Seorang Pria Somalia Ngamuk Bawa Pisau, Tiga Warga Jerman Tewas

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 29 Juni 2021 | 13:30 WIB
Seorang Pria Somalia Ngamuk Bawa Pisau, Tiga Warga Jerman Tewas
Ilustrasi garis polisi. (Shutterstock)

Suara.com - Setidaknya tiga orang tewas dan 15 terluka dalam insiden mengerikan dimana seorang pisau mengamuk menggunakan parang di Jerman pada Jumat (25/6).

Dalam sebuah video yang beredar, menyadur The Sun Senin (28/6/2021), memperlihatkan seorang pria dengan mengenakan masker membawa sebilah pisau dan berkeliaran di jalanan.

Dalam video tersebut tampak warga di sekitar yang berteriak ketika pria itu mulai mengamuk dam menyerang orang-orang yang ada di sekitarnya.

Sontak warga yang ada di sekitarnya mencoba menghentikan aksinya dengan melempar kursi, namun justru di serang balik oleh pelaku.

Seorang pria berteriak: "Dia baru saja menikam seorang wanita."

Warga sekitar kemudian berkumpul, mengambil tongkat dan kursi untuk dilemparkan ke arah pria tersebut untuk kembali menghentikan aksinya.

Seorang pria dengan tongkat panjang memukul pria itu, namun nahas ia justru menjadi salah satu korban keganasannya.

Setelah dijekar, pria tersebut berhasil dihentikan oleh sekitar 20 warga sekitar. Ia sempat dikeroyok namun beruntung polisi segera datang.

Menurut laporan BILD, penyerang awalnya meminta pisau kepada asisten toko di sebuah department store. Ia kemudian keluar dan mulai ganas.

Dia kemudian berlari ke bank dan ke jalanan di mana saksi mengatakan dia menikam orang secara acak tetapi kebanyakan wanita.

Sedikitnya tiga orang tewas, semuanya berada di toko Woolworths dengan lima lainnya terluka parah dalam kondisi kritis.

Sembilan lainnya, banyak di antaranya yang mencoba menghentikan amukan, mengalami luka yang tidak terlalu parah.

Menteri Dalam Negeri Bavaria Joachim Herrmann mengatakan bahwa penyerang adalah warga negara Somalia yang telah tinggal di Wurzburg sejak 2015.

Orang Somalia itu diketahui polisi menurut Herrmann: "Dia diketahui polisi dan dipaksa menjalani perawatan psikiatris. Dalam kasus yang terluka parah, tidak pasti mereka semua akan selamat."

Polisi tidak mencari orang lain yang diduga terkait aksi pengerangan tersebut dan mengatakan kondisi sudah aman untuk warganya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris vs Jerman, Tiga Pemain Der Panzer Diragukan Tampil

Inggris vs Jerman, Tiga Pemain Der Panzer Diragukan Tampil

Bola | Selasa, 29 Juni 2021 | 11:59 WIB

Kunci Jerman Kalahkan Inggris Versi Thomas Muller: Jangan Kebobolan!

Kunci Jerman Kalahkan Inggris Versi Thomas Muller: Jangan Kebobolan!

Bola | Selasa, 29 Juni 2021 | 12:05 WIB

Tak Peduli Rekor Pertemuan, Inggris Bertekad Hancurkan Jerman

Tak Peduli Rekor Pertemuan, Inggris Bertekad Hancurkan Jerman

Bola | Selasa, 29 Juni 2021 | 11:05 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius

Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:45 WIB

Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'

Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:38 WIB

California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace

California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:31 WIB

Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai

Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:16 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus

Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:14 WIB

Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026

Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:09 WIB

Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN

Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:05 WIB

Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM

Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:38 WIB

Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?

Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:30 WIB

Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos

Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:26 WIB