Viral Oknum Polisi Dihukum Koprol Siang Bolong Buntut Hina Tukang Sapu Jalanan

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Sabtu, 24 Juli 2021 | 20:56 WIB
Viral Oknum Polisi Dihukum Koprol Siang Bolong Buntut Hina Tukang Sapu Jalanan
Viral Oknum Polisi Dihukum Koprol Siang Bolong Buntut Hina Tukang Sapu Jalanan. (Instagram/@manaberita)

Suara.com - Dua orang polisi yang sempat viral karena merendahkan profesi tukang sapu jalanan, kembali jadi perhatian. Kali ini, kedua polisi itu mendapatkan hukuman dari atasannya atas sikap arogan mereka.

Video hukuman dua polisi itu dibagikan oleh akun Instagram @manaberita, Sabtu (24/7/2021). Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut telah disaksikan lebih dari 38 ribu kali.

"Dua polisi ini pun meminta maaf atas kesalahannya," tulis @manaberita pada caption Instagram pribadinya seperti dikutip Suara.com.

Dalam video, dua polisi itu meminta maaf secara terbuka atas sikap mereka yang dinilai menghina pekerjaan tukang sapu.

Mereka mengakui membuat video terebut untuk koleksi pribadi saja, dan tidak berniat menyindir orang lain.

"Saya minta maaf atas video yang telah kami perbuat. Kami tidak bermaksud menyindir instansi terkait. Saya mohon maaf," kata satu dari dua polisi dalam video tersebut.

Viral Oknum Polisi Dihukum Koprol Siang Bolong Buntut Hina Tukang Sapu Jalanan. (Instagram/@manaberita)
Viral Oknum Polisi Dihukum Koprol Siang Bolong Buntut Hina Tukang Sapu Jalanan. (Instagram/@manaberita)

Tak cuma minta maaf, kedua polisi itu juga harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dihukum melakukan koprol di tengah panas terik luar ruangan.

Terlihat, kedua oknum polisi itu harus berguling-guling di halaman yang terbuat dari aspal. Mereka menuaikan hukuman mereka di saat siang bolong dengan dipantau atasan.

"Itu dia dapat tindakan. Aduh, adik-adik kau mau begitukah?" kata seorang yang merekam dua anggota polisi itu saat dihukum.

Sebelumnya, kedua polisi ini membuat video yang menghina profesi tukang sapu jalanan. Seorang di antaranya melontarkan kalimat merendahkan itu, sementara temannya yang merekam.

Polisi itu tampak membanggakan gelar pendidikannya. Namun, ia tiba-tiba merendahkan profesi tukang sapu jalanan yang dianggap tidak bisa menyelesaikan jenjang pendidikan.

"Mau online-lah atau apalah, yang penting selesai pendidikan itu, tak tenteng-tenteng sapu, sapu-sapu jalan. Pasukan kuning kah?"

Viral Oknum Polisi Dihukum Koprol Siang Bolong Buntut Hina Tukang Sapu Jalanan. (Instagram/@manaberita)
Viral Oknum Polisi Dihukum Koprol Siang Bolong Buntut Hina Tukang Sapu Jalanan. (Instagram/@manaberita)

Sontak, sikap sombong polisi itu menuai hujatan dari warganet. Mereka menuliskan beragam komentar kecaman saat melihat video pernyataan merendahkan polisi terhadap profesi tukang sapu jalanan.

"Yaelah lu masuk Akpol juga bapak lu noh jual tanah ampe nguli," hujat warganet.

"Aduh sombong amat belum tentu profesi yang dibanggakan akan membawa berkah dunia akhirat," tegur warganet.

"Pekerjaan model gini yang bangga cuma orang tua dan mertua kalau dah nikah. Kalau sama orang lain kena caci maki lo kalau macam-macam," kecam warganet.

"Baru jadi bintara udah kayak gitu. Langsung kenal mental komandan," sahut warganet.

"Copot terus suruh kerja jadi tim orens, biar tahu hargai profesi," saran yang lain.

"Jadi pelajaran untuk orang lain agar bisa menjaga lisan dan tidak merendahkan profesi orang lain," pesan warganet bijak.

Video yang viral di Instagram ini bisa disaksikan di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Viral Pasien Covid-19 Dikeroyok Orang Sekampung karena Ingin Isoman, Benarkah?

CEK FAKTA: Viral Pasien Covid-19 Dikeroyok Orang Sekampung karena Ingin Isoman, Benarkah?

News | Sabtu, 24 Juli 2021 | 20:25 WIB

Antre Oksigen dari Pagi, Tangis Pria Pecah Usai Telepon Berdering: Sudah Terlambat...

Antre Oksigen dari Pagi, Tangis Pria Pecah Usai Telepon Berdering: Sudah Terlambat...

News | Sabtu, 24 Juli 2021 | 19:56 WIB

Mager, Aksi Sopir Buka Pagar dan Parkir Tanpa Turun dari Mobil Bikin Melongo

Mager, Aksi Sopir Buka Pagar dan Parkir Tanpa Turun dari Mobil Bikin Melongo

News | Sabtu, 24 Juli 2021 | 18:52 WIB

Viral Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Tak Ada Nakes Satu pun, Oksigen Suruh Ganti Sendiri

Viral Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Tak Ada Nakes Satu pun, Oksigen Suruh Ganti Sendiri

News | Sabtu, 24 Juli 2021 | 17:49 WIB

Viral Pria Minta Maaf Tantang TNI, Wajah Babak Belur Disorot: Mirip Doraemon

Viral Pria Minta Maaf Tantang TNI, Wajah Babak Belur Disorot: Mirip Doraemon

News | Sabtu, 24 Juli 2021 | 16:43 WIB

Viral Bocah Sembuh Covid-19 Ogah Pulang dari Wisma Atlet, Alasannya Bikin Haru

Viral Bocah Sembuh Covid-19 Ogah Pulang dari Wisma Atlet, Alasannya Bikin Haru

News | Sabtu, 24 Juli 2021 | 15:53 WIB

Terkini

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:25 WIB