Bentuk Tembok Setinggi 100 Meter, Badai Pasir Sapu Kota di China Ini

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:52 WIB
Bentuk Tembok Setinggi 100 Meter, Badai Pasir Sapu Kota di China Ini
Badai pasir yang menerjang kota Dunhuang, China pada Minggu (25/7/2021).[Twitter]

Suara.com - Badai pasir dahsyat menyapu Dunhuang, sebuah kota yang terletak di dekat gurun Gobi, China, pada Minggu (25/7/2021) hingga membuat seluruh penjuru gelap.

Menyadur Straits Times Selasa (27/7/2021) badai pasir tersebut membentuk dinding yang tingginya diperkirakan mencapai 100 meter hingga menelan salah satu kota di China itu.

Kota yang juga sebagai destinasi wisata sejarah dan sebagai pos terdepan Jalur Sutra China, seakan menghilang tertelan badai pasir pada Minggu (25/7).

Seorang warga yang berada di lokasi kejadian, yang diketahui bermarga Zhang, mengatakan kepada Jimu News bahwa badai pasir datang tiba-tiba dan menyapu kota dalam lima menit.

"Saya tidak bisa melihat matahari," katanya. Ia juga mengungkapkan jika belum pernah menjumpai badai pasir sebesar itu dalam beberapa tahun terakhir.

"Awalnya saya diselimuti debu kuning karena badai pasir, lalu berubah menjadi merah dan akhirnya hitam." sambungnya.

Video detik-detik badai pasir dahsyat itu menghantam kota langsung beredar di media sosial. Banyak warganet yang tercengang dengan kejadian itu.

Di salah satu video yang beredar terlihat kondisi awalnya baik saja-saja, masih terlihat jelas bangunan dan awan yang berwarna biru.

Tiba-tiba datang badai pasir berwarna kuning yang sangat tinggi. Bahkan, gedung yang terlihat di video itu langsung menghilang diselimuti badai pasir.

baca juga

Di video lain, terlihat petugas mengimbau kepada pengendara untuk berhati-hati karena jarak pandang yang sangat terbatas akibat badai pasir.

Dikutip dari ABC News, polisi memberlakukan buka tutup di gerbang tol dan mengarahkan pengendara untuk berhenti di rest area terdekat.

Akibat badai pasir tersebut, lalu lintas macet dan lebih dari 400 penerbangan dari dua bandara utama dibatalkan.

Kantor berita pemerintah China News Service mengungkapkan bahwa badai pasir biasa terjadi di kota itu setiap musim semi, tetapi jarang muncul saat musim panas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Gudang Senjata di China Meledak karena Kebakaran Pagi Ini?

CEK FAKTA: Gudang Senjata di China Meledak karena Kebakaran Pagi Ini?

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 15:54 WIB

Covid-19 Varian Delta Terkonfirmasi Masuk China

Covid-19 Varian Delta Terkonfirmasi Masuk China

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 13:18 WIB

Peneliti China: Vaksin Sinovac Melemah Dalam 6 Bulan, Perlu Injeksi Vaksin Ketiga

Peneliti China: Vaksin Sinovac Melemah Dalam 6 Bulan, Perlu Injeksi Vaksin Ketiga

Batam | Selasa, 27 Juli 2021 | 10:53 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×