Banyak Usia Muda Tularkan Covid-19 di Australia, Tapi Sulit Ikut Vaksinasi

Arsito Hidayatullah, ABC

Rabu, 04 Agustus 2021 | 18:12 WIB
Banyak Usia Muda Tularkan Covid-19 di Australia, Tapi Sulit Ikut Vaksinasi
Ilustrasi. Warga muda di Australia mengantre ikut program vaksinasi Covid-19. [AAP/Mike Tsikas via ABC News]

Suara.com - Seiring dengan semakin banyaknya warga usia menengah dan lanjut yang sudah divaksinasi di Australia, sekarang warga usia muda lebih berpotensi menyebarkan virus COVID-19 sehingga vaksinasi untuk mereka perlu dipercepat.

Namun, dengan antrean yang sudah panjang sampai beberapa bulan ke depan, para pakar mengatakan perubahan kebijakan perlu dilakukan dengan hati-hati supaya tidak menimbulkan 'kebingungan dan kekecewaan".

Sebuah model yang dibuat oleh Doherty Institute yang sekarang digunakan oleh Kabinet Nasional di Australia sebagai panduan selama pandemi menunjukkan bahwa vaksinasi terhadap mereka yang berusia 18-39 tahun akan mengurangi angka penularan.

Dan oleh sebab itu semua warga dalam semua kelompok umur akan terlindungi.

Direktur epidemiologi Doherty, Jodie McVernon mengatakan pemodelan yang mereka buat didasarkan pada data bahwa varian Delta menyebar lebih cepat, dan meski warga senior lebih berat dalam gejala COVID, warga lebih mudalah yang lebih banyak menyebarkan virus.

"Kelompok usia 20-29 tahun adalah kelompok penyebar tertinggi," katanya.

"Yang kami usulkan sekarang ini adalah perubahan strategi dalam usaha memaksimalisasi manfaat program di seluruh kelompok usia dalam masyarakat."

Apa yang disampaikan oleh Doherty Institute didukung oleh Kepala Program Epidemiologi Deakin University di Melbourne,  Catherine Bennett, yang mengatakan pihak berwenang perlu melakukan penyesuaian dalam program vaksinasi karena adanya varian Delta, yang menyebar dengan cara berbeda dengan varian sebelumnya.

Di negara bagian New South Wales, 79 orang yang berusia antara 18-49 tahun dirawat di rumah sakit karena COVID-19 sejak gelombang penularan di awal Juni.

baca juga

"Di NSW kita melihat adanya perubahan besar, dengan 40 persen dari mereka yang dirawat di rumah sakit berusia di bawah 55 tahun," kata Professor Bennett.

Pemerintah federal Australia mengatakan sedang mempertimbangkan program vaksinasi bagi orang-orang yang berusia 30-39 tahun di awal September dan mereka yang berusia 16-29 tahun di awal Oktober.

Beberapa negara bagian di Australia sudah mulai memvaksinasi warga yang berusia lebih muda dalam beberapa bulan terakhir, dan vaksin AstraZeneca juga tersedia bagi mereka yang berusia di bawah 60 tahun bila mereka dianggap layak setelah berkonsultasi dengan dokter mereka.

Mereka yang berusia di atas 18 tahun di kawasan Metropolitan Sydney sudah disarankan untuk mendapatkan vaksin apa saja termasuk AstraZeneca karena meningkatnya kasus di sana belakangan ini.

Namun beberapa warga muda yang berusaha mendapatkan vaksin punya pengalaman yang berbeda-beda, ada yang bisa langsung divaksinasi, tetapi yang lain ditolak ketika mendaftar.

Warga Sydney, Jake Wheeler, masuk dalam kategori terlalu muda untuk mendapatkan vaksin Pfizer namun pemuda berusia 29 tahun tersebut mendengar adanya dosis berlebih yang tidak digunakan sehingga dia kemudian mencoba mendaftar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertama di Dunia, Remaja Australia Ini Meninggal karena Gigitan Kutu

Pertama di Dunia, Remaja Australia Ini Meninggal karena Gigitan Kutu

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:28 WIB

Langka di Dunia, Ibu Ini Lahirkan Bayi Kembar Empat Identik Berjenis Kelamin Perempuan

Langka di Dunia, Ibu Ini Lahirkan Bayi Kembar Empat Identik Berjenis Kelamin Perempuan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:01 WIB

Media Tetangga Sampai Heran Ada 3 Pemain Berdarah Australia Bersama Timnas Indonesia

Media Tetangga Sampai Heran Ada 3 Pemain Berdarah Australia Bersama Timnas Indonesia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 14:36 WIB

Dapat Lampu Hijau dari Pemerintah NSW, Proyek Rp25 T Milik WNI Siap Dibangun

Dapat Lampu Hijau dari Pemerintah NSW, Proyek Rp25 T Milik WNI Siap Dibangun

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 13:05 WIB

4 Realita Tinggal di Australia yang Wajib Kamu Tahu, Pasti Seru Kayak di Tiktok?

4 Realita Tinggal di Australia yang Wajib Kamu Tahu, Pasti Seru Kayak di Tiktok?

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 11:50 WIB

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:34 WIB

Piala Dunia 2026: Akhir Perjalanan Wakil Asia dan Pergantian Kiper yang Terasa Sangat Menyakitkan

Piala Dunia 2026: Akhir Perjalanan Wakil Asia dan Pergantian Kiper yang Terasa Sangat Menyakitkan

Your Say | Senin, 06 Juli 2026 | 09:32 WIB

Mohamed Salah Menangis Haru, Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti

Mohamed Salah Menangis Haru, Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:25 WIB

Australia Kandas, Sepak Bola Asia Kian Alami Keterpurukan di Piala Dunia!

Australia Kandas, Sepak Bola Asia Kian Alami Keterpurukan di Piala Dunia!

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:10 WIB

Australia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Jackson Irvine Kecewa Wakil Asia Habis di 32 Besar

Australia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Jackson Irvine Kecewa Wakil Asia Habis di 32 Besar

Bola | Sabtu, 04 Juli 2026 | 07:24 WIB

Terkini

Hijau di Iklan, Abu-Abu dalam Aksi: Bahaya Fenomena Greenwashing

Hijau di Iklan, Abu-Abu dalam Aksi: Bahaya Fenomena Greenwashing

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:50 WIB

Ulasan Bloody Flower: Ketika Pembunuh Jadi Harapan Terakhir Banyak Orang

Ulasan Bloody Flower: Ketika Pembunuh Jadi Harapan Terakhir Banyak Orang

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:48 WIB

Daya Beli Lesu, Kelas Menengah Pilih Beli Beras Ketimbang Cicil Rumah

Daya Beli Lesu, Kelas Menengah Pilih Beli Beras Ketimbang Cicil Rumah

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:46 WIB

Cabai Rawit Tembus Rp54 Ribu, Cek Daftar Harga Pangan yang Naik Hari Ini

Cabai Rawit Tembus Rp54 Ribu, Cek Daftar Harga Pangan yang Naik Hari Ini

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:40 WIB

Pelaku Kekerasan Anak Justru Orang Terdekat, Plan Indonesia Ungkap Data Miris

Pelaku Kekerasan Anak Justru Orang Terdekat, Plan Indonesia Ungkap Data Miris

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:34 WIB

5 Serum Flek Hitam yang Aman Digunakan Setiap Hari, Ampuh Cerahkan Kulit Mulai Rp20 Ribu

5 Serum Flek Hitam yang Aman Digunakan Setiap Hari, Ampuh Cerahkan Kulit Mulai Rp20 Ribu

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:30 WIB

Suarakan Kesetaraan, Run for Equality 2026 Sukses Digelar di Senayan Park

Suarakan Kesetaraan, Run for Equality 2026 Sukses Digelar di Senayan Park

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:27 WIB

Susul Kesuksesan The Grey, Netflix Garap Parasyte: Tamiya yang Tayang 2027

Susul Kesuksesan The Grey, Netflix Garap Parasyte: Tamiya yang Tayang 2027

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:26 WIB

Dari Diskusi hingga Wall of Hope, LINTAS Dorong Masyarakat Peduli Masa Depan Transportasi Umum

Dari Diskusi hingga Wall of Hope, LINTAS Dorong Masyarakat Peduli Masa Depan Transportasi Umum

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:25 WIB

6 Rekomendasi Parfum Aroma Susu yang Creamy dan Bikin Ketagihan

6 Rekomendasi Parfum Aroma Susu yang Creamy dan Bikin Ketagihan

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 11:05 WIB

×