Firli Bahuri Mangkir Dipanggil Komnas HAM, Rocky Gerung: Ada 'Big Brother' Pengatur KPK

Rifan Aditya , Hernawan

Sabtu, 19 Juni 2021 | 16:04 WIB
Firli Bahuri Mangkir Dipanggil Komnas HAM, Rocky Gerung: Ada 'Big Brother' Pengatur KPK
Rocky Gerung. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung mengomentari sikap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mangkir dari panggilan Komnas HAM. Dia menyebut aksi mangkir tersebut konyol.

Pasalnya menurut Rocky Gerung, apabila Firli Bahuri menghadiri pertemuan dengan Komnas HAM tersebut, maka masalah bisa diselesaikan.

Melihat fenomena KPK belakangan ini, Rocky Gerung menganalis ada sosok 'big brother' yang mengatur lembaga antirasuah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Rocky Gerung dalam video berjudul "Tak Penuhi Panggilan Komnas HAM, Ketua KPK Firli Bahuri Ngumpet" yang disiarkan melalui kanal YouTube miliknya, Jumat (18/6/2021).

"Ya ini akhirnya konyolnya Pak Firli. Kalau dia datang kan problem selesai," kata Rocky Gerung seperti dikutip Suara.com.

Dia kemudian mengomentari sikap Nurul Ghufron yang mewakili KPK menemui Komnas HAM. Rocky Gerung menyorot ketidakbisaan Ghufron menjawab pertanyaan.

Rocky Gerung soal Firli Bahuri mangkir dipanggil Komnas HAM (YouTube/RockyGerungOfficial).
Rocky Gerung soal Firli Bahuri mangkir dipanggil Komnas HAM (YouTube/RockyGerungOfficial).

Hal tersebut menurut Rocky Gerung membuat publik berkesimpulan hanya Firli Bahuri yang tahu dan punya desain untuk menyingkirkan pegawai KPK.

"Sekarang akhirnya dengan keterangan Ghufron, orang langsung bikin analisis bahwa yang tahu memang cuman Firli, gak ada kolektif kolegial di situ," kata Rocky Gerung.

"Maka rumusan lebih lanjut, Firli Bahuri takut. rumusan lebih lanjut dari itu, Firli memang yang satu-satunya punya desain untuk menyingkirkan. Kan begitu jadinya," imbuh dia.

baca juga

Lebih lanjut, Rocky Gerung menyebut Firli Bahuri tidak memahami maksud kolektif kolegial saat mangkir dari panggilan Komnas HAM.

Rocky Gerung menegaskan, seharusnya ketua lah sosok yang datang. Bukan justru anak buah yang memenuhi panggilan.

"Kalau kolektif kolegial, artinya di dalam keadaan paling risk, ya ketua yang datang. Baru dia mewakili kolektif kolegial. Bukan anak buahnya. Ini soal simple, yang di dalamnya mengandung virus stupidity," tukasnya.

Kemudian Rocky Gerung menjelaskan, Komnas HAM dan KPK seharusnya bertemu dalam momentum yang beradab. Oleh sebab itu, keduanya harus benar-benar bertemu tanpa adanya pihak yang menghindar.

"Dalam demokrasi yang beradab, mestinya bertemu di dalam satu momentum yang beradab," kata Rocky Gerung.

Apabila salah satu pihak menghindar, Rocky Gerung menyebut lembaga itu tidak beradab.

"Kalau cuma kirim-kiriman sinyal, itu artinya memang ada yang gak beradab, yang ingin menghindar," sambung dia.

Rocky Gerung melanjutkan dengan menganalisis BKN dan KPK yang sama-sama dipanggil oleh Komnas HAM. Dia curiga, ada big brother's yang mengatur kedua badan tersebut.

"Lalu analisis berkembang, itu berarti ada yang ngatur, supaya BKN jangan datang, demikian juga KPK. Supaya masih ada ruang untuk mengatur strategi. Jadi berarti ada big brothers yang lagi ngatur badan-badan ini," tegas Rocky Gerung menandasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Telisik Dugaan Penyidik Stepanus Robin Kirim Uang ke Sejumlah Pihak

KPK Telisik Dugaan Penyidik Stepanus Robin Kirim Uang ke Sejumlah Pihak

News | Sabtu, 19 Juni 2021 | 13:36 WIB

Kasus Suap Penyidik AKP Stepanus Robin, KPK Telisik Awal Advokat Maskur Husein

Kasus Suap Penyidik AKP Stepanus Robin, KPK Telisik Awal Advokat Maskur Husein

News | Sabtu, 19 Juni 2021 | 09:59 WIB

Kepala BKN Bima Haria Minta Diwakilkan, Komnas HAM: Kami Tidak Mau!

Kepala BKN Bima Haria Minta Diwakilkan, Komnas HAM: Kami Tidak Mau!

News | Sabtu, 19 Juni 2021 | 07:19 WIB

Terkini

Tak Terbendung di Asia, Giliran Melbourne Victory jadi Korban Keganasan Persib Bandung

Tak Terbendung di Asia, Giliran Melbourne Victory jadi Korban Keganasan Persib Bandung

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

×