Wacana PPKM Darurat, Anggota DPR: Harus Berani Uji Coba Lockdown 2 Pekan

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 29 Juni 2021 | 18:55 WIB
Wacana PPKM Darurat, Anggota DPR: Harus Berani Uji Coba Lockdown 2 Pekan
Ilustrasi--Satu RT di Kebon Jeruk, Jakarta Barat terapkan lockdown. (Dok polisi)

Suara.com - Baru-baru ini ramai isu Presiden Joko Widodo akan segera mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat, Selasa, (29/6/2021).

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Daulay mengatakan, pemerintah memang harus membuat kebijakan baru dan alternatif untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 yang tak terkendali.

Saleh menyarankan pemerintah mengambil langkah rasional yakni dengan menerapkan uji coba lockdown. Kekinian menurutnya, kebijakan PPKM berjilid-jilid belum meyakinkan ditambah virus terus bermutasi berbagai varian.

"Oleh karena itu pemerintah harus berani mengambil kebijakan yang rasional mengurangi penularan. Salah satu alternatifnya adalah dan sudah disarankan banyak pihak ialah lockdown," kata Saleh di Jakarta.

Politisi PAN itu mengatakan, lockdown bisa diterapkan dengan uji coba selama dua sampai tiga pekan. Nantinya, kebijakan dievaluasi usai diuji coba.

"Dilihat dampak lockdown dalam rangka menekan penularan Covid-19. Tentu lockdown tidak dilaksanakan scr nasional. Lockdown diberlakukan di kota-kota yang betul-betul zona merah," ujarnya.

Lebih lanjut, soal kekhawatiran tidak tercukupinya anggaran jika terapkan lockdown, Saleh berikan dua solusi. Ia meyakini pemerintah tak akan keteteran.

"Ada dua anggaran terkait Covid-19. Pertama anggaran Satgas Covid-19 yaitu bagian kesehatannya, kemudian anggaran untuk pemulihan ekonomi nasional. Saya kira ini bisa dihitung ulang, dengan begitu anggaran bisa cukup membiayai program lockdown," tuturnya.

Sebelumnya, Suara.com, mencoba mengkonfirmasi kabar PPKM Darurat itu ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Namun Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), Siti Nadia Tarmizi, hanya menjawab singkat.

baca juga

"Ditunggu aja resminya," kata Nadia.

Saat ditanya lebih lajut mengenai detail terkait kebijakan tersebut, Nadia juga hanya meminta untuk menunggu informasi lebih lengkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijuluki The King of Lip Service oleh BEM UI, Jokowi Tersenyum Lalu Tegaskan Ini

Dijuluki The King of Lip Service oleh BEM UI, Jokowi Tersenyum Lalu Tegaskan Ini

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 18:21 WIB

Selain The King of Lip Service, Jokowi Akui Sempat Dapat 5 Julukan Ini

Selain The King of Lip Service, Jokowi Akui Sempat Dapat 5 Julukan Ini

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 18:21 WIB

Pemerintah Bakal Terapkan PPKM Darurat, Wakil Ketua DPR: Patut Didukung

Pemerintah Bakal Terapkan PPKM Darurat, Wakil Ketua DPR: Patut Didukung

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 17:11 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×