Kasus Korupsi Benur, Jaksa Cecar Staf Khusus Edhy Prabowo Soal 24 Perusahaan Baru

Erick Tanjung, Welly Hidayat

Rabu, 16 Juni 2021 | 04:40 WIB
Kasus Korupsi Benur, Jaksa Cecar Staf Khusus Edhy Prabowo Soal 24 Perusahaan Baru
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo usai menjalani sidang kasus dugaan korupsi terkait izin ekspor benih lobster. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Staf Khusus eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Andreau Misanta Pribadi dicecar Jaksa Penuntut Umum atau JPU KPK terkait 24 perusahaan pengekspor benih lobster tak kunjung mendapatkan izin.

Andreau merupakan terdakwa yang dijerat bersama bosnya Edhy dalam kasus suap izin ekspor. Ia dimintai keterangan sebagai saksi untuk terdakwa Edhy dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Selasa (15/6/2021).

Mulanya dihadapan majelis hakim, Andreau menjelaskan bahwa ada 72 perusahaan yang mendapatkan izin budidaya benih lobster. Kemudian 65 perusahaan dinyatakan lolos dan mendapatkan izin untuk melakukan kegiatan ekspor.

Namun, menurut dia, hanya 41 dari 65 perusahaan yang melakukan kegiatan ekspor benih lobster. Mendengar kesaksian Andreau, Jaksa KPK pun mencecar dan menanyakan 24 perusahaan yang telah dinyatakan lolos kenapa tidak melakukan kegiatan ekspor?

Andreua pun menjawab bahwa 24 perusahaan itu memang mendapatkan izin, namun mereka belum pernah melakukan kegiatan ekspor. Maka itu, mereka terlebih dahulu menyiapkan sejumlah persiapan.

"Yang belum ekspor saya pastikan adalah perusahaan yang baru mendapatkan izin, dimana mereka harus mempersiapkan instalasi, gudang, packaging. Jadi, mereka benar benar perusahaan baru yang mendapat izin di tahap 4," kata Andreau.

Jaksa pun kembali mencecar Andreau apakah puluhan perusahaan yang belum melakukan ekspor, karena tidak memiliki kerja sama dengan PT Aero Citra Kargo (PT ACK). Diketahui, PT ACK merupakan satu-satunya perusahaan yang forwarder atau kargo benur dalam kasus izin ekspor benih lobster.

"Karena perusahaan itu nggak bekerjasama dengan PT ACK?" tanya Jaksa KPK.

Andreau pun hanya menjawab singkat. Ia, pastikan tidak ada kaitannya PT ACK dengan puluhan perusahaan yang belum melakukan ekspor tersebut. "Saya pastikan tidak," jawab Andreau.

baca juga

Dalam dakwaan Jaksa, Edhy menerima suap sekitar Rp24,6 miliar dan USD 77 Ribu terkait kasus suap izin ekspor benih lobster tahun 2020.

Jaksa Ronald merinci penerimaan suap Edhy diterimanya melalui perantara yakni, Sekretaris Pribadinya Amiril Mukminin dan staf khususnya Safri menerima sejumlah USD 77 ribu dari bos PT Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP) Suharjito.

Sedangkan, uang suap senilai Rp24,6 miliar, Edhy juga masih menerima dari Suharjito. Edhy mendapatkan uang itu melalui Amiril Mukminin; staf pribadi Istri Edhy, Iis Rosita Dewi selaku Anggota DPR RI Ainul Faqih; dan staf khusus Edhy, Andreau Misanta Pribadi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Edhy didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Pesan Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti ke Petambak Dipasena

Ini Pesan Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti ke Petambak Dipasena

Lampung | Selasa, 15 Juni 2021 | 17:22 WIB

Pensiun Jadi Menteri, Susi Pudjiastuti Sibuk Pungut Sampah

Pensiun Jadi Menteri, Susi Pudjiastuti Sibuk Pungut Sampah

Jabar | Senin, 14 Juni 2021 | 18:52 WIB

Rizieq Dinilai Sering Berucap Kasar di Sidang, Kuasa Hukum: Jaksa juga Gak Sopan

Rizieq Dinilai Sering Berucap Kasar di Sidang, Kuasa Hukum: Jaksa juga Gak Sopan

News | Senin, 14 Juni 2021 | 15:04 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×