Gara-gara Kotoran Anjing, Kakek-kakek di Cengkareng Tewas Dianiaya Tetangga

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 27 Juli 2021 | 19:01 WIB
Gara-gara Kotoran Anjing, Kakek-kakek di Cengkareng Tewas Dianiaya Tetangga
Pria paruh baya tewas dianiaya tetangganya di Duri Kosambi, Jakbar gara-gara perkara kotoran anjing. (tangkapan layar/Instagram)

Suara.com - Seorang pria paru baya berinisial AH (59) meninggal dunia, usai dipukul oleh tetangganya berinisial JA karena diduga cekcok gara-gara kotoran anjing. Peristiwa terjadi di Perum Duri Kosambi Baru, Cengkareng Jakarta Barat, Sabtu (24/7/2021) lalu. 

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Bintang mengatakan, peristiwa berawal saat anak korban membawa anjing peliharaannya berkeliling kompleks. 

“Terus anjing kelepas buang kotoran di depan rumah pelaku,” ujar Bintang saat dihubungi wartawan, Selasa (27/7/2021). 

Melihat ada kotoran anjing di depan rumahnya, pelaku langsung memarahi anak korban, sambil menantang meminta korban AH untuk menemuinya. 

“Pelaku bawa-bawa bapaknya (korban), ‘bawa bapakmu ke sini.’  Dia (anak) bawa bapaknya. (Korban datang), mungkin bapaknya enggak terima kalau anaknya dimarahi,” jelas Bintang. 

Pada saat itu adu mulut antara pelaku dengan korban terjadi dan kemudian berujung pemukulan. 

“Cekcok di situ, akhirnya (pelaku) dipukul di bagian pipi (korban),” ujar Bintang. 

Peristiwa pemukulan itu sempat disaksikan beberapa tetangga dan anak korban. Kekinian para tetangganya telah dijadikan saksi. Setelah mendapat pukulan, korban langsung terkapar di tanah. Korban sempat dilarikan ke sebuah rumah sakit. Namun, sekitar pukul 21.00 WIB meninggal dunia. 

Diduga korban meninggal, karena kepalannya  terbentur ke tanah usai mendapatkan beberapa pukulan dari pelaku. 

baca juga

“Dipukul jatuh, kemungkinan besar kepala terbentur,” jelas Bintang.

Kekinian kasus ini masih dalam proses penyelidikan kepolisian. Pelaku telah ditangkap di rumahnya. Tetangga korban  yang melihat peristiwa tersebut telah diperiksa sebagai saksi.

Sebelumnya peristiwa ini viral di media sosial, setelah diunggah akun instagram @christian_joshuapale.

Dalam unggahannya terlihat korban terkapar di tanah sambil didampingi seorang perempuan yang diduga anaknya. 

“PEMILIK ANJING POODLE MENINGGAL DUNIA SETELAH DIANIAYA OLEH OKNUM TETANGGANYA," tulis akun @christian_joshuapale yang dikutip Suara.com pada Selasa (27/7/2021). 

Di samping itu, terdapat pula foto yang memperlihatkan terduga  pelaku menunjuk-nunjuk korban. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Injak-injak Al Quran, Perempuan Bakar Bendera Merah Putih: Papua Itu Bukan Teroris

Injak-injak Al Quran, Perempuan Bakar Bendera Merah Putih: Papua Itu Bukan Teroris

Kalbar | Rabu, 30 Juni 2021 | 08:05 WIB

Viral Video Perempuan Injak-injak Al Quran: Terbuat dari Kotoran Anjing

Viral Video Perempuan Injak-injak Al Quran: Terbuat dari Kotoran Anjing

Bali | Selasa, 29 Juni 2021 | 14:01 WIB

Kamar Rawat Penuh, Pasien Covid-19 Antre di Luar IGD RSUD Cengkareng

Kamar Rawat Penuh, Pasien Covid-19 Antre di Luar IGD RSUD Cengkareng

Foto | Rabu, 23 Juni 2021 | 13:43 WIB

Terinspirasi BTS Meal, Aksi Sultan Cengkareng Bagi-bagi BTF Sembako Satu Bus Viral

Terinspirasi BTS Meal, Aksi Sultan Cengkareng Bagi-bagi BTF Sembako Satu Bus Viral

News | Minggu, 20 Juni 2021 | 17:33 WIB

Terkini

KY Siap Usut Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim yang Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara

KY Siap Usut Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim yang Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:09 WIB

92 WN Tiongkok Pelaku Penipuan Investasi Dideportasi, Dicekal Masuk Indonesia Seumur Hidup

92 WN Tiongkok Pelaku Penipuan Investasi Dideportasi, Dicekal Masuk Indonesia Seumur Hidup

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:09 WIB

Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi

Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:05 WIB

Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi

Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:02 WIB

Bongkar Penembak Ibu Hamil di Papua, Yusril Beri 'Lampu Hijau' Komnas HAM Lakukan Investigasi

Bongkar Penembak Ibu Hamil di Papua, Yusril Beri 'Lampu Hijau' Komnas HAM Lakukan Investigasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:59 WIB

Sahroni Sentil Polisi Soal Pemotor Ninja 'Sok Jago': Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak

Sahroni Sentil Polisi Soal Pemotor Ninja 'Sok Jago': Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:55 WIB

Survei IndexMundi Sebut Polri Korup, Boni Hargens Ungkap Kelemahan Metodologi dan Bias Data

Survei IndexMundi Sebut Polri Korup, Boni Hargens Ungkap Kelemahan Metodologi dan Bias Data

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:48 WIB

Geger! Pria di Jagakarsa Pukul Orang Secara Acak Karena 'Bisikan', Polisi: Dia Positif Sabu

Geger! Pria di Jagakarsa Pukul Orang Secara Acak Karena 'Bisikan', Polisi: Dia Positif Sabu

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:37 WIB

Komisi Yudisial Mulai Pelajari Laporan Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim Kasus Nadiem Makarim

Komisi Yudisial Mulai Pelajari Laporan Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim Kasus Nadiem Makarim

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:32 WIB

Dugaan Manipulasi Fakta Sidang hingga Ketiduran, Empat Hakim yang Vonis Nadiem Dilaporkan ke KY

Dugaan Manipulasi Fakta Sidang hingga Ketiduran, Empat Hakim yang Vonis Nadiem Dilaporkan ke KY

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:25 WIB

×