Nakes Covid Banyak Tumbang, Pemerintah Rekrut Dokter dan Perawat Baru Lulus Sekolah

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Senin, 12 Juli 2021 | 13:40 WIB
Nakes Covid Banyak Tumbang, Pemerintah Rekrut Dokter dan Perawat Baru Lulus Sekolah
Ilustrasi--Tenaga kesehatan atau nakes RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat berjibaku membantu penanganan pasien Covid-19. (Dok. Ayu/Nakes RSD Wisma Atlet)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa Indonesia mulai kekurangan tenaga kesehatan mulai dari dokter hingga perawat akibat ledakan kasus Covid-19.

Budi menyebut saat ini banyak dokter yang terpapar Covid-19 sehingga mengharuskan mereka beristirahat untuk isolasi dan perawatan, sementara pasien Covid-19 terus bertambah.

"Kita memerlukan tambahan perawat dan dokter, ada kebutuhan antara 16-20 perawat," kata Budi dalam jumpa pers virtual, Senin (12/7/2021).

Budi akan mengatasi kekurangan para perawat ini dengan merekrut perawat yang baru lulus atau pun masih berada di tingkat akhir sekolah keperawatan.

"Perawat yang sudah lulus sekolahnya dan sudah lulus uji kompetensi dan masih di tingkat akhir, atas instruksi bapak presiden nanti kita bicara dengan bapak menteri pendidikan bagaimana perawat-perawat ini agar bisa cepat masuk ke praktek," jelasnya.

Tenaga kesehatan atau nakes RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat berjibaku membantu penanganan pasien Covid-19. (Dok. Ayu/Nakes RSD Wisma Atlet)
Ilustrasi--Tenaga kesehatan atau nakes RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat berjibaku membantu penanganan pasien Covid-19. (Dok. Ayu/Nakes RSD Wisma Atlet)

Sedangkan, untuk kebutuhan dokter, Budi menyebut saat ini Indonesia butuh 3 ribu dokter untuk mengatasi lonjakan pandemi Covid-19.

"Dokter kita perlu 3 ribuan dokter yang harus kita penuhi dengan penambahan kasus ini. Kami melihat dokter yang akan selesai internshipnya di tahun ini ada 3.900, kita sudah mempersiapkan dokter-dokter yang baru lulus internship tersebut untuk segera masuk," ungkap Budi.

Sementara tenaga kesehatan yang selama ini sudah bertugas yakni sekitar 1,5 juta orang akan mendapatkan suntikan vaksin ketiga atau booster dengan menggunakan Vaksin Moderna dari Amerika Serikat.

"Sesegera mungkin sesudah kita memfinalisasi diskusi dengan asosiasi dokter perawat bidan untuk melakukan vaksinasi ketiga dengan moderna bagi mereka, dan akan dimulai secepat-cepatnya," pungkas Budi.

baca juga

Diketahui, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 2.527.203 orang Indonesia, kini masih terdapat 376.015 kasus aktif, 2.084.724 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 66.464 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulah dr Lois Tak Percaya Covid: Rakyat Kini Sudah Terbelah dan Makin Bingung

Ulah dr Lois Tak Percaya Covid: Rakyat Kini Sudah Terbelah dan Makin Bingung

News | Senin, 12 Juli 2021 | 13:35 WIB

Bikin Geger Warga Se-Indonesia karena Tak Percaya Covid-19, Dokter Lois Owien Diciduk

Bikin Geger Warga Se-Indonesia karena Tak Percaya Covid-19, Dokter Lois Owien Diciduk

Kaltim | Senin, 12 Juli 2021 | 13:22 WIB

Benarkah Interaksi Obat Jadi Sebab Kematian Pasien Covid-19? Ini Kata Ahli

Benarkah Interaksi Obat Jadi Sebab Kematian Pasien Covid-19? Ini Kata Ahli

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 08:22 WIB

Dokter Tirta: Ini Penyebab Kenapa Indonesia Sulit Mengendalikan Pandemi Covid-19

Dokter Tirta: Ini Penyebab Kenapa Indonesia Sulit Mengendalikan Pandemi Covid-19

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 08:30 WIB

Terkini

9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu

9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 13:25 WIB

15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke

15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke

Tekno | Minggu, 27 September 2026 | 13:23 WIB

5 Brightening Moisturizer di Bawah 50 Ribu, Wajah Kusam Jadi Lebih Glowing!

5 Brightening Moisturizer di Bawah 50 Ribu, Wajah Kusam Jadi Lebih Glowing!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 13:20 WIB

Harga Bensin Eceran di Gorontalo Utara Naik Ugal-ugalan Rp16.650 per Liter

Harga Bensin Eceran di Gorontalo Utara Naik Ugal-ugalan Rp16.650 per Liter

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 13:19 WIB

MBG Bumil dan Balita Harus Diawasi dari Pemilihan Bahan hingga Dikonsumsi

MBG Bumil dan Balita Harus Diawasi dari Pemilihan Bahan hingga Dikonsumsi

News | Minggu, 27 September 2026 | 13:18 WIB

5 Mobil Bekas Toyota Termurah 2026, Bisa Ditebus Rp30 Jutaan

5 Mobil Bekas Toyota Termurah 2026, Bisa Ditebus Rp30 Jutaan

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 13:13 WIB

9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya

9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya

Bali | Minggu, 27 September 2026 | 13:11 WIB

Bedah Lirik 'Pertiwi' Yura Yunita: Sindiran Keras Buat Penguasa yang Berpesta Tanpa Empati!

Bedah Lirik 'Pertiwi' Yura Yunita: Sindiran Keras Buat Penguasa yang Berpesta Tanpa Empati!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 13:10 WIB

Status Waspada, Puluhan Kali Gempa Vulkanik Guncang Gunung Lokon dalam Sehari

Status Waspada, Puluhan Kali Gempa Vulkanik Guncang Gunung Lokon dalam Sehari

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 13:04 WIB

Kripto Ini Naik 328 Persen dalam Sebulan, Kalahkan Bitcoin dan Ethereum

Kripto Ini Naik 328 Persen dalam Sebulan, Kalahkan Bitcoin dan Ethereum

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 13:01 WIB

×