Ketimban Mujur! Pemulung Bantar Gebang Bisa Bawa Pulang 'Harta Karun' dari Gunung Sampah

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 21 Juli 2021 | 15:00 WIB
Ketimban Mujur! Pemulung Bantar Gebang Bisa Bawa Pulang 'Harta Karun' dari Gunung Sampah
Mobil bak yang dipakai pemulung untuk mengangkut barang bekas atau plastik di PTST Bantar Gebang. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Gunung sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat terus meninggi dari tahun ke tahunnya. Namun siapa sangka di balik itu semua terdapat harta karun atau barang berharga yang ditemukan oleh para pemulung. 

Para pemulung di Bantar Gebang mengaku kerap menemukan lembaran uang hingga emas dari tumpukan sampah yang menggunung tersebut. 

"Ya untuk nemu begitu ya jarang sih. Cuman ada aja sih kadang uang," kata Dede salah satu pemulung ditemui Suara.com di Bantar Gebang, Bekasi, Rabu (21/7/2021). 

Dede mengaku, uang pecahan Rp5 ribu hingga Rp10 ribu kerap ia temukan ketika memungut sampah. Uang tersebut digunakan untuk sekedar membeli camilan atau air mineral di sela-sela dirinya bekerja. 

"Kadang uang kadang 5 ribu 10 ribu kita lumayan kan untuk beli-beli air di lapangan," ungkapnya. 

Tak jarang pula ia bersama rekan-rekannya yang lain menemukan sebuah emas dalam berbagai bentuk. Dede pun mengaku pernah memungutnya dari sampah-sampah yang mayoritas datang dari DKI Jakarta tersebut. 

TPST Bantar Gebang Bekasi. [Antara]
TPST Bantar Gebang Bekasi. [Antara]

"Ada juga emas teman kadang nemu. Saya juga dulu pernah sekali nemu. Lumayan buat tambah-tambahan aja," tuturnya. 

Kendati begitu, tak setiap hari para pemulung bisa menemukan barang-barang tersebut. Dede sendiri menjadi hal itu sebagai bonus dalam usahanya mencari nafkah. 

Ia sendiri mengatakan, tak begitu ngotot untuk mencari barang-barang berharga tersebut. Baginya, asal keluarga bisa makan semua sudah cukup. 

baca juga

"Nggak tahu juga sih dari mana apa jatuh atau ke buang nggak tahu juga," ungkapnya. 

"Kadang kan orang berharap nemu ini nemu ini kalau kita sih enggak. Kita jalanin aja kalau kita berjuang aja. Kalau nemu ya bonus kalau saya mah mikirinya begitu," tandasnya. 

Waswas Kena Covid Meski Hidung Kebal Sampah

Bau sampah yang menyengat di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi sudah menjadi sarapan setiap hari oleh Dede. Namun, pemuda itu kini eksta hati-hati saat memilah-milah barang bekas di tengah gunungan sampah setelah banyak korban yang terpapar virus Covid-19. 

"Khawatir jelas, namanya juga kerja kami sehari-hari ketemunya sampah," kata dia.

Dede mengaku pekerjaan yang digelutinya sejak umur 20 tahun ini harus terus dikerjakan untuk menyambung hidup. Terlebih, kondisi masyarakat kini sedang sulit mencari nafkah setelah PPKM Darurat kembali diperpanjang oleh pemerintah. 

"Akhirnya mau enggak mau daripada kami enggak makan. Terus ibaratnya enggak ada kerjaan juga kan," kata dia. 

Jurus Pemulung Tangkal Covid

Dia mengaku belum pernah melihat ada pemulung yang terpapar Covid-19. Menurutnya, kebanyakan pemulung jatuh sakit karena lelah berjibaku dengan sampah. 

"Cuma ada satu dua yang meriang. Mungkin meriang-meriang kecapean meriang urat terus diurut, terus dia minum obat anti linu segala macam, ya Alhamdulillah sembuh," kata Dede.

Pemulung di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. (Suara.com/Bagaskara)
Pemulung di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. (Suara.com/Bagaskara)

Dia pun mengaku memiliki cara jitu untuk menangkal bahaya covid-19, yakni dengan rajin meminum air putih dan makan tepat waktu.

"Kami rajin-rajin minum air putih aja di sini jangan telat makan insyallah. Karena saya masker stand by bila mana keluar dari daerah sini, saya pakai masker masuk pabrik pun saya pakai masker," ujarnya. 

Memulung Sejak Muda

Di tengah gunungan sampah di PTSP Bantar Gebang, Suara.com pun sempat menyaksikan saat Dede dengan pemulung lainnya sibuk mencari barang bekas atau plastik yang layak untuk dirupiahkan.

Meski dihajar terik matahari, Ade yang mengenakan topi caping tampak serius mencari dan memasukkan barang-barang bekas atau plastik ke keranjang yang digendong di punggung belakang.

Dede pun menceritakan sejak pertama kali menjadi pemulung yang sudah kebal dengan bau sampah di Bantar Gebang.  

"Awalnya mah kemari pengin tahu bagaimana sih cara orang-orang pemulung ini bekerja untuk menghasilkan uang itu bagaimana caranya," kata Dede. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampah jadi Penyambung Hidup, Jeritan Pemulung Hancur-hancuran Digempur Covid-19

Sampah jadi Penyambung Hidup, Jeritan Pemulung Hancur-hancuran Digempur Covid-19

News | Rabu, 21 Juli 2021 | 14:04 WIB

Cerita Pemulung Bantar Gebang: Waswas Sama Covid Meski Hidungnya Kebal Sampah

Cerita Pemulung Bantar Gebang: Waswas Sama Covid Meski Hidungnya Kebal Sampah

News | Rabu, 21 Juli 2021 | 12:42 WIB

Beri Sekardus Mi Instan untuk Pemulung, Reaksinya Sukses Bikin Haru

Beri Sekardus Mi Instan untuk Pemulung, Reaksinya Sukses Bikin Haru

Lifestyle | Jum'at, 16 Juli 2021 | 08:40 WIB

Bikin Salut! Bobon Santoso Masak 60 Kilogram Tuna di Kampung Pemulung

Bikin Salut! Bobon Santoso Masak 60 Kilogram Tuna di Kampung Pemulung

Lifestyle | Sabtu, 03 Juli 2021 | 15:22 WIB

Terkini

Harga Top 6 Mobil Diesel Bekas Populer di Indonesia Keluaran 2021, Panther Kini Cuma Segini

Harga Top 6 Mobil Diesel Bekas Populer di Indonesia Keluaran 2021, Panther Kini Cuma Segini

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 11:33 WIB

Bukan Pemakzulan, Denny Indrayana Ingin Gibran Didiskualifikasi: Awal Oktober Bisa Ganti Wapres!

Bukan Pemakzulan, Denny Indrayana Ingin Gibran Didiskualifikasi: Awal Oktober Bisa Ganti Wapres!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 11:33 WIB

Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?: Ikatan Kuat, tapi Cerita Cuma Main Aman

Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?: Ikatan Kuat, tapi Cerita Cuma Main Aman

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 11:30 WIB

Jelang Lawan Singapura, John Herdman Beri Sinyal Luke Vickery Bakal Jadi Senjata Timnas Indonesia

Jelang Lawan Singapura, John Herdman Beri Sinyal Luke Vickery Bakal Jadi Senjata Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 11:29 WIB

4 Tanda Sunscreen Sudah Kedaluwarsa dan Bahayanya Jika Tetap Dipakai

4 Tanda Sunscreen Sudah Kedaluwarsa dan Bahayanya Jika Tetap Dipakai

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 11:27 WIB

Parfum Aerostreet Paling Enak, Ini 7 Varian Terlaris di Toko Resmi

Parfum Aerostreet Paling Enak, Ini 7 Varian Terlaris di Toko Resmi

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 11:24 WIB

Mooncake Festival Dorong Pecinan Semarang Jadi Ruang Budaya yang Hidup

Mooncake Festival Dorong Pecinan Semarang Jadi Ruang Budaya yang Hidup

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2026 | 11:24 WIB

Kenapa Baterai HP Cepat Habis saat Cuaca Panas? Ini Penyebab dan Solusinya

Kenapa Baterai HP Cepat Habis saat Cuaca Panas? Ini Penyebab dan Solusinya

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 11:23 WIB

AS dan Iran Jajaki Kesepakatan Bertahap Buka Selat Hormuz

AS dan Iran Jajaki Kesepakatan Bertahap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 11:21 WIB

Marselino Ferdinan Dicoret dari Timnas Indonesia, Bintang Singapura Ungkap Pesan Kecewa

Marselino Ferdinan Dicoret dari Timnas Indonesia, Bintang Singapura Ungkap Pesan Kecewa

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 11:19 WIB

×