Fungsi Bansos di Indonesia Disebut Lebih ke Kepentingan Politik Kekuasaan

Dwi Bowo Raharjo | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Sabtu, 31 Juli 2021 | 15:45 WIB
Fungsi Bansos di Indonesia Disebut Lebih ke Kepentingan Politik Kekuasaan
Ilustrasi Bansos Covid-19. [Antara/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Fungsi bantuan sosial (bansos) di Indonesia disebut lebih menguat pada kepentingan kekuasaan politik. Hal ini disampaikan Dinna Prapto Raharja, selaku Founder Synergy Policies.

Menurutnya ada tiga fungsi bansos, pertama sosial ekonomi, yakni mencegah masyarakat agar tidak jatuh ke jurang kemiskinan.

Kedua fungsi ekonomi, untuk menjaga daya beli masyarakat sehingga perekonomian terus berputar. Kemudian ketiga fungsi sosial politik, mencegah adanya kelompok rentan.

“Secara desain yang saya perhatikan, justru fungsi yang tiga ini lebih banyak di dominasi fungsi politik. Lebih untuk mencari popularitas,” kata Dinna lewat video diskusi daring, Sabtu (31/7/2021).

Dinna menuturkan, pada fungsi sosial politik pejabat negara lebih ingin menunjukkan pemerintahannya lebih banyak menyalurkan bansos.

“Nah itu suatu yang menunjukkan ini lho di era saya, kasih bantuan sosial. Bahkan jor-joran lho ya. Di era saya, saya memberi lebih banyak nih, bentuknya macam-macam. Duitnya lebih besar di era sebelumnya,” ujarnya

“Jadi yang dilihat itu bukan target grupnya sebenarnya. Jadi secara desain perspektif sudah tidak lengkap,” kata Dinna menambahkan.

Di samping itu, menyoroti kasus pungutan liar yang masih terjadi saat proses penyalurannya, Dinna menilai ada desain yang belum dievaluasi secara tuntas.

“Kalau kita bicara sampai ke level budaya misalnya, kita lihat dulu desainnya seperti apa. Kalau melanggengkan budaya yang seperti itu (pungutan liar) bahkan makin kuat dan menjamur, nah itu berarti serius betul, itu masalah desain belum pernah diperbaiki,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Varian Delta Gampang Menular, dan 4 Cara Mencegah Penularan

Penyebab Varian Delta Gampang Menular, dan 4 Cara Mencegah Penularan

Health | Sabtu, 31 Juli 2021 | 15:06 WIB

Studi: Covid-19 Parah Mungkin Bisa Memicu Masalah Kesehatan Kognitif

Studi: Covid-19 Parah Mungkin Bisa Memicu Masalah Kesehatan Kognitif

Health | Sabtu, 31 Juli 2021 | 14:25 WIB

Sebut Pemerintah Invest Covid-19 dan Paksa Suntik Vaksin, Warga Dipersulit Jika Menolak

Sebut Pemerintah Invest Covid-19 dan Paksa Suntik Vaksin, Warga Dipersulit Jika Menolak

Banten | Sabtu, 31 Juli 2021 | 11:18 WIB

WHO: Varian Delta Tidak Secara Khusus Menyerang Anak-Anak

WHO: Varian Delta Tidak Secara Khusus Menyerang Anak-Anak

Health | Sabtu, 31 Juli 2021 | 11:10 WIB

Terkini

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:34 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:21 WIB

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB