Marah akibat Diganggu saat Migrasi, Seekor Gajah di India Injak Warga hingga Tewas

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 28 Juli 2021 | 21:56 WIB
Marah akibat Diganggu saat Migrasi, Seekor Gajah di India Injak Warga hingga Tewas
Detik-detik seorang pria di India tewas diinjak gajah yang marah setelah diganggu warga.[TAHIR IBN MANZOOR via The Sun]

Suara.com - Seorang pria di India tewas diinjak-injak seekor gajah yang sedang bermigrasi setelah kawanannya diganggu oleh warga yang sedang lewat.

Menyadur The Sun Rabu (28/7/2021) insiden tersebut terjadi di kebun teh yang terletak di negara bagian Assam, India.

Insiden mengerikan tersebut direkam oleh seorang warga yang ada di sekitar tempat kejadian. Dalam video itu terlihat sekawanan gajah sedang menyeberang jalan.

Saat kawanan gajah itu menyeberang, kerumunan warga yang ada sekitarnya tampak berteriak, memukul aspal, bahkan ada yang mengganggunya dengan membunyikan klakson.

Tiba-tiba seekor gajah berbelok dan berlari ke arah warga yang coba mengganggunya. Pada saat itu, ada seorang pria yang terjatuh saat hendak melarikan diri.

Melihat pria itu terjatuh, gajah itu langsung menghampiri dan menginjak-injaknya hingga tak sadarkan diri.

Melihat pria tersebut tak sadarkan diri, gajah tersebut kemudian berlari kembali ke kawanannya. Warga yang ada di sekitar pria tersebut tampak panik.

Pria itu diketahui bernama Pascal Munda, ia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sipil Golaghat dan kemudian dinyatakan meninggal.

Polisi yang menyelidiki insiden itu sedang mencari tahu apakah Pascal termasuk orang yang mengganggu kawanan gajah itu.

baca juga

"Sungguh menyedihkan melihat para pekerja dan orang yang lewat mengganggu gajah itu. Mereka menjadi gelisah setelah mereka kesal dan dalam kasus ini, sayangnya, itu terjadi." jelas Vikas Kumar, seorang ahli gajah India.

Setidaknya 100 orang di India terbunuh setiap tahun akibat serangan gajah.

WWF melaporkan jika salah satu penyebab terjadi konflik itu adalah kedekatan antara gajah dan penduduk desa. Konflik itu sering terjadi ketika kawanan gajah sedang migrasi atau mencari makanan.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan India Parimal Suklabaidya mengatakan pemerintah negara bagian Assam telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah terjadinya konflik antara manusia dan gajah di wilayah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Brakkk! Kecelakaan Truk Hantam Bus Tingkat, 18 Orang Tewas

Brakkk! Kecelakaan Truk Hantam Bus Tingkat, 18 Orang Tewas

News | Rabu, 28 Juli 2021 | 14:20 WIB

Karhutla di Perbatasan Kawasan Lindung, Puluhan Gajah Sumatera Dievakuasi

Karhutla di Perbatasan Kawasan Lindung, Puluhan Gajah Sumatera Dievakuasi

Sumsel | Rabu, 28 Juli 2021 | 13:46 WIB

Pria Ini Menikahi Wanita yang Ia Perkosa Lalu Membunuhnya

Pria Ini Menikahi Wanita yang Ia Perkosa Lalu Membunuhnya

News | Rabu, 28 Juli 2021 | 13:44 WIB

Terkini

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

×