Ayu mengakui meskipun sudah bekerja keras, tetapi tidak bisa berbuat lebih karena keterbatasan alat-alat seperti oksigen, monitor, hingga alat pacu jantung.
"Di satu sisi nggak tega banget karena banyak pasien yang meninggal karena oksigennya kira gak bisa cari kemana-mana, kita juga enggak bisa ngapa-ngapain karena keterbatasan alat-alat monitor, alat pacu jantung, itu sih yang sedihnya."