Sedikitnya 2.500 Orang di India Jadi Korban Vaksin Covid-19 Palsu, Disuntik Air Garam

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 08 Juli 2021 | 15:14 WIB
Sedikitnya 2.500 Orang di India Jadi Korban Vaksin Covid-19 Palsu, Disuntik Air Garam
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Sedikitnya 2.000 orang di India menjadi korban vaksin Covid-19 palsu dimana mereka disuntik dengan campuran air garam. Polisi menangkap 14 orang yang diduga terlibat kasus tersebut.

Menyadur CBS News Kamis (8/7/202021), setidaknya 2.000 orang di ibukota Mumbai dan 500 orang di negara bagian Bengal diduga menjadi korban vaksin Covid-19 palsu.

Pihak berwenang mengatakan, ribuan warga tersebut menghadiri setidaknya 12 tempat vaksinasi massal yang diadakan pada bulan Mei dan Juni.

Pihak berwenang India telah menangkap 14 orang dan menutup sebuah rumah sakit swasta yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Polisi mengatakan mereka tidak mengundang otoritas kesehatan ketika mereka meluncurkan program vaksinasi masal tersebut.

Para pelaku juga dituduh mengisi botol kosong vaksin dengan larutan garam dan menyuntikannya kepada siapa saja yang datang.

Kasus tersebut pertama kali diselidiki oleh pihak berwenang saat menerima aduan dari warga jika mereka tidak mendapatkan sertifikat setelah mendatangi tempat vaksin tersebut.

Kecurigaan semakin terasa setelah warga juga melaporkan jika mereka tidak merasakan adanya efek samping setelah mereka disuntik.

Polisi telah menangkap 14 orang, termasuk beberapa dokter, atas penipuan, konspirasi kriminal dan tuduhan lainnya.

Polisi juga menyegel Rumah Sakit Shivam di Mumbai dan menangkap pemiliknya, Dokter Shivraj Pataria dan istrinya Neeta Pataria, atas dugaan peran mereka dalam penipuan vaksinasi.

Rumah sakit itu adalah pusat vaksinasi Covid-19 resmi, tetapi tidak memiliki izin untuk mengadakan kamp vaksinasi massal. Mereka diduga mengisi botol vaksin bekas yang seharusnya sudah dimusnahkan.

"Banyak [dari] terdakwa telah mengaku bahwa mereka menggunakan air garam," jelas Vishwas Nangre Patil, komisaris gabungan polisi Mumbai.

Patil juga menjelaskan bahwa pihaknya dapat menangkap lebih banyak orang yang terlibat kasus tersebut karena penyelidikan masih berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Politisi Ini Ungkap Alasan Tuhan Tak Turunkan Covid-19 Pada Masa SBY Berkuasa

Politisi Ini Ungkap Alasan Tuhan Tak Turunkan Covid-19 Pada Masa SBY Berkuasa

Sumut | Kamis, 08 Juli 2021 | 14:36 WIB

Ayo Vaksin! Cek 547 Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Jakarta di Sini

Ayo Vaksin! Cek 547 Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Jakarta di Sini

News | Kamis, 08 Juli 2021 | 14:25 WIB

Kabar Baik, 553 Pasien Positif Covid-19 di Batam Sembuh dalam Sehari

Kabar Baik, 553 Pasien Positif Covid-19 di Batam Sembuh dalam Sehari

Video | Kamis, 08 Juli 2021 | 14:30 WIB

Terkini

Profl Lengkap Ali Larijani: Akademisi, Jenderal, Negosiator Nuklir, dan Penjaga Revolusi Iran

Profl Lengkap Ali Larijani: Akademisi, Jenderal, Negosiator Nuklir, dan Penjaga Revolusi Iran

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:32 WIB

H-3 Idul Fitri, 40 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Lewat Pasar Senen dan Gambir

H-3 Idul Fitri, 40 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Lewat Pasar Senen dan Gambir

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:20 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Kapasitas Parkir Candi Prambanan Ditambah 2 Kali Lipat

Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Kapasitas Parkir Candi Prambanan Ditambah 2 Kali Lipat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:59 WIB

Dubes Iran Buka Donasi untuk Korban Perang, Apresiasi Dukungan Indonesia

Dubes Iran Buka Donasi untuk Korban Perang, Apresiasi Dukungan Indonesia

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:55 WIB

Jangan Sampai Ada Korban Lain, Todung Mulya Lubis Desak Pengusutan Tuntas Kasus Andrie Yunus

Jangan Sampai Ada Korban Lain, Todung Mulya Lubis Desak Pengusutan Tuntas Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:42 WIB

Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar

Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:23 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kapolri Pastikan Diusut Tuntas hingga Terang

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kapolri Pastikan Diusut Tuntas hingga Terang

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:17 WIB

OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi

OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:15 WIB

Wasiat Politik Ali Larijani untuk Negara-negara Arab: Islam Macam Apa Kalian Ini...

Wasiat Politik Ali Larijani untuk Negara-negara Arab: Islam Macam Apa Kalian Ini...

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:13 WIB

Suara Lantunan Al-Qur'an Menggema di Gaza Lawan Dentuman Drone dan Rudal Israel

Suara Lantunan Al-Qur'an Menggema di Gaza Lawan Dentuman Drone dan Rudal Israel

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:59 WIB