Kepolisian Brasil Sita 1,3 Ton Kokain yang Tersimpan di Pesawat Jet dari Turki

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 05 Agustus 2021 | 11:51 WIB
Kepolisian Brasil Sita 1,3 Ton Kokain yang Tersimpan di Pesawat Jet dari Turki
Kokain 1,3 ton yang disita Polisi Federal Brazil dari pesawat jet milik perusahaan Turki.[Federal Police of Brazil]

Suara.com - Kepolisian Brasil menyita 1,3 ton kokain dari pesawat jet pribadi milik perusahaan Turki yang disewa warga negara Spanyol.

Menyadur Duvar English, Kamis (5/8/2021), penyitaan tersebut dilakukan pada Rabu (4/8/2021) saat pesawat mendarat di bandara Fortaleza, Brasil.

Pesawat jet tersebut terbang dari Riyadh ke Malaga pada 2 Agustus. Sehari kemudian ia terbang ke Brasil dan mendarat pada 4 Agustus di bandara Fortaleza untuk menjemput seorang penumpang.

Video detik-detik penyitaan kokain itu beredar di media sosial, salah satunya dibagikan oleh Ali Kdk, seorang anggota dewan Partai Y dari Istanbul.

Dalam video itu terlihat polisi Brasil meminta awak pesawat dan penumpang yang dilaporkan dari Spanyol untuk membuka salah satu koper yang mereka bawa.

Setelah proses pengujian, polisi Brasil menetapkan bahwa koper tersebut berisi kokain. Dilaporkan 1,3 ton kokain tersimpan di koper-koper itu.

Kdk mengatakan bahwa seorang penumpang dengan paspor Spanyol bernama Gonzalez Valdes dan awak pesawat telah ditahan.

Timur Soykan, seorang wartawan dari Turki, mengatakan bahwa jet Turki itu adalah bekas pesawat milik Perdana Menteri Turki, namun sudah dijual.

"Jet Turki di mana koper berisi kokain ditemukan, adalah pesawat yang sangat terkenal milik Perdana Menteri, dengan nama TC ATA. Namanya kemudian diubah menjadi TC GVA dan dijual," cuit Soykan.

ACM Holding merilis pernyataan tertulis sehubungan dengan penangkapan tersebut dan mengatakan pesawatnya telah disewa oleh seorang penumpang yang memiliki paspor Spanyol.

"Pelanggan dan barang-barang pribadinya tidak memiliki hubungan apa pun dengan perusahaan atau awak pesawat kami, dan pemeriksaan barang-barang penumpang sepenuhnya berada di bawah otoritas bandara," jelas ACM Holding.

Penyitaan itu terjadi setelah Sedat Peker, seorang mafia dari Turki, menuduh bahwa Turki menjadi pusat penyelundupan kokain dari Amerika Selatan ke Timur Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potret Neymar dengan Perut Buncitnya Viral, Fans Khawatir Kariernya Habis

Potret Neymar dengan Perut Buncitnya Viral, Fans Khawatir Kariernya Habis

Bola | Kamis, 05 Agustus 2021 | 11:38 WIB

Ibu Ungkap Rutinitas Jeff Smith di Penjara, Rajin Shalat dan Mengaji

Ibu Ungkap Rutinitas Jeff Smith di Penjara, Rajin Shalat dan Mengaji

Entertainment | Kamis, 05 Agustus 2021 | 10:20 WIB

Napi Bandar Narkoba Berisiko Tinggi di Lampung Dipindah ke Lapas Nusa Kambangan

Napi Bandar Narkoba Berisiko Tinggi di Lampung Dipindah ke Lapas Nusa Kambangan

Lampung | Kamis, 05 Agustus 2021 | 09:09 WIB

Terkini

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:22 WIB

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:25 WIB

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:21 WIB

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:20 WIB

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:15 WIB