Bahas RUU Otsus Papua, Pansus Minta Pemerintah Libatkan Banyak Kementerian

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 24 Juni 2021 | 21:21 WIB
Bahas RUU Otsus Papua, Pansus Minta Pemerintah Libatkan Banyak Kementerian
Ilustrasi--Perwakilan Kementerian Dalam Negeri menerima puluhan pendemo menolak Otsus Papua Jilid II. (Suara.com/Bagaskara).

Suara.com - Anggota Panitia Khusus atau Pansus Rancangan Undang-Undang atau RUU Otonomi Khusus Papua, Guspardi Gaus menilai berbagai kementerian terkait mestinya ikut terlibat untuk menyelesaikan masalah di bumi Cenderawasih. Menurutnya, tidak cukup kalau hanya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan HAM serta Kementerian Keuangan saja yang turun tangan menyelesaikan persoalan Papua.

Ia memahami kalau Kemendagri telah menjadi koordinator untuk penyelesaian masalah Papua, diikuti oleh dua kementerian lainnya. Namun persoalan Papua bukan hanya menjadi tanggung jawab dari tiga kementerian tersebut.

"Namun juga pada beberapa kementrian karena masalah papua menyangkut berbagai sektor kehidupan yang harus juga kita bahas dalam RUU ini. Meskipun leading sektornya atau koordinatornya ada pada Kementerian Dalam Negeri,” kata Guspardi dalam Rapat Kerja Pansus RUU Otsus Papua di ruang rapat Pansus DPR RI, Kompleks Parlemen, Kamis (24/6/2021).

Ia lantas mencontohkan terkait masalah pendidikan di Papua. Alokasi belanja pendidikan dalam UU Otsus Papua itu sebesar 30 persen, namun realisasinya tidak sampai 5 persen.

Begitupun dengan alokasi belanja untuk kesehatan yang diamanahkan sebesar 15 persen tetapi hanya terealisas 7,43 persen di Provinsi Papua dan hanya 2,56 persen di Papua Barat.

Selain itu, Guspardi juga sempat kaget mendengar permasalahan listrik di Papua. Pasalnya, ia mendapati kalau apa yang disampaikan dalam rapat kerja berbeda dengan yang diceritakan masyarakat setempat.

Dengan demikian, Guspardi mengatakan perlu dilakukan kroscek terhadap beberapa persoalan yang berkaitan dengan percepatan pembangunan dalam rangka mewujudkan cita-cita Otsus Papua untuk mensejahterakan rakyat Papua. "Saya berharap hal ini menjadi keputusan," ujar politisi PAN tersebut.

Anggota Baleg DPR RI tersebut juga menambahkan kalau keterlibatan kementrian lain diperlukan guna melakukan koordinasi dan sama-sama memiliki rasa tanggung jawab terhadap percepatan pembangunan Orang Asli Papua (OAP) dari semua sektor kehidupan.

"Jadi wajar kita minta kepada pemerintah untuk melibatkan kementerian yang terkait dengan berbagai persoalan yang ada di Papua," tuturnya.

baca juga

Akhirnya, Pansus DPR RI sepakat untuk meminta pemerintah menghadirkan pihak kementerian dan lembaga terkait untuk ikut terlibat membahas RUU Otsus Papua ke depan. Mereka ialah Kemendikbud Ristek, Kemenkes, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Desa dan PDTT, Kementerian PUPR, Kementerian ESDM Kementerian ATR/BPN.

Lalu, Kementerian BUMN, Kementerian Investasi, Kementerian Perhubungan, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Kementerian Agama.

Rapat tersebut dihadiri oleh Mendagri Tito Karnavian, Wakil Menkumham Edward Omar Sharif Hiariej dan wakil Menteri Keuangan secara virtual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digerebek di Kosan Kasus Sabu, 3 Polisi di Papua Karirnya Terancam Tamat

Digerebek di Kosan Kasus Sabu, 3 Polisi di Papua Karirnya Terancam Tamat

News | Kamis, 24 Juni 2021 | 18:59 WIB

Sadis! Polisi Bakar Hidup-hidup Istri Diduga Gara-gara Masalah Duit

Sadis! Polisi Bakar Hidup-hidup Istri Diduga Gara-gara Masalah Duit

News | Kamis, 24 Juni 2021 | 16:05 WIB

Tragis! Oknum Polisi Bakar Istri hingga Tewas

Tragis! Oknum Polisi Bakar Istri hingga Tewas

Sumbar | Kamis, 24 Juni 2021 | 15:40 WIB

Terkini

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

Video | Minggu, 01 November 2026 | 15:08 WIB

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 15:04 WIB

×