Kebakaran hutan Turki Masuki Hari ke-6, 10.000 Orang Dievakuasi

Dythia Novianty | Suara.com

Selasa, 03 Agustus 2021 | 05:39 WIB
Kebakaran hutan Turki Masuki Hari ke-6, 10.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran hebat di Turki. [Ilyas Akengin/AFP]

Suara.com - Memasuki hari keenam, petugas pemadam kebakaran Turki berjuang pada Senin (2/8/2021) untuk mengendalikan kobaran api di hutan.

Dipicu oleh angin kencang dan suhu yang menyengat, kebakaran dimulai pada Rabu lalu telah menewaskan delapan orang.

Penduduk dan turis telah melarikan diri dari resort dengan kapal kecil atau konvoi mobil dan truk.

Banyak penduduk desa kehilangan rumah dan hewan ternak mereka dan mengalami kesulitan bernapas di tengah asap tebal.

Secara keseluruhan, sekitar 10.000 orang telah dievakuasi di provinsi Mugla saja, kata Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu, Senin.

Selcuk Sanli telah kehilangan dua ekor sapinya, memasukkan barang-barang keluarganya ke dalam mobil dan melarikan diri dari rumahnya ketika api mendekati desanya, di dekat resor pantai Bodrum di Turki.

Dia kembali memeriksa rumahnya pada Senin kemarin di Bozalan dan api masih berkobar.

"Properti adalah bagian penting dari kehidupan tetapi kehidupan itu sendiri yang diutamakan," katanya sambil bersiap untuk pergi lagi.

Menteri Pertanian dan Kehutanan Bekir Pakdemirli mengatakan, kru masih menangani tujuh kebakaran di provinsi pesisir Antalya dan Mugla yang merupakan kawasan wisata populer.

Kebakaran aktif lainnya terjadi di Isparta, 236 mil timur laut dan di provinsi Denizli di barat daya Turki.

Kebakaran lain di Tunceli, di tenggara Turki, dapat dipadamkan pada Senin, kata menteri itu dilansir dari New York Post, Selasa (3/8/2021).

Secara keseluruhan, 129 kebakaran yang terjadi di lebih dari 30 provinsi sejak Rabu telah berhasil dipadamkan.

“Kami akan melalui hari-hari ketika panas di atas 104 derajat Fahrenheit, di mana angin kencang dan kelembaban sangat rendah. Kami berjuang di bawah kondisi yang sulit seperti itu,” kata Pakdemirli.

Di Bozalan, Esra Sanli terisak sambil menunjuk api yang berkobar di dekat desa.

“Tidak ada pesawat, tidak ada helikopter, tidak ada jalan. Bagaimana ini akan dipadamkan? Bagaimana?" dia berkata.

Mobil pemadam kebakaran, dengan sirene menyala, melaju ke arah Bozalan, sementara penduduk desa terlihat menggiring sapi menjauh dari daerah itu.

Pada hari Minggu, warga terpaksa mengungsi dari desa terdekat Cokertme saat api semakin dekat.
Beberapa naik perahu kecil dan yang lain ditinggalkan dengan mobil saat api semakin dekat adegan yang Ahmet Aras, walikota resor terdekat Bodrum, digambarkan sebagai "neraka."

Tindakan pencegahan diambil untuk melindungi dua pembangkit listrik termal di dekatnya.

Uni Eropa mengatakan membantu memobilisasi pesawat pemadam kebakaran dari Kroasia dan Spanyol untuk membantu Turki.

Pesawat dari Ukraina, Rusia, Azerbaijan dan Iran juga telah berusaha mengurangi kobaran api.
Spanyol mengatakan akan mengirim dua pesawat air dan satu pesawat angkut serta 27 tentara untuk membantu.

Pengumuman Uni Eropa menyusul tuduhan bahwa pemerintah Turki mengorbankan upaya pemadaman kebakaran dengan menolak bantuan dari negara-negara Barat.

Hal itu dibantah Pakdemirli, dengan mengatakan bahwa pemerintah hanya menolak tawaran pesawat yang kapasitas pembuangan airnya kurang dari 5 ton.

Sebanyak 16 pesawat, 51 helikopter dan lebih dari 5.000 personel sedang menangani kebakaran, katanya.

Di Marmaris, Walikota Mehmet Oktay mengatakan api masih menyala di dua lokasi dan diperkirakan 28.000 hektar hutan telah dibakar.

Pada hari Senin, api mencapai tepi desa Hisaronu, membakar sejumlah rumah dan menuruni lereng gunung menuju jalan ketika polisi mengevakuasi kru ambulans dan wartawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahaya! Kabut Asap Karhutla Mulai Selimuti Banjarbaru

Bahaya! Kabut Asap Karhutla Mulai Selimuti Banjarbaru

Jakarta | Jum'at, 30 Juli 2021 | 23:25 WIB

Potret Simge Akoz, Rekan Setim Zehra Gunes yang Tak Kalah Mempesona

Potret Simge Akoz, Rekan Setim Zehra Gunes yang Tak Kalah Mempesona

Sport | Jum'at, 30 Juli 2021 | 20:32 WIB

Karhutla di Dairi dan Karo, Puluhan Hektare Lahan Hangus Terbakar

Karhutla di Dairi dan Karo, Puluhan Hektare Lahan Hangus Terbakar

Sumut | Jum'at, 30 Juli 2021 | 18:53 WIB

Kebakaran di Turki Menewaskan 3 Orang, Berikut Ini Rinciannya

Kebakaran di Turki Menewaskan 3 Orang, Berikut Ini Rinciannya

Video | Jum'at, 30 Juli 2021 | 20:10 WIB

Kebakaran Hutan di Turki, Tagar #PrayForTurkey Bergema di Jagat Maya

Kebakaran Hutan di Turki, Tagar #PrayForTurkey Bergema di Jagat Maya

Video | Jum'at, 30 Juli 2021 | 17:13 WIB

Turki Dilanda Kebakaran Hebat, Pray For Turkey Menggema di Twitter

Turki Dilanda Kebakaran Hebat, Pray For Turkey Menggema di Twitter

Tekno | Jum'at, 30 Juli 2021 | 12:30 WIB

Terkini

Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati

Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati

News | Rabu, 22 April 2026 | 21:03 WIB

Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan

Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:58 WIB

Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi

Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:45 WIB

1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?

1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:38 WIB

Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi

Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:27 WIB

DPRD DKI Endus Pungli di Sekolah Swasta Gratis Jakarta, Minta Disdik Beri Sanksi Tegas

DPRD DKI Endus Pungli di Sekolah Swasta Gratis Jakarta, Minta Disdik Beri Sanksi Tegas

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:23 WIB

Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:17 WIB

Pastikan Garis Perjuangan Tak Menyimpang, YLBHI Diminta Transparan dan Akuntabel

Pastikan Garis Perjuangan Tak Menyimpang, YLBHI Diminta Transparan dan Akuntabel

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:05 WIB

Kolaborasi Antarlembaga, Kunci untuk Menjawab Kebutuhan Peserta

Kolaborasi Antarlembaga, Kunci untuk Menjawab Kebutuhan Peserta

News | Rabu, 22 April 2026 | 20:02 WIB

Janji Prabowo Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia Usai Temui Carmen H2H di Seoul

Janji Prabowo Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia Usai Temui Carmen H2H di Seoul

News | Rabu, 22 April 2026 | 19:58 WIB