alexametrics

Laptop Kemendikbud Rp 10 Juta per Unit, Fadli Zon: Jangan Cari Untung saat Pandemi

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara
Laptop Kemendikbud Rp 10 Juta per Unit, Fadli Zon: Jangan Cari Untung saat Pandemi
Ilustrasi Laptop (Pixabay)

Menurut Fadli Zon, harga laptop tersebut tidak sampai Rp 10 juta, hanya sekitar Rp 4 jutaan saja

Suara.com - Anggota DPR RI Fadli Zon mengkritik anggaran laptop untuk pelajar yang digelontorkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Pasalnya, anggaran laptop pelajar tersebut mencapai RP 10 juta per unitnya.

Melalui akun Twitter @fadlizon, Fadli menilai anggaran sebesar Rp 10 juta per unit tersebut terlalu mahal.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu meminta agar pemerintah tidak mencari untuk di tengah kesulitan pandemi Covid-19.

"Laptop pelajar Rp 10 juta itu kemahalan. Jangan keterlaluan cari untung di tengah kesulitan pandemi Covid-19 ini," kata Fadli Zon seperti dikutip Suara.com, Sabtu (31/7/2021).

Baca Juga: Dijamin Anti Lag, Begini Cara Mudah Main Mobile Legends di Laptop

Fadli Zon mengaku telah menanyakan harga komputer ke penjual komputer langganannya.

Dari hasil wawancara itu, laptop dengan spesifikasi seperti yang dikeluarkan Kemendikbudristek dibanderol dengan harga kisaran Rp 4 hingga 5 juta saja.

"Saya tanya orang langganan beli komputer, taksirannya dengan spesifikasi itu paling harganya Rp 4-5 juta, sekitar Rp 4 juta," ungkapnya.

Bahkan, harganya justru lebih murah sebelum pandemi Covid-19, yakni hanya sebesar Rp 3 juta.

"Kalau sebelum pandemi harganya Rp 3 juta," imbuhnya.

Baca Juga: Mengapa Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 di Daerah Masih Rendah?

Fadli Zon sebut laptop dari Kemendikbudristek kemahalan (Twitter)
Fadli Zon sebut laptop dari Kemendikbudristek kemahalan (Twitter)

Spesifikasi Laptop Kemendikbudristek

Komentar