Luhut Minta Maaf PPKM Tak Optimal, Lokataru: Harusnya dari Dulu

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Senin, 19 Juli 2021 | 10:02 WIB
Luhut Minta Maaf PPKM Tak Optimal, Lokataru: Harusnya dari Dulu
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj/aa.

Suara.com - Permintaan maaf yang disampaikan Menko Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Panjaitan dinilai sudah terlambat, sebab pandemi Covid-19 di Indonesia terus memburuk tak terkendali.

Manajer Program Lokataru Foundation, Mirza Fahmi mengatakan permintaan maaf Luhut memang patut diapresiasi, namun seharusnya hal itu dilakukan sejak awal pandemi atas sejumlah tingkah pejabat yang meremehkan Covid-19, mulai dari "makan nasi kucing cegah corona" hingga "corona sulit masuk Indonesia karena izin berbelit".

"Mungkin ini gesture yang langka selama pandemi, walaupun saya sendiri merasa kalau pemerintah minta maaf itu seharusnya sejak Maret 2020, karena saat bulan Januari-Februari mereka sudah bercanda dari awal. Yang terjadi saat ini adalah perpanjangan dari indikasi 'bercanda' dari awal," kata Mirza, Senin (19/7/2021).

Menurut Mirza, pemerintah harus berhenti memberikan klaim tidak realistis seperti menjanjikan herd immunity tercipta di bulan September di Jawa-Bali, padahal akses vaksinasi masih sulit.

"Inkompetensi pemerintah dan tabiatnya untuk selalu represif dan denial menolak untuk mengakui bahwa dia adalah pangkal masalah dari semua ini pada akhirnya akan menimbulkan gesekan di masyarakat," ucapnya.

Mirza menyebut klaim pemerintah tersebut justru membuat masyarakat semakin bingung, hingga harus berjuang hidup sendiri tanpa kehadiran negara dalam menghadapi pandemi.

"Jadi warga selalu dibikin dalam keadaan serba tidak menentu, jadi urusan survival hari ini bisa jadi sudah tidak ada sangkut pautnya lagi dengan negara dalam banyak realita hidup orang hari ini," tegasnya.

Luhut Minta Maaf 

Sebelumnya, Luhut selaku Koordinator PPKM Darurat Provinsi Jawa-Bali menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia karena pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali belum optimal.

baca juga

"Sebagai koordinator PPKM Jawa dan Bali dari lubuk hati yang paling dalam saya minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia jika dalam penanganan PPKM Jawa-Bali masih belum optimal," kata Luhut dalam konferensi pers yang disiarkan secara virtual, Senin (17/7/2021).

Luhut lantas mengkalim pihaknya bersama jajaran dan menteri/kepala lembaga terkait bakal terus bekerja keras untuk menekan laju penyebaran Covid-19 varian Delta. Selain itu, dia juga menjamin pemerintah akan menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat.

Adapun, Luhut mengemukakan dirinya akan melaporkan evaluasi penanggulangan Covid-19 selama masa PPKM Darurat kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Keputusan nantinya akan diumumkan dalam waktu dekat.

"Saat ini kami sedang melakukan evaluasi terhadap apakah PPKM dengan jangka waktu dan apakah dibutuhkan perpanjangan lebih lanjut," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puan Maharani Minta Pemerintah Sampaikan Evaluasi PPKM Darurat

Puan Maharani Minta Pemerintah Sampaikan Evaluasi PPKM Darurat

DPR | Senin, 19 Juli 2021 | 09:47 WIB

Ketua DPR Minta Komunikasi Publik tentang PPKM Darurat Dijalankan secara Serius

Ketua DPR Minta Komunikasi Publik tentang PPKM Darurat Dijalankan secara Serius

DPR | Senin, 19 Juli 2021 | 09:42 WIB

Luhut Apresiasi Rumah Oksigen Gotong Royong Hasil Kolaborasi GoTo, Kadin dan Samator Group

Luhut Apresiasi Rumah Oksigen Gotong Royong Hasil Kolaborasi GoTo, Kadin dan Samator Group

Bisnis | Senin, 19 Juli 2021 | 09:41 WIB

Pengusaha Mall Teriak Beban Bertambah, Pemasukan Nihil

Pengusaha Mall Teriak Beban Bertambah, Pemasukan Nihil

Bisnis | Senin, 19 Juli 2021 | 09:20 WIB

Terkini

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:36 WIB

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:24 WIB

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

×