Walikota Munich Minta Allianz Arena Diterangi Lampu Pelangi, UEFA Langsung Tolak

Rabu, 23 Juni 2021 | 15:59 WIB
Walikota Munich Minta Allianz Arena Diterangi Lampu Pelangi, UEFA Langsung Tolak
Allianz Arena diterangi warna pelangi setelah pertandingan sepak bola divisi satu Bundesliga Jerman FC Bayern Munich v TSG 1899 Hoffenheim di Munich, Jerman.

Suara.com - EUFA menolak permintaan walikota Munich untuk menerangi stadion Allianz Arena dengan lampu warna pelangi pada laga Jerman kontra Hungaria.

Menyadur Sky News Rabu (23/6/2021) Dieter Reiter mengatakan dia ingin salah satu stadion di kotanya diterangi dengan lampu warna pelangi.

Permintaan yang disampaikan walikota pada hari Rabu (23/6) tersebut dinilai sebagai protes terhadap undang-undang baru di Hongaria.

Undang-undang tersebut melarang gay tampil dalam materi atau program pendidikan sekolah untuk anak di bawah 18 tahun. Mereka juga melarang konten yang dianggap mempromosikan homoseksualitas dan perubahan gender.

UEFA menolak permintaan Reiter karena mereka menganggap itu memiliki muatan politik.

Badan sepak bola Eropa tersebut justru mengusulkan tanggal alternatif untuk permintaan Reiter pada tanggal lain.

UEFA menyarankan tanggal 28 Juni - Hari Pembebasan Jalan Christopher - atau 3-9 Juli yang merupakan Hari Jalan Christopher di Munich. Acara tersebut diadakan untuk mengenang protes oleh orang-orang gay di New York pada tahun 1969.

"Rasisme, homofobia, seksisme, dan segala bentuk diskriminasi adalah noda di masyarakat kita - dan merupakan salah satu masalah terbesar yang dihadapi oleh permainan hari ini," kata pernyataan UEFA.

"Perilaku diskriminatif telah merusak pertandingan itu sendiri dan, di luar stadion, wacana online seputar olahraga yang kita cintai.

Baca Juga: Jadwal Euro 2020 Malam Ini 23-24 Juni 2021: Penentuan Grup E dan F

"Namun, UEFA, melalui undang-undangnya, adalah organisasi yang netral secara politik dan agama. Mengingat konteks politik dari permintaan khusus ini - sebuah pesan yang ditujukan pada keputusan yang diambil oleh parlemen nasional Hungaria - UEFA harus menolak permintaan ini." jelas UEFA.

Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) mengatakan pada hari Senin bahwa mereka juga lebih suka protes atau gerakan apa pun diadakan pada tanggal selain pertandingan fase grup terakhir Jerman tersebut.

Michael Roth, anggota parlemen Jerman mengatakan pada hari Selasa bahwa undang-undang baru Hungaria jelas melanggar nilai-nilai Uni Eropa.

Sementara itu, UEFA sedang menyelidiki potensi insiden diskriminatif yang terjadi saat dua pertandingan pertama Hungaria di Euro 2020 di Puskas Arena.

Kelompok anti-diskriminasi Fare mengirimkan laporan yang menyoroti dugaan spanduk homofobik di tribun penonton saat bertanding melawan Portugal di Budapest pada 15 Juni.

Nyanyian rasis juga dilaporkan terdengar saat Hungaria bermain imbang 1-1 dengan Prancis pada 19 Juni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI