Mahfud MD Asik Nonton Ikatan Cinta, Pengamat: Kondisi Begini Masih Bisa Nonton Sinetron?

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 16 Juli 2021 | 14:03 WIB
Mahfud MD Asik Nonton Ikatan Cinta, Pengamat: Kondisi Begini Masih Bisa Nonton Sinetron?
Mahfud MD di gedung KPK. (bidik layar video)

Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD dicibir publik lantaran cerita keseruan menonton sinetron Ikatan Cinta. Mahfud MD mendapatkan berbagai kritikan dan cibiran dari publik terkait cuitannya itu.

Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, mengaku bingung usai melihat cuitan Mahfud tersebut. Menurutnya itu justru menimbulkan kesan yang negatif.

"Saya tidak mengerti maksud pak Mahfud dengan isi Twitter beliau soal menonton sinteron di masa pandemi. Kesan yang muncul pertama kita sedang tidak dalam darurat sangat. Dalam kondisi begini masih nikmat nonton sinetron," kata kepada wartawan, Jumat (16/7/2021).

Ray mengatakan, masih banyak waktu yang bisa dipergunakan seorang Menko Polhukam ketimbang menonton sinetron. Perannya dianggap sangat dibutuhkan dalam situasi pandemi kekinian.

"Jadi sulit membayangkan dalam situasi seperti ini, masih ada waktu bagi pak Mahfud menikmati tayangan sinteron dan mengulasnya dengan dalam," tuturnya.

Sinopsis Ikatan Cinta 18 Juni 2021. (Instagram/layardrama_rcti)
Sinopsis Ikatan Cinta 18 Juni 2021. (Instagram/layardrama_rcti)

Ray mengatakan, dengan cuitan Mahfud juga mengesankan para pejabat tak empati kepada masyarakat di tengah covid yang makin mengganas. Ray juga menyindir menteri yang memberikan penghargaan terhadap sinetron tersebut.

Selain itu, Ray menilai, dari aksi Mahfud menunjukan situasi serba tidak terkoordinasi di lingkaran pemerintah.

"Sibuk dengan aktivitas dan agenda masing-masing. Tak jarang malah saling membelakangi," ungkapnya.

Lebih lanjut, Presiden Joko Widodo didesak untuk bisa lebih jeli lagi dalam mengerahkan semua kekuatan menterinya selama pandemi. Mendorong semua pembantunya menjadi garda terdepan menghadapi pandemi ini.

baca juga

"Ini waktu yang tepat bagi presiden untuk mencari figur koordinator PPKM Darurat. Figur yang empatik, yang dapat menarik solidaritas masyarakat dan internal kabinet, yang dapat menggerakkan masyarakat untuk bertindak suka rela dalam menghadapi pandemi ini. Bukan figur yang meledak-ledak," tandasnya.

Cuitan Mahfud

Sebelumnya Mahfud MD mengungkap dirinya tengah gemar menonton sinetron Ikatan Cinta di tengah pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat/PPKM Darurat. Saking terlarut dalam jalan cerita, Mahfud sempat memberikan kritik ringan soal hukum pidana.

Mahfud menunjukkan ketertarikannya pada sinetron yang dibintangi oleh Amanda Manopo dan Arya Saloka itu, meski ia mengakui jalan ceritanya berputar-putar.

"PPKM memberi kesempatan kepada saya nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik juga sih, meski agak muter-muter," kata Mahfud melalui akun Twitternya @mohmahfudmd pada Kamis (15/7/2021).

Kendati demikian, Mahfud menilai kalau penulis cerita kurang pas dalam memahami hukum pidana. Ia kemudian membeberkan kalau jalan ceritanya di mana Sarah langsung ditahan setelah mengaku dan meminta dihukum lantaran membunuh Roy.

Padahal dalam hukum pidana, pengakuan seseorang itu bukan sebuah bukti yang kuat.

Kata Mahfud, dalam hukum pidana itu tidak bisa sembarang orang mengaku lalu langsung ditahan. Kalau itu berlaku, bisa saja nantinya dimanfaatkan oleh pelaku aslinya untuk bebas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panduan Khutbah Idul Adha 1442 H dan Tata Caranya

Panduan Khutbah Idul Adha 1442 H dan Tata Caranya

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 13:59 WIB

Panduan Salat Idul Adha saat PPKM Darurat Sesuai Anjuran Kemenag

Panduan Salat Idul Adha saat PPKM Darurat Sesuai Anjuran Kemenag

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 13:41 WIB

Tidak Hanya di Dunia Nyata, Operasi Polisi Siber Juga Meningkat Saat PPKM Darurat

Tidak Hanya di Dunia Nyata, Operasi Polisi Siber Juga Meningkat Saat PPKM Darurat

Batam | Jum'at, 16 Juli 2021 | 13:30 WIB

Terkini

KPK Periksa Tiga Pejabat Bappenda Bogor, Dugaan Korupsi Pemotongan Upah Pungut Diselidiki

KPK Periksa Tiga Pejabat Bappenda Bogor, Dugaan Korupsi Pemotongan Upah Pungut Diselidiki

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:01 WIB

Update Nasib Mees Hilgers usai Ditolak Suporter FC Twente, Eks Klub Thom Haye Siap Menampung

Update Nasib Mees Hilgers usai Ditolak Suporter FC Twente, Eks Klub Thom Haye Siap Menampung

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:58 WIB

Cara Memilih Serum Penumbuh Rambut yang Sesuai Jenis Kulit Kepala, Ketahui sebelum Beli

Cara Memilih Serum Penumbuh Rambut yang Sesuai Jenis Kulit Kepala, Ketahui sebelum Beli

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:58 WIB

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:54 WIB

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:43 WIB

×