Mengeluh Saat Dikarantina, Wanita Inggris Langsung Dideportasi dari Australia

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 21 Juli 2021 | 11:54 WIB
Mengeluh Saat Dikarantina, Wanita Inggris Langsung Dideportasi dari Australia
Katie Hopkins. (Instagram/@_katie_hopkins_)

Suara.com - Komentator kontroversial sayap kanan Inggris, Katie Hopkins, dideportasi dari Australia karena mengeluh tentang sistem karantina di negara tersebut.

Menyadur BBC Rabu (21/07), ia menjalani karantina wajib selama 14 hari di hotel setelah mendarat di Australia untuk tampil di program reality show, Big Brother VIP.

Ketika sedang karantina, ia memposting video membuka pintu kamar hotel tanpa masker, saat petugas mengantar makanan. Postingan itu kini telah dihapus dari Instagramnya.

Dia juga menyebut penguncian sebagai "tipuan terbesar dalam sejarah manusia". Faktanya, dua kota terbesar Australia yaitu Sydney dan Melbourne tengah dikunci setelah kasus lokal Covid-19 terdeteksi.

Pada hari Senin, pemerintah Australia mengonfirmasi telah membatalkan visanya, setelah program TV memecatnya.

Katie Hopkins
Katie Hopkins. (Twitter)

Polisi mengatakan dia didenda AUS 1.000 (Rp 10,6 juta) karena tidak pakai masker dan diantar ke bandara untuk dikirim kembali ke Inggris.

Menteri Dalam Negeri Karen Andrews menyebut komentar Hopkins mengerikan dan tamparan di wajah bagi warga Australia yang terkunci. "Secara pribadi, saya sangat senang dia akan pergi," katanya pada ABC.

Katie Hopkins belum mengomentari deportasinya, tapi pada hari Minggu mengatakan dia bercanda dalam video itu.

Di Australia, seluruh kedatangan internasional harus karantina di hotel untuk mencegah penyebaran COVID-19. Mereka diwajibkan memakai masker saat pintu dibuka.

Orang-orang yang dikarantina tidak diperbolehkan membuka pintu kamar hotel mereka sampai 30 detik setelah makanan mereka diantarkan.

Ini bukan pertama kalinya katie Hopkins bersikap kontroversial. Tahun lalu ia diblokir oleh Twitter karena melanggar kebijakan tentang perilaku kebencian.

Komentator favorit Donald Trump ini pernah menyebut migran sebagai kecoak dan menggambarkan Islam sebagai hal yang menjijikkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiba di Tokyo, Rombongan Kedua Kontingen Indonesia Langsung Karantina 3 Hari

Tiba di Tokyo, Rombongan Kedua Kontingen Indonesia Langsung Karantina 3 Hari

Sulsel | Rabu, 21 Juli 2021 | 06:01 WIB

Boris Johnson dan Rishi Sunak Akhirnya Karantina setelah Memantik Kritik

Boris Johnson dan Rishi Sunak Akhirnya Karantina setelah Memantik Kritik

News | Senin, 19 Juli 2021 | 08:16 WIB

Langgar Kebijakan, Twitter Skors Permanen Akun Katie Hopkins

Langgar Kebijakan, Twitter Skors Permanen Akun Katie Hopkins

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 16:33 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB