Gedor Setiap Pintu, Taliban Kumpulkan Gadis Belia untuk Dijadikan Budak Seks

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:01 WIB
Gedor Setiap Pintu, Taliban Kumpulkan Gadis Belia untuk Dijadikan Budak Seks
Ilustrasi wanita Afghanistan. [shutterstock]

Suara.com - Sebuah laporan Bloomberg mengungkap Taliban menggedor setiap pintu dan rumah di Aghanistan untuk mengumpulkan gadis belia yang akan jadikan budak seks.

Kelompok teror itu menculik dan menikahi wanita secara paksa karena pemimpin lokal diminta 'menyajikan' daftar wanita berusia 12 hingga 45 tahun pada bulan lalu.

Menyadur News.com.au Kamis (12/08), wanita Afghanistan tidak boleh meninggalkan rumah tanpa pendamping pria dan wajib mengenakan jilbab. Mereka diizinkan sekolah dengan guru perempuan.

Para ayah di Afghanistan khawatir dengan masa depan putrinya dan memilih kabur untuk menghindari Taliban agar anak-anak mereka selamat dari budak seks.

Farkhunda Zahra Naderi, anggota Dewan Tinggi untuk Rekonsiliasi Nasional Afghanistan mengatakan hak-hak sipi di negara itu akan rusak.

Bendera Taliban terlihat di alun-alun kota utama di Pul-e-Khumri.(Sumber: AFP)
Bendera Taliban terlihat di alun-alun kota utama di Pul-e-Khumri.(Sumber: AFP)

"Ketakutan terbesar saya adalah mereka meminggirkan perempuan yang telah bekerja di posisi kepemimpinan ini, yang telah menjadi suara yang kuat melawan pelaku yang paling kuat tetapi juga bekerja dengan mereka untuk mengubah situasi di lapangan."

Jika mereka melenyapkan para pemimpin ini, katanya, siapa yang akan berbicara untuk perempuan dan mempertahankan pencapaian selama 20 tahun terakhir?

Sejak pasukan AS ditarik dari Afghanistan, negara ini berjuang mempertahankan wilayahnya dari serangan teroris. Laporan minggu ini menyebut Taliban merebut lebih dari setengah wilayah Afghanistan.

Pasukan Taliban dengan penduduk setempat. (AFP)
Pasukan Taliban dengan penduduk setempat. (AFP)

Mereka sekarang menargetkan kota besar termasuk ibu kota provinsi Herat di barat dan Lashkar Gah di selatan. Video menunjukkan pasukan Taliban mengendarai truk militer AS.

baca juga

Sementara itu, laporan menunjukkan regu pembunuh mengeksekusi petugas media dan informasi Dawa Khan Minapal pada hari Jumat di Kabul.

Penduduk setempat mengklaim sejumlah tentara yang ditawan setelah pertempuran disiksa, tangan mereka diikat dan matanya dicungkil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria di Medan Jadikan Anak Tiri Sebagai Budak Seks Selama 4 Tahun

Pria di Medan Jadikan Anak Tiri Sebagai Budak Seks Selama 4 Tahun

Sumut | Selasa, 22 Juni 2021 | 00:35 WIB

Polisi Filipina Gerebek Rumah Sarang Budak Seks, Salah Satunya Anak 6 Tahun

Polisi Filipina Gerebek Rumah Sarang Budak Seks, Salah Satunya Anak 6 Tahun

News | Minggu, 25 April 2021 | 12:15 WIB

Geger Tukang Batu Bunuh 18 Perempuan untuk Dijadikan Budak Seks

Geger Tukang Batu Bunuh 18 Perempuan untuk Dijadikan Budak Seks

Banten | Rabu, 27 Januari 2021 | 15:20 WIB

Terkini

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Surakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:06 WIB

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:04 WIB

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Jakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:43 WIB

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:38 WIB

×