Taliban Kuasai Kunduz, Warga: Mereka Penggal Kepala Anak Saya Seperti Domba

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 18:02 WIB
Taliban Kuasai Kunduz, Warga: Mereka Penggal Kepala Anak Saya Seperti Domba
Pasukan Taliban dengan penduduk setempat. (AFP)

Suara.com - Teror di kota Kunduz terus berlanjut setelah pasukan Taliban menguasai kota pada hari Minggu. France 24 melaporkan warga kota memilih kabur karena ketakutan.

Mereka meninggalkan kota itu untuk menghindari penculikan dan penyiksaan seperti pemenggalan kepala dalam eksekusi singkat yang mengerikan.

Para teroris digambarkan mengendarai sepeda motor atau humvee yang dirampas dari pasukan Afghanistan, sementara yang lain berpose dengan senjata sebagai ekspresi kegembiraan.

Kunduz adalah salah satu dari 9 ibu kota provinsi yang jatuh ke tangan pemberontak dalam seminggu terakhir di mana beberapa kota berhasil dikuasai tanpa perlawanan dalam serangan kilat.

Beberapa wilayah Afghanistan berjatuhan bak domino setelah pasukan AS meninggalkan Afghanistan.

Pasukan Taliban dengan penduduk setempat. (AFP)
Pasukan Taliban dengan penduduk setempat. (AFP)

Salah satu warga dengan nama samaran memilih pergi bersama enam anaknya. "Kami melihat mayat tergeletak di dekat penjara ... ada anjing di sebelah mereka," kata Friba, 36 dengan nama samaran.

Warga lainnya, Abdulmanan mengatakan pasukan Taliban memenggal putranya seolah menyembelih hewan ternak. "Mereka membawanya ... seolah-olah dia adalah domba dan memotong kepalanya dengan pisau dan membuangnya."

Sementara itu, aksi kekerasan ini semakin sulit diverifikasi secara independen dan AFP melaporkan bahwa Taliban menyangkal adanya kekejaman di wilayah yang mereka kuasai.

Sebelumnya Taliban pernah merebut Kunduz dalam dua serangan singkat pada tahun 2015 dan 2016, sebelum pasukan Afghanistan yang didukung oleh senjata AS mengusir mereka dari kota.

baca juga

Terlepas dari pendudukan Taliban terbaru, kehidupan tampaknya dimulai kembali di Kunduz meskipun sebagian warga takut kembali dan enggan berada dalam kekuasaan Taliban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nikita Mirzani Akui, Laporan Polisi di Demak Buntut Bunga Misterius dan Teror di Rumahnya

Nikita Mirzani Akui, Laporan Polisi di Demak Buntut Bunga Misterius dan Teror di Rumahnya

Entertainment | Rabu, 11 Agustus 2021 | 18:50 WIB

Ciri-ciri Bajak Laut di Perairan Kalbar, Tebar Teror Bikin Nelayan Ketakutan

Ciri-ciri Bajak Laut di Perairan Kalbar, Tebar Teror Bikin Nelayan Ketakutan

Kalbar | Senin, 09 Agustus 2021 | 14:28 WIB

Wanita yang Pesta Bareng Wayne Rooney Dapat Teror Ancaman Pembunuhan

Wanita yang Pesta Bareng Wayne Rooney Dapat Teror Ancaman Pembunuhan

Bola | Senin, 09 Agustus 2021 | 08:50 WIB

Terkini

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

×