Tinjau Vaksinasi di SMAN 38, Wagub DKI Yakin Target dari Jokowi Tercapai

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 15 Juli 2021 | 19:13 WIB
Tinjau Vaksinasi di SMAN 38, Wagub DKI Yakin Target dari Jokowi Tercapai
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Selasa (29/12/2020). [ANTARA/Livia Kristianti]

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kembali melakukan peninjauan kegiatan vaksinasi Covid-19. Riza meyakini banyaknya program penyuntikan, akan mempercepat distribusi vaksin.

Kali ini Riza meninjau kegiatan vaksinasi di SMAN 38, Lenteng Agung, Jakarta Selatan yang diselenggarakan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Riza menyebut HMI menyalurkan vaksinasi kepada 5.000 orang di berbagai tempat.

"Saya berkesempatan meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMA 38 Lenteng Agung yang diselenggarakan oleh teman-teman PB HMI melaksanakan program vaksinasi sebanyak 5.000 di beberapa tempat," ujar Riza di lokasi, Kamis (15/7/2021).

Riza pun meyakini banyaknya program vaksinasi yang diselenggarakan berbagai pihak bisa membuat target 7,5 juta warga Jakarta disuntik vaksin Covid-19 pada bulan Agustus mendatang terpenuhi.

"Kegiatan ini sangat baik membantu percepatan target yang diminta oleh pak Jokowi untuk DKI Jakarta ditargetkan 7,5 juta di akhir agustus," katanya.

Sementara Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Raihan Ariatama mengatakan kekebalan komunal atau herd immunity dapat terjadi apabila sebagian warga negara telah menerima Vaksin Covid-19. Karena itu, meningkatkan cakupan vaksinasi adalah sebuah keharusan.

"Vaksinasi Covid-19 adalah salah satu langkah dan strategi utama kita untuk mengatasi persoalan pandemi ini. PB HMI berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah untuk senantiasa siap membantu percepatan program vaksinasi nasional," tuturnya.

Kegiatan ini merupakan kerja sama pihaknya bersama Polri, Pemprov DKI Jakarta dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Ia pun mengajak para mahasiswa, pemuda dan remaja untuk membantu percepatan program vaksinasi nasional dengan datang ke berbagai fasilitas kesehatan atau lokasi vaksinasi terdekat untuk divaksin.

"Mari kita bersama-sama membantu percepatan vaksinasi Covid-19 ini supaya kita bisa keluar dari persoalan pandemi ini," katanya.

Direktur Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) PB HMI Fachrurrozy Basalamah menjelaskan, dalam kegiatan vaksinasi ini, vaksin yang digunakan adalah Sinovac. Target peserta vaksinasi berjumlah 2000 orang untuk dua hari, yakni 15 dan 16 Juli 2021.

Sebanyak 30 tenaga kesehatan dari Bakornas LKMI dan Biddokkes Polda Metro Jaya dikerahkan dalam vaksinasi massal kali ini.

"Untuk hari ini, kita targetkan peserta vaksinasi berjumlah 1000 orang, sedangkan sisanya ditargetkan besok," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epidemiolog Tegaskan, Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali

Epidemiolog Tegaskan, Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali

Health | Kamis, 15 Juli 2021 | 18:48 WIB

Kabar Simpang Siur Dampak Setelah di Vaksin Bikin Warga Bogor Tolak Vaksinasi

Kabar Simpang Siur Dampak Setelah di Vaksin Bikin Warga Bogor Tolak Vaksinasi

Bogor | Kamis, 15 Juli 2021 | 17:12 WIB

Satu Demi Satu Pejabat Pemkot Batam Tumbang Karena Virus Corona

Satu Demi Satu Pejabat Pemkot Batam Tumbang Karena Virus Corona

Batam | Kamis, 15 Juli 2021 | 16:48 WIB

Kasus Covid-19 Indonesia Tak Terkendali, Mungkinkah Muncul Virus Corona Varian Indonesia?

Kasus Covid-19 Indonesia Tak Terkendali, Mungkinkah Muncul Virus Corona Varian Indonesia?

Health | Kamis, 15 Juli 2021 | 18:25 WIB

Terkini

Bukan Main! Rp11,4 Triliun Uang Mafia Hutan Masuk Kantong Negara, Disaksikan Presiden Prabowo

Bukan Main! Rp11,4 Triliun Uang Mafia Hutan Masuk Kantong Negara, Disaksikan Presiden Prabowo

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:56 WIB

Akankah KPK Panggil Nusron Wahid Terkait Skandal Kuota Haji? Ini Penjelasan Jubir

Akankah KPK Panggil Nusron Wahid Terkait Skandal Kuota Haji? Ini Penjelasan Jubir

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:55 WIB

Yusril Ungkap Alasan Kasus Andrie Yunus Masih di Pengadilan Militer, Singgung Usulan Hakim Ad Hoc

Yusril Ungkap Alasan Kasus Andrie Yunus Masih di Pengadilan Militer, Singgung Usulan Hakim Ad Hoc

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:54 WIB

Sok Jagoan Pecahkan Mangkok Bakso dan Peras Warga, Preman Tanah Abang Ternyata Lagi Fly Sabu!

Sok Jagoan Pecahkan Mangkok Bakso dan Peras Warga, Preman Tanah Abang Ternyata Lagi Fly Sabu!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:37 WIB

Kendaraan Listrik Jadi Fokus Transisi Energi, Benarkah Sudah Sepenuhnya Bersih?

Kendaraan Listrik Jadi Fokus Transisi Energi, Benarkah Sudah Sepenuhnya Bersih?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:35 WIB

Iran Incar 17 Raksasa Teknologi AS, Pakar Sebut Konflik Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Global

Iran Incar 17 Raksasa Teknologi AS, Pakar Sebut Konflik Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Global

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:23 WIB

Polisi: Restorative Justice Rismon Belum Diputus, Tunggu Gelar Perkara

Polisi: Restorative Justice Rismon Belum Diputus, Tunggu Gelar Perkara

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:14 WIB

Profil Liliek Prisbawono Hakim MK Pengganti Anwar Usman, Pernah Terseret Kontroversi Pemilu dan CPO

Profil Liliek Prisbawono Hakim MK Pengganti Anwar Usman, Pernah Terseret Kontroversi Pemilu dan CPO

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:14 WIB

Andi Rahadian Resmi Jadi Dubes OmanYaman, Siap Ikuti Arahan Pusat di Tengah Isu Selat Hormuz

Andi Rahadian Resmi Jadi Dubes OmanYaman, Siap Ikuti Arahan Pusat di Tengah Isu Selat Hormuz

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:11 WIB

ASN WFH Diawasi Sistem Digital, Menteri PANRB: Bukan Soal Absensi Fisik

ASN WFH Diawasi Sistem Digital, Menteri PANRB: Bukan Soal Absensi Fisik

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:08 WIB