Pria Gembok Alat Kelamin Gegara Kesepian, 2 Pekan Kemudian Kondisinya Bikin Syok

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 17 Juli 2021 | 12:12 WIB
Pria Gembok Alat Kelamin Gegara Kesepian, 2 Pekan Kemudian Kondisinya Bikin Syok
Ilustrasi penis, ejakulasi, mr p (Pixabay/derneumann)

Suara.com - Seorang pria di Thailand harus mengalami kerusakan parah pada bagian alat kelaminnya setelah terjepit gembok kecil selama dua minggu, ia mengaku melakukan hal tersebut karena kesepian.

Menyadur Daily Mail, Sabtu (17/7/2021) pria 38 tahun tersebut harus dilarikan ke rumah sakit setelah alat kelaminnya terjepit di sebuah gembok kecil selama lebih dari dua minggu lamanya.

Sebelum menerima perawatan medis, dia sempat mencoba untuk melepas gembok kecil tersebut namun gagal karena kuncinya hilang.

Setelah gagal mengeluarkan gembok tersebut, alat kelamin bujangan tersebut mulai infeksi. Ia tak sanggup menahan rasa sakit sehingga dia dilarikan ke rumah sakit di Bangkok, Thailand pada Kamis (15/7).

Ibu pria itu mengatakan kepada petugas medis bahwa putranya suka memasukkan alat kelaminnya ke sebuah lubang yang kecil.

Sang ibu mengatakan kepada petugas medis bahwa putranya tidak punya pacar dan merasa bosan karena dia tinggal di rumah selama pandemi Covid-19.

"Anak saya adalah seseorang yang tertutup dan dia tidak punya pacar. Dia tinggal di rumah selama pandemi karena khawatir jika keluar," ujar ibu pria tersebut.

"Dia mengatakan kepada saya bahwa dia melakukan ini karena dia bosan dan dia suka memasukkan ‘barangnya’ ke lubang-lubang kecil. Saya marah padanya karena mempermalukan saya seperti ini dan saya sudah mengatakan kepadanya untuk tidak melakukannya lagi." sambungnya.

Thongchai Donson, seorang petugas medis yang merawat pria tersebut mengatakan cederanya yang dialaminya parah dan dilarikan ke rumah sakit.

baca juga

"Kami menerima panggilan darurat dan tidak mengetahui detail lengkapnya, jadi kami terkejut ketika kami tiba. Itu lebih buruk dari yang kita duga. Jika gembok dibiarkan lebih lama, infeksinya bisa sangat parah dan penisnya bisa." jelas Thongchai.

Petugas medis menghabiskan lebih dari 30 menit untuk membuka gembok. Petugas bahkan harus menggunakan logam dan alat pemotong khusus untuk membongkarnya. Setelah dilepaskan, mereka memberikan krim antibiotik dan obat.

Meskipun gembok berhasil dilepaskan dari penisnya, petugas medis mengatakan mungkin ada kerusakan permanen pada alat kelamin karena luka yang dialaminya.

"Kami tidak bisa menyebutkan nama pria itu tetapi kami ingin memberitahu kepada publik sebagai pencegah agar orang lain tidak melakukan hal semacam ini. Itu bisa sangat berbahaya dan merusak tubuh." tegas Thongchai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lampaui Honda City, di Negara Ini Toyota Yaris Jadi Hatchback Terlaris

Lampaui Honda City, di Negara Ini Toyota Yaris Jadi Hatchback Terlaris

Otomotif | Jum'at, 16 Juli 2021 | 17:03 WIB

4 Artis Blasteran Thailand, Salah Satunya Chicco Jerikho

4 Artis Blasteran Thailand, Salah Satunya Chicco Jerikho

Entertainment | Kamis, 15 Juli 2021 | 18:34 WIB

Penis Laki-laki ini Membusuk dan Nyaris Putus Usai Diikat Dengan Karet Gelang

Penis Laki-laki ini Membusuk dan Nyaris Putus Usai Diikat Dengan Karet Gelang

Health | Kamis, 15 Juli 2021 | 19:30 WIB

Terkini

Fahri Hamzah Kritik Usulan Threshold 5 Persen: Itu Sikap 'Banci' Partai Besar!

Fahri Hamzah Kritik Usulan Threshold 5 Persen: Itu Sikap 'Banci' Partai Besar!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Daftar 166 Pejabat Ring Utama Presiden Prabowo Subianto, Terbesar Sejak Era Soekarno

Daftar 166 Pejabat Ring Utama Presiden Prabowo Subianto, Terbesar Sejak Era Soekarno

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:06 WIB

7 Kesalahan Urutan Skincare yang Malah Bikin Wajah Makin Kusam dan Berminyak

7 Kesalahan Urutan Skincare yang Malah Bikin Wajah Makin Kusam dan Berminyak

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:04 WIB

Drama Tikungan Terakhir Motegi! Badly Sukses Kunci Podium Perdana Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026

Drama Tikungan Terakhir Motegi! Badly Sukses Kunci Podium Perdana Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026

Sport | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:04 WIB

Urutan Pemakaian Retinol, Niacinamide, dan Moisturizer agar Tidak Iritasi

Urutan Pemakaian Retinol, Niacinamide, dan Moisturizer agar Tidak Iritasi

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Anthony Hudson Akui Kekuatan Timnas Indonesia, Thailand Harus Kerja Keras di Final FIFA ASEAN Cup

Anthony Hudson Akui Kekuatan Timnas Indonesia, Thailand Harus Kerja Keras di Final FIFA ASEAN Cup

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Tokoh Kritis Jadi Wantimpres: Strategi 'Soft Cooptation' Prabowo yang Berisiko Jadi Bom Waktu

Tokoh Kritis Jadi Wantimpres: Strategi 'Soft Cooptation' Prabowo yang Berisiko Jadi Bom Waktu

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Begini Kualitas Udara Kota Makassar Senin 5 Oktober, Gubernur: Pakai Masker!

Begini Kualitas Udara Kota Makassar Senin 5 Oktober, Gubernur: Pakai Masker!

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Tahun Itu Berlalu Begitu Cepat Vol 2: Ketika Masa Lalu Kembali Mengusik

Tahun Itu Berlalu Begitu Cepat Vol 2: Ketika Masa Lalu Kembali Mengusik

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Kasus Bullying Sekolah Internasional Tangsel Damai, Menteri PPPA: Anak Berhak Mendapatkan Rasa Aman

Kasus Bullying Sekolah Internasional Tangsel Damai, Menteri PPPA: Anak Berhak Mendapatkan Rasa Aman

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:54 WIB

×