Viral Seorang Perawat Suntikkan Jarum Vaksin Covid-19 Kosong, Langsung Dipecat

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Minggu, 27 Juni 2021 | 13:59 WIB
Viral Seorang Perawat Suntikkan Jarum Vaksin Covid-19 Kosong, Langsung Dipecat
Seorang perawat di India yang menyuntikan suntikan kosong di pusat vaksinasi Covid-19.[Twitter]

Suara.com - Seorang perawat di India terpergok menyuntikan suntikan kosong, alih-alih vaksin Covid-19, kejadian tersebut langsung viral di media sosial.

Kisah tersebut berawal, menyadur Times Now News Minggu (27/6/2021), pada 21 Juni ketika Azhar Hussain datang ke pusat vaksinasi Covid-19.

Azhar dan seorang temannya, Aman Khan, datang ke pusat vaksin yang terletak di Sekolah Urdu di Bahrampur Imambara, Chapra, di negara bagian Bihar, India.

Seorang perawat di pusat itu menusuk lengan Hussain dengan jarum suntik sementara Aman merekam momen vaksinasi tersebut menggunakan ponselnya.

Setelah itu, Hussain, bersama temannya, dengan senang hati meninggalkan pusat vaksinasi.

Setelah pulang, Hussain mendapat kejutan ketika ia menemukan jika jarum suntik yang disuntikan ternyata kosong. Hal tersebut ia sadari ketika seorang temannya memberitahunya.

Dalam video tersebut, perawat wanita terlihat sibuk berbicara sambil bersiap untuk memberikan vaksin Covid-19 kepada Hussain.

Dia mengeluarkan jarum suntik dari bungkusnya dan mulai mengarahkan jarum ke lengan Hussain tanpa mengisinya dengan cairan vaksin.

Dia kemudian menusuk Hussain dengan jarum suntik kosong tadi. Setelah itu, Hussain terlihat menekan lengannya, dia sama sekali tidak menyadari kesalahan itu.

baca juga

"Awalnya saya kira sudah dapat vaksin, tapi baru tahu vaksinasi dengan jarum suntik kosong ketika teman saya menunjukkan video itu," kata Azhar, dikutip dari Gulf News.

Setelah kejadian itu viral di media sosial, perawat itu diberhentikan dari tugasnya. Dia telah dikeluarkan dari tugasnya karena dinilai lalai melakukan tugas.

Perawat tersebut kemudian membela diri jika banyak orang masuk ke pusat vaksin, sehingga perhatiannya teralihkan, dan dia mungkin telah menusuk beberapa orang lain dengan jarum suntik kosong.

Pemerintah negara bagian telah mengambil catatan serius dari insiden tersebut dan mencopot perawat dari tugasnya di pusat vaksinasi.

"Ini adalah masalah serius dan kami akan sampai pada kesimpulan logis. Pesannya harus keras dan jelas," kata sekretaris kesehatan Bihar Pratyay Amrit.

Hakim distrik setempat Nilesh Ramchandra Deore mengatakan perawat telah dikeluarkan dari tugas dan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Spanduk Peringatkan Corona Bekasi: Anda Positif COVID-19, HP Dipegang Istri 14 Hari

Viral Spanduk Peringatkan Corona Bekasi: Anda Positif COVID-19, HP Dipegang Istri 14 Hari

Bekaci | Minggu, 27 Juni 2021 | 12:00 WIB

Fakta di Balik Bapak-bapak Peluk Nakes Wanita saat Divaksin, Ternyata...

Fakta di Balik Bapak-bapak Peluk Nakes Wanita saat Divaksin, Ternyata...

Riau | Minggu, 27 Juni 2021 | 11:49 WIB

Terpopuler Berita Kesehatan: Corona Varian DeIta, Ivermectin Diklaim Obat Terapi Covid-19

Terpopuler Berita Kesehatan: Corona Varian DeIta, Ivermectin Diklaim Obat Terapi Covid-19

Health | Minggu, 27 Juni 2021 | 11:42 WIB

Terkini

PANDI Inisiasi Pusat Respons Insiden AI SIRT dan Pengukuran Reputasi Web

PANDI Inisiasi Pusat Respons Insiden AI SIRT dan Pengukuran Reputasi Web

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:11 WIB

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Bukan Sekadar Urusan Label, Ini Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMK

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:35 WIB

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:23 WIB

×