Korban Tewas akibat Kerusuhan di Afrika Selatan Tembus 117, Ribuan Orang Ditangkap

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 16 Juli 2021 | 18:46 WIB
Korban Tewas akibat Kerusuhan di Afrika Selatan Tembus 117, Ribuan Orang Ditangkap
Massa demonstran di Afrika Selatan memblokade jalan dengan membakar ban. (Foto: AFP)

Suara.com - Jumlah korban tewas akibat kerusuhan yang terjadi di Afrika Selatan bertambah hingga tembus 117 orang pada Kamis (15/7/2021).

Menyadur Anadolu Agency, Jumat (16/7/2021), Khumbudzo Ntshavheni mengatakan 91 orang tewas di provinsi KwaZulu-Natal timur dan 26 di Johannesburg.

"Pemerintah menyampaikan pesan belasungkawa bagi mereka yang kehilangan nyawa selama kekerasan ini, terlepas dari keadaan di mana nyawa mereka telah hilang," kata Anggota Majelis Nasional Afrika Selatan tersebut.

Selain mengumumkan korban tewas, Ntshavheni juga mengungkapkan bahwa pihak berwenang Afrika Selatan juga sudah menangkap ribuan orang yang terkait kerusuhan.

Ntshavheni mengatakan sedikitnya 2.203 orang ditangkap di provinsi Gauteng dan KwaZulu-Natal, yang merupakan pusat kerusuhan beberapa hari yang lalu. Kemudian 1.478 orang ditangkap di KwaZulu-Natal dan 725 orang di Gauteng.

Aksi protes yang diwarnai kerusuhan dan berunjung pada penjarahan pecah Kamis lalu karena setelah mantan Presiden Jacob Zuma dihukum penjara.

Protes dimulai di provinsi asal Zuma, KwaZulu-Natal, dan kemudian menyebar ke Johannesburg dan telah berlangsung selama berhari-hari.

Tempat-tempat perbelanjaan utama di dua provinsi terpadat itu menjadi amukan para demonstran, dijarah, bahkan beberapa ada yang dibakar.

Kendaraan dan truk yang ada di sekitar lokasi pusat perbelanjaan tersebut juga dibakar oleh pengunjuk rasa yang menyerukan pembebasan Zuma.

baca juga

Presiden Cyril Ramaphosa pada hari Senin memberi wewenang kepada pasukan pertahanan untuk membantu polisi dalam mengembalikan ketertiban masyarakat.

Pada hari Rabu, pemerintah mengerahkan 5.000 personel militer ke jalan-jalan di KwaZulu-Natal dan Johannesburg untuk meredam kerusuhan.

Pemerintah diperkirakan akan menambah 15.000 tentara minggu ini untuk menjadi beberapa titik yang diperkirakan menjadi pusat kerusuhan.

Ntshavheni mengatakan pada Kamis (15/7) di sebagian besar wilayah Johannesburg sudah berangsur tenang, namun wilayah KwaZulu-Natal masih belum stabil.

Ntshavheni mengatakan polisi menangkap satu dari 12 tersangka penghasut kerusuhan tetapi tidak mengungkapkan identitas orang tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dilanda Kerusuhan dan Penjarahan, Afsel Kerahkan 25.000 Tentara Amankan Daerah Rusuh

Dilanda Kerusuhan dan Penjarahan, Afsel Kerahkan 25.000 Tentara Amankan Daerah Rusuh

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 11:36 WIB

Kekerasan Afrika Selatan Meningkat, Masyarakat Kelaparan dan Penjarahan Merajalela

Kekerasan Afrika Selatan Meningkat, Masyarakat Kelaparan dan Penjarahan Merajalela

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 05:35 WIB

Demo Berujung Kerusuhan di Afrika Selatan, Bocah 2 Tahun Dilempar dari Lantai 16

Demo Berujung Kerusuhan di Afrika Selatan, Bocah 2 Tahun Dilempar dari Lantai 16

News | Kamis, 15 Juli 2021 | 09:26 WIB

Terkini

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Meski Kredit Digenjot, Perbankan Tetap Merasa Khawatir Kondisi Global

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 11:15 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

Kalbar | Minggu, 13 September 2026 | 11:13 WIB

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:10 WIB

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 11:08 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa

Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Jatim | Minggu, 13 September 2026 | 11:04 WIB

Siapa Nama Asli Betrand Peto? Ini Profil Putra Ruben Onsu yang Sedang Disorot

Siapa Nama Asli Betrand Peto? Ini Profil Putra Ruben Onsu yang Sedang Disorot

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 11:04 WIB

×