alexametrics

Imbangi Jangkauan Vaksinasi yang Kian Luas, Puan Minta Distribusi Vaksin Tidak Tersendat

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah
Imbangi Jangkauan Vaksinasi yang Kian Luas, Puan Minta Distribusi Vaksin Tidak Tersendat
Ketua DPR RI, Dr. (H. C) Puan Maharani. (Dok: DPR)

Puan berharap dengan distribusi yang lancar tidak ada lagi laporan tentang keterbatasan stok vaksin.

Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta distribusi vaksin ke seluruh wilayah tidak boleh tersendat. Puan berujar distribusi vaksin harus terus berjalan mengimbangi program vaksinasi yang kini kian diperluas untuk beragam kalangan.

Puan sebelumnya mengapresiasi kebijakan pemerintah yang mempermudah warga untuk melakukan vaksinasi. Karena itu menurut dia, kemudahan akses ini harus dibarengi dengan pasokan dan distribusi vaksin yang semakin lancar.

“Kalau akses vaksin telah diperluas untuk warga yang belum punya NIK serta warga rentan, dan sebelumnya juga anak di atas 12 tahun sudah boleh divaksin, berarti sasaran vaksinasi semakin luas," kata Puan di Jakarta, Kamis (5/8/2021).

"Karena itu, pasokan dan distribusinya tidak boleh tersendat, justru harus semakin lancar,” ujarnya.

Baca Juga: 2 Daerah di Aceh Zona Merah Covid-19

Puan ingin pemerintah memastikan bahwa pasokan vaksin di daerah tidak berhenti yang berimbas terhadap tersendatnya program vaksinasi.

Ia berharap dengan distribusi yang lancar tidak ada lagi laporan tentang keterbatasan stok vaksin.

Puan lantas menyoroti pernyataan dari pemerintah menyoal total vaksin yang sudah beredar di daerah dan sebagiannya siap didistribusikan berjumlah 100,9 juta dosis vaksin. Menurut dia dengan jumlah tersebut seharusnya stok vaksin masih aman untuk beberapa waktu ke depan.

Namun jika ternyata ada laporan kekosongan stok vaksin di daerah, Puan meminta adanya pembenahan dalam sistem data stok vaksin.

Berkaitan dengan sistem data, Puan menegaskan bahwa tidak boleh ada jeda waktu terlalu lama antara proses data stok vaksin yang riil di lapangan dengan data stok yang dipantau di pusat.

Baca Juga: Bagi Penderita Diabetes, Yuk Konsumsi Asupan Berikut Usai Vaksin Covid-19

“Jangan sampai nanti data stok riil vaksin di lapangan sudah habis, tapi data yang terpantau di pusat masih cukup. Jadi delay input datanya tidak boleh terlalu lama,” kata Puan.

Komentar