Jerman: Bantuan ke Afganistan akan Dihentikan, Jika Taliban Berkuasa

Bangun Santoso

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 10:47 WIB
Jerman: Bantuan ke Afganistan akan Dihentikan, Jika Taliban Berkuasa
Taliban mengklaim telah merebut banyak wilayah Afghanistan

Suara.com - Menlu Jerman Heiko Maas mengatakan, Jerman akan menghentikan semua bantuan ke Afganistan jika Taliban mengambil alih kekuasaaan. Taliban mengklaim telah merebut kota strategis Ghazni.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengatakan, negaranya akan menarik semua dukungan keuangan untuk Afganistan jika Taliban mengambil alih kekuasaan dan menerapkan Syariat Islam menurut interpretasi mereka.

"Kami memberi bantuan 430 juta euro (sekitar Rp 16 triliun) setiap tahun," kata Heiko Maas.

"Kami tidak akan memberikan satu sen pun ke Afganistan jika Taliban telah sepenuhnya mengambil alih negara ini dan memperkenalkan hukum Syariah," kata menlu Jerman itu kepada televisi Jerman ZDF, Kamis (12/8).

Heiko Maas selanjutnya menerangkan, penarikan militer Jerman dari Afganistan merupakan konsekuensi dari penarikan pasukan AS. Tanpa pasukan AS dan keterlibatan NATO yang lebih luas, keterlibatan militer Jerman di negara itu tidak ada gunanya.

Heiko Maas sekali lagi menegaskan, Jerman telah menangguhkan deportasi ke Afganistan hingga setidaknya 31 Agustus sebagai reaksi menghadapi memburuknya situasi keamanan di negara itu.

Taliban mengklaim telah merebut kota stategis Ghazni, 150 kilometer di barat daya ibukota, Kabul. Ini adalah ibu kota provinsi kesepuluh yang jatuh ke tangan kelompok itu dalam seminggu terakhir.

Taliban memposting video dan foto-foto online yang menunjukkan ciri khas kota itu, yang dimaksudkan untuk menunjukkan mereka benar-benar sudah memasuki kota. Pasukan pemerintah diberitakan masih menguasai markas intelijen di kota bersangkutan.

Kelompok Taliban sebelumnya sudah menguasai dua markas polisi di Ghazni sejak sekitar pertengahan Juli.

baca juga

Ghazni dengan sekitar 180.000 penduduk adalah jalur lalu lintas penting yang menghubungkan kota-kota terbesar di Afganistan.

Para pejabat pertahanan dan intelejen AS mengatakan, Taliban dapat mengisolasi Kabul dalam waktu 30 hari dan mungkin menguasainya dalam waktu 90 hari ke depan. Kelompok militan itu merangsek cepat setelah pasukan AS dan pasukan asing lainnya ditarik mundur dan sekarang menguasai lebih dari seperempat ibu kota provinsi-provinsi di Afganistan.

Pihak Barat berharap Taliban masih mau melakukan perundingan perdamaian, namun kelompok militan itu juga bisa berkuasa sendiri setelah merebut wilayah yang luas dalam waktu singkat.

Menurut jaringan berita Afghanistan 1TV, pemerintah Afganistan telah menawarkan opsi pembagian kekuasaan yang baru kepada Taliban di tengah kekhawatiran atas hilangnya wilayah kekuasaan di bawah presiden Ashraf Ghani. (Sumber: DW Indonesia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Taliban yang Kian Dekat Kuasai Afghanistan

Taliban yang Kian Dekat Kuasai Afghanistan

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 06:08 WIB

Taliban Kuasai Afganistan, Suap dan Hukuman Brutal Kembali Lagi

Taliban Kuasai Afganistan, Suap dan Hukuman Brutal Kembali Lagi

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 18:50 WIB

Lari dari Kekejaman Taliban, Warga Afganistan Tidur di Jalanan Ibu Kota

Lari dari Kekejaman Taliban, Warga Afganistan Tidur di Jalanan Ibu Kota

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 18:38 WIB

Gedor Setiap Pintu, Taliban Kumpulkan Gadis Belia untuk Dijadikan Budak Seks

Gedor Setiap Pintu, Taliban Kumpulkan Gadis Belia untuk Dijadikan Budak Seks

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:01 WIB

Pemerintah Afghanistan di Ambang Runtuh, Taliban Bisa Rebut Ibu Kota Kabul Dalam 90 Hari

Pemerintah Afghanistan di Ambang Runtuh, Taliban Bisa Rebut Ibu Kota Kabul Dalam 90 Hari

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 13:46 WIB

Taliban Kuasai Kembali Afganistan, Anak-anak Ikut Jadi Korban Kekerasan

Taliban Kuasai Kembali Afganistan, Anak-anak Ikut Jadi Korban Kekerasan

News | Rabu, 11 Agustus 2021 | 17:55 WIB

Taliban Makin Ganas, Presiden AS Minta Afganistan Berjuang Sendiri

Taliban Makin Ganas, Presiden AS Minta Afganistan Berjuang Sendiri

News | Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:54 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×