelaku pembacokan.

"Ya kami tidak tahu, artinya daya jangkaunya kami belum tahu. Tapi kami sangat antusias dan ingin mengungkap kasus ini," pungkas Bambang.

Viral

Sebelumnya, peristiwa itu terekam kamera hingga videonya viral di media sosial. Video tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @cetul.22. Dalam video terlihat korban telah tergeletak hingga dibantu warga.

baca juga

Merujuk pada keterangan Bambang pada Minggu (6/6/2021) lalu, peristiwa pembacokan itu terjadi pada Sabtu (5/6./2021) malam. Karena kejadian tersebut, korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Pasar Rebo, Jakarta Timur. 

"Kondisi korban masih hidup. Dibawa ke RS Pasar Rebo dengan luka di leher, punggung, dan paha," kata Bambang.

Peristiwa pembacokan itu bermula saat korban dan pedagang pecel lele melerai keributan antara pelaku dan seorang pengemudi pemotor tak dikenal.

Selanjutnya, pelaku yang tak puas pulang dan memanggil tujuh temannya untuk mencari lawannya. Setibanya di lokasi, pelaku kecewa tak menemui lawannya. Hingga akhirnya, korban yang sempat melerai keributan itu menjadi sasarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Metro Belum Mau Usut Dugaan Pidana Kerumunan BTS Meal McD, Ini Alasannya!

Polda Metro Belum Mau Usut Dugaan Pidana Kerumunan BTS Meal McD, Ini Alasannya!

News | Kamis, 10 Juni 2021 | 13:38 WIB

Oknum Polisi Tipu Petani di Mamuju Tengah, Bawa Kabur Mobil dan Uang Puluhan Juta

Oknum Polisi Tipu Petani di Mamuju Tengah, Bawa Kabur Mobil dan Uang Puluhan Juta

Sulsel | Kamis, 10 Juni 2021 | 11:10 WIB

Viral Aksi Pencurian HP dari Dashboard Motor di Jatiwaringin

Viral Aksi Pencurian HP dari Dashboard Motor di Jatiwaringin

Bekaci | Kamis, 10 Juni 2021 | 07:52 WIB

Alami Gangguan Jiwa, Pelaku Penyerangan Mapolresta Yogyakarta Dikembalikan ke Keluarga

Alami Gangguan Jiwa, Pelaku Penyerangan Mapolresta Yogyakarta Dikembalikan ke Keluarga

Jogja | Rabu, 09 Juni 2021 | 18:17 WIB

Terkini

Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan

Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan

Bali | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:11 WIB

Tak Ada Lagi Alasan Menunda! Kejagung Didesak Jebloskan Febrie ke Tahanan Usai Diperiksa Hari Ini

Tak Ada Lagi Alasan Menunda! Kejagung Didesak Jebloskan Febrie ke Tahanan Usai Diperiksa Hari Ini

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:10 WIB

Strategi Bos Baru Toyota Dongkrak Laba Lewat Efisiensi dan Teknologi AI

Strategi Bos Baru Toyota Dongkrak Laba Lewat Efisiensi dan Teknologi AI

Otomotif | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:10 WIB

Air Makin Langka, Warga Sukoharjo Terpaksa Mandi Sehari Sekali demi Berhemat

Air Makin Langka, Warga Sukoharjo Terpaksa Mandi Sehari Sekali demi Berhemat

Surakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:09 WIB

Rayakan HUT ke-70, Danamon Gelar Travel Fair dengan Promo Hemat hingga 70%

Rayakan HUT ke-70, Danamon Gelar Travel Fair dengan Promo Hemat hingga 70%

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:08 WIB

Waspada Glaukoma! Ahli Mata AHS Desak Lakukan Deteksi Dini

Waspada Glaukoma! Ahli Mata AHS Desak Lakukan Deteksi Dini

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:07 WIB

Tanya AI Cara Bebas Kredit, Pria Jakbar Malah Nekat Buat Laporan Begal Palsu

Tanya AI Cara Bebas Kredit, Pria Jakbar Malah Nekat Buat Laporan Begal Palsu

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:06 WIB

Momen Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan

Momen Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan

Video | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:05 WIB

IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika

IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:02 WIB

Proyek Gas Terbesar Mulai Dibangun, Ini Dampaknya bagi Ekonomi

Proyek Gas Terbesar Mulai Dibangun, Ini Dampaknya bagi Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:00 WIB

×