alexametrics

Coreng Kandidat Capres, Dalih PDIP Polisikan Coretan Open BO di Baliho Puan Maharani?

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah
Coreng Kandidat Capres, Dalih PDIP Polisikan Coretan Open BO di Baliho Puan Maharani?
Baliho bergambar Ketua DPR RI Puan Maharani di Kantor DPC PDIP Kabupaten Blitar, Jawa Timur menjadi korban aksi vandalisme, dengan tulisan 'Open BO' menggunakan cat semprot berwarna hitam. [dokumentasi]

"Bisa saja itu soal harga diri partai dan Puan sebagai capres. Jadi aksi vandalisme tersebut bagi PDIP tak bisa ditolerir..."

Suara.com - Baliho bergambar Ketua DPR RI Puan Maharani di Kantor DPC PDIP Kabupaten Blitar, Jawa Timur menjadi korban aksi vandalisme, dengan tulisan 'Open BO' menggunakan cat semprot berwarna hitam. Atas kejadian tersebut pun PDIP sudah melapor ke polisi.

Kemudian muncul pertanyaan, mengapa PDIP sebegitu geram atau bawa perasaan alias baper sampai-sampai aksi vandalisme ini berujung laporan polisi.

Menanggapi hal itu, pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin, menilai semua dilakukan PDIP tersebut untuk harga diri Puan sebagai kandidat calon presiden untuk Pilpres 2024 mendatang.

"Bisa saja itu soal harga diri partai dan Puan sebagai capres. Jadi aksi vandalisme tersebut bagi PDIP tak bisa ditolerir," kata Ujang saat dihubungi Suara.com, Senin (26/7/2021).

Baca Juga: Baliho Puan Maharani Ditulisi 'Open BO', Politisi PDIP: Vandalisme Picisan!

Ujang mengatakan, jika PDIP hanya berdiam diri saja tak memperkarakan aksi vandalisme tersebut ke polisi bisa berakibat masalah besar ke depan. Belum lagi kekhawatiran adanya aksi susulan.

"Aksi vandalisme tersebut jika dibiarkan maka akan semakin besar dan mungkin akan masif terjadi di banyak daerah lain. Untuk mengantisipasi hal tersebut, makanya PDIP lapor ke polisi," tuturnya.

Selain itu, menurut Ujang langkah PDIP mempolisikan aksi vandalisme tersebut untuk menghindari tercorengnya nama besar partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut. Jika sudah tercoreng Puan diprediksi akan sulit bergerak.

Lebih lanjut, ketika ditanya apakah aksi vandalisme ini dilakukan karena sosok Puan sebagai Ketua DPR RI atau kandidat capres, Ujang menyebut aksi tersebut diduga karena Puan untuk 2024.

"Aksi ini dilakukan lebih pada sosok Puan yang ingin maju di Pilpres 2024," tandasnya.

Baca Juga: Viral Siswa Pakai Background PDIP saat Rapat Online, Warganet: Kader Sejak Dini

Baliho 'Open Bo'

Komentar