Langka, Bayi di Israel Lahir dalam Kondisi Mengandung

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 02 Agustus 2021 | 20:49 WIB
Langka, Bayi di Israel Lahir dalam Kondisi Mengandung
Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock).

Suara.com - Seorang bayi di Israel mengejutkan dokter karena lahir dalam kondisi mengandung janin yang seharusnya menjadi kembarannya di dalam perut.

Menyadur New York Post Senin (02/08), peristiwa langka yang terjadi di Assuta Medical Center di Ashdod ini disebut fetus in fetu dalam istilah medis.

"Kami terkejut mengetahui bahwa itu adalah embrio," ujar ahli neonatologi Omer Globus pada Times of Israel.

Dokter pertama kali menyadari ada sesuatu yang aneh saat melakukan USG akhir kehamilan pada ibu, dimana mereka melihat bahwa perut janin membesar.

Setelah bayi lahir, petugas medis melakukan rontgen dan tes lain pada bayi yang baru lahir dan memastikan bayi itu memang menyimpan 'roti lain di ovennya sendiri'.

Ilustrasi bayi (Unsplash/Liane)
Ilustrasi bayi (Unsplash/Liane)

Menurut Globus, bayi kedua bukanlah janin yang sepenuhnya terbentuk, melainkan embrio yang berkembang sebagian dengan beberapa tulang dan jantung.

Bayi tersebut menderita fetus in fetu yang berarti janin di dalam janin, suatu kondisi di mana bayi sehat mengembangkan kembaran abnormal di dalam perutnya.

Penyakit ini sangat langka, hanya mempengaruhi sekitar 1 dari 500.000 kelahiran.

Tidak jelas apa yang menyebabkan kelangkaan embrio. Namun, para ilmuwan percaya bahwa plus-satu prenatal adalah kembar parasit yang terbentuk ketika satu janin diserap oleh janin lain selama kehamilan kembar identik.

baca juga

“Itu terjadi sebagai bagian dari proses perkembangan janin ketika ada rongga yang menutup selama perkembangan dan salah satu embrio memasuki ruang seperti itu,” jelas Globus.

"Janin di dalam berkembang sebagian tetapi tidak hidup dan tetap di sana." Untungnya, dokter berhasil mengeluarkan embrio, dan bayi perempuan yang baru lahir diharapkan pulih sepenuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Koin Emas Anglo-Saxon Langka Ditemukan, Senilai Rp 4 Miliar

Koin Emas Anglo-Saxon Langka Ditemukan, Senilai Rp 4 Miliar

Tekno | Senin, 02 Agustus 2021 | 13:38 WIB

Momen Langka, Medali Emas Lompat Tinggi Olimpiade Tokyo Jadi Milik Berdua

Momen Langka, Medali Emas Lompat Tinggi Olimpiade Tokyo Jadi Milik Berdua

Your Say | Senin, 02 Agustus 2021 | 06:13 WIB

Kasus Fetus In Fetu, Ketika Bayi Mengandung Kembarannya Sendiri di Rahim

Kasus Fetus In Fetu, Ketika Bayi Mengandung Kembarannya Sendiri di Rahim

Health | Rabu, 27 November 2019 | 15:38 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×