Viral Diduga Petugas Covid-19 Larang Warga untuk Hamil: Kawin Boleh, Hamil Jangan!

Dany Garjito, Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 02 Juli 2021 | 08:16 WIB
Viral Diduga Petugas Covid-19 Larang Warga untuk Hamil: Kawin Boleh, Hamil Jangan!
Viral Diduga Petugas Covid-19 Larang Warga Untuk Hamil. (Instagram/@fakta.indo)

Suara.com - Sebuah video wanita yang diduga petugas Covid-19 menjadi viral setelah memberikan imbauan seputar pandemi. Bagaimana tidak, wanita ini melarang warga untuk hamil.

Video ini menjadi viral setelah dibagikan akun Instagram @fakta.indo pada Rabu (2/7/2021). Hingga berita ini dibuat, video itu telah disaksikan hampir 250 ribu kali.

Dalam video, wanita itu nampak memberikan imbauan kepada warga agar tidak hamil selama pandemi virus corona. Imbauan tegas ini diungkapkan dengan menggunakan pengeras suara.

"Petugas ini menghimbau warga agar menunda kehamilan saat pandemi C0V1D-19," tulis @fakta.indo dalam caption Instagram seperti dikutip oleh Suara.com, Jumat (2/7/2021).

Wanita diduga petugas Covid-19 itu nampak menaiki mobil dan memutari kompleks rumah warga. Dengan pengeras suara, ia kemudian meminta warga menunda kehamilan.

Ibu-ibu di kompleks sekitar diminta untuk menunda kehamilan. Walau begitu, mereka masih boleh untuk menikah atau berhubungan seks.

Viral Diduga Petugas Covid-19 Larang Warga Untuk Hamil. (Instagram/@fakta.indo)
Viral Diduga Petugas Covid-19 Larang Warga Untuk Hamil. (Instagram/@fakta.indo)

"Tunda hamil dulu! Kawin boleh, nikah boleh tapi hamil jangan. Ingat ya ibu-ibu, tunda hamil dulu! Kawin boleh, nikah boleh, hamil jangan," tegas wanita ini dalam video.

Lebih lanjut, wanita ini tidak hanya memberikan imbauan kepada ibu-ibu. Ia juga meminta kaum pria yang sudah beristri untuk menahan hasrat selama pandemi Covid-19.

Menurutnya, hamil tidak diperbolehkan selama pandemi Covid-19 masih berlangsung. Namun jika benar-benar ingin berhubungan seks, wanita ini menyarankan agar selalu menggunakan alat kontrasepsi.

baca juga

"Bapak-bapaknya ditahan dulu nggih. Boleh nikah, boleh kawin asal pakai kontrasepsi," saran wanita diduga petugas Covid-19 tersebut.

Sontak, video larangan hamil ini langsung menuai beragam reaksi kritikan dari warganet. Banyak yang tidak setuju dengan imbauan wanita itu karena diduga mengatur hal privat.

"Lah ngatur," kritik warganet.

"Lah ngapa jadi lu yang ngatur," tambah yang lain.

"Kok ya jadi kesel ngedengernya," aku warganet.

"Weh. Ini saya malah lagi gasspool biar istri cepet hamil," celutuk warganet.

"Anak kan titipan Allah," sahut warganet.

"Lucu yah, kehamilan seorang wanita itu adalah rezeki dari Allah, kenapa harus dihindari?," tanya warganet.

"Amazing loh sampai hamil aja dilarang harus bangga sih," sindir lainnya.

Meningkat! Kasus Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir Positif Covid-19

Dinas Kesehatan Kota Makassar berharap pada para ibu hamil yang terdaftar sebagai warga Kota Makassar, segera mendaftarkan diri untuk vaksinasi Covid-19 di Puskesmas terdekat.

Hal ini juga sejalan dengan rekomendasi Perhimpunan Dokter Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), menyusul tingginya kasus ibu hamil terkonfirmasi positif Covid-19 di kota-kota besar di Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Andi Iriani Khadijah dalam keterangannya, mengatakan kasus ibu hamil terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Makassar mengalami peningkatan.

Berdasarkan laporan dari para dokter ahli Obgin. Lonjakan kasus ini bisa berisiko bertambahnya angka kematian ibu dan bayi di Kota Makassar.

"Kami dapat laporan dari pengalaman dokter-dokter ahli Obgin, kasus ibu hamil dan ibu melahirkan yang positif Covid-19 cukup banyak. Jadi untuk menekan risiko angka kematian ibu dan bayi, ibu hamil dan ibu menyusui harus divaksin, apalagi surat edarannya dari pemerintah pusat sudah ada," ungkap Iriani, Senin (28/6/2021).

Menurut Iriani, meskipun jumlah angka kematian ibu (AKI) sebelum atau setelah melahirkan di Kota Makassar, masih di bawah ambang nasional (183 kasus dari 100 ribu kelahiran), Pemerintah Kota Makassar harus tetap waspada untuk melindungi warganya.

"Kita harus tetap waspada, bukan hanya pada pasiennya, tapi juga pada petugas kesehatannya di rumah sakit. Pasien yang masuk harus di-swab PCR, untuk memastikan ibu tersebut tidak terinfeksi Covid-19, sebelum diobati," pungkas Iriani.

Video yang menjadi viral di Instagram itu bisa disaksikan di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kota Solo akan Gas Pol Vaksinasi Saat Penerapan PPKM Mikro Darurat

Kota Solo akan Gas Pol Vaksinasi Saat Penerapan PPKM Mikro Darurat

Surakarta | Jum'at, 02 Juli 2021 | 07:58 WIB

Viral Kisah Pilu Nenek Berusia 90 Tahun Berjualan Pisang, Penghasilan Sehari Rp 5 Ribu

Viral Kisah Pilu Nenek Berusia 90 Tahun Berjualan Pisang, Penghasilan Sehari Rp 5 Ribu

News | Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB

Viral Curhat Istri 8 Tahun Diperlakukan Bak Pembantu, Sering Disebut Cuma Numpang

Viral Curhat Istri 8 Tahun Diperlakukan Bak Pembantu, Sering Disebut Cuma Numpang

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 07:28 WIB

Mbak You Meninggal karena Penyakit Lambung dan Asmai, Keluarga Bongkar Hasil Tes COVID-19

Mbak You Meninggal karena Penyakit Lambung dan Asmai, Keluarga Bongkar Hasil Tes COVID-19

Bali | Jum'at, 02 Juli 2021 | 07:30 WIB

Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Asmat Papua

Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Asmat Papua

Foto | Jum'at, 02 Juli 2021 | 08:00 WIB

5 Artis Tunda Pernikahan Akibat Covid-19, Ada yang Berujung Kandas

5 Artis Tunda Pernikahan Akibat Covid-19, Ada yang Berujung Kandas

Entertainment | Jum'at, 02 Juli 2021 | 08:00 WIB

Terkini

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:39 WIB

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

×