alexametrics

Tembus 5.000 Aset! Untuk Pertama Kali Vatikan Ungkap Kekayaan Properti di Seluruh Dunia

Bangun Santoso
Tembus 5.000 Aset! Untuk Pertama Kali Vatikan Ungkap Kekayaan Properti di Seluruh Dunia
Ilustrasi pusat kota Vatikan (Shutterstock).

Jumlah itu tidak termasuk kedutaan-kedutaan besar di seluruh dunia

Pada Selasa, pengadilan terhadap 10 orang yang terlibat pembelian gedung itu, termasuk seorang kardinal terkemuka, mulai digelar. Mereka didakwa atas kejahatan keuangan, termasuk penggelapan, pencucian uang, penipuan, pemerasan, dan penyalahgunaan jabatan.

Pastor Juan Antonio Guerrero, kepala Sekretariat Ekonomi Vatikan (SPE), mengatakan kepada situs resmi Vatican News bahwa gedung itu akan segera dijual.

Dia mengatakan pengadilan itu akan menjadi "titik balik" kredibilitas Vatikan dalam urusan ekonomi dan kejadian serupa tidak akan terulang lagi berkat tindakan yang telah mereka ambil.

Tahun lalu, Paus Fransiskus mencabut kendali Sekretariat Negara atas dana mereka dan mengalihkannya ke APSA dengan pengawasan SPE.

Baca Juga: Tuai Kritik, Baju Seksi Kim Kardashian saat Kunjungi Vatikan Ternyata Penuh Makna

Laporan terpisah tentang keuangan konsolidasi Takhta Suci pada Sabtu mengungkap kerugian 64,8 juta euro (sekitar Rp1,1 triliun) pada 2020, turun dari defisit 79,2 juta euro pada 2019.

Anggaran Takhta Suci mencakup pengelola pusat Gereja Katolik Roma, dikenal sebagai Curia, yang mengawasi pemerintahan dari 1,3 miliar anggota Gereja di seluruh dunia, perwakilan diplomatik global, dan pengoperasian media.

Kota Vatikan, termasuk Museum Vatikan dan bank Vatikan, memiliki anggaran yang terpisah.

Untuk menutup defisit 2020, sekitar 50 juta euro diambil dari Peter's Pence, dana sumbangan untuk membantu paus menjalankan tugas Gereja di seluruh dunia.

Pandemi COVID-19 menghantam pendapatan Vatikan pada 2020.

Baca Juga: CEK FAKTA: Pembukaan Misa Minggu di Vatikan Pakai Lagu Berbahasa Indonesia?

Basilika Santo Petrus dan Museum Vatikan sering ditutup atau dibuka sebagian pada tahun 2020.

Komentar