Profil Pattimura dan Fakta Pahlawan Nasional Indonesian dari Maluku

Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 14:16 WIB
Profil Pattimura dan Fakta Pahlawan Nasional Indonesian dari Maluku
Profil Pattimura dan Fakta Pahlawan Nasional Indonesian dari Maluku - Kapitan Pattimura (IST)

Suara.com - Kapitan Pattimura atau yang dikenal juga dengan panggilan Pattimura ini merupakan pahlawan Indonesia dari Maluku. Berikut ini profil Pattimura dan fakta menariknya.

Pattimura dikenal sebagai sosok pahlawan yang gagah berani dalam melawan para jajahan  Belanda di Maluku. Pada masa penjajahan Belanda, rakyat Maluku mengalami banyak kesengsaraan.

Kesengasaraan tersebut terjadi saat munculnya peraturan penyerahan wajin kepada Belanda berupa kopi, ikan asin, serta hasil laut. Melihat kesengsaraan rakyat Maluku, Pattimura pun berjuang melawan penjajah. Bagi yang ingin mengenal sosoknya, berikut ini profil dan fakta Pattimura.

Profil Pattimura

Dalam buku berjudul Mengenal Pahlawan Indonesia (2010) karya Arya Ajisaka, Pattimura atau yang memiliki nama asli Thomas Matulessy ini lahir di Saparua (Maluku) pada 8 Juni 1783. Pattimura ini keturunan bangsawan dari Raja Sahulau, yakni sebuah kerajaan di Teluk Seram Selatan.

Pattimura ini merupakan putra dari seorang ayah bernama Frans Matulessy dan seorang ibu bernama Fransina Silahoi. Dia mempunyai adik laki-laki bernama Yohanis. 

Fakta-fakta Pattimura

Kapitan Pattimura [indonesiatempodoeloe]
Kapitan Pattimura [indonesiatempodoeloe]

Simak berikut ini fakta-fakta tentang Pattimura yang perlu diketahui.

1. Berhasil Merebut  Benteng Duurstede

Pada 16 Mei 1817, Benteng  Duurstede berhasil direbut dari tangan Belanda oleh Pattimura dan pasukannya yakni Said Parintah, Paulus Tiahahu, putri Tiahahu, Martha Christina Tiahahu, dan Anthony Reebhok.

Benteng Duurstede sendiri merupakan pusat pemerintahan dan pertahanan VOC selama menjajah wilayah Saparua pada masa penjajahan kolonial.

2. Dihukum Mati

Pattimura mendapat hukuman mati dari Belanda karena menolak untuk kerja sama. Hukuman gantung dijatuhkan pada Pattimura pada 16 Desember 1817 di Benteng Victoria, Ambon.

Karena keberanian dan ketangguhannya, Presiden pun memberikan gelar Pahlawan Nasional Indonesia kepada Pattimura  pad 6 November 1973. Hal tersebut tertuang dalam SK Presiden No 087/1973.

3. Mendapat Gelar Kapiten

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

20 Kutipan Pahlawan untuk Ucapan Selamat Hari Kemerdekaan HUT ke-76 RI

20 Kutipan Pahlawan untuk Ucapan Selamat Hari Kemerdekaan HUT ke-76 RI

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 14:24 WIB

Maia Estianty hingga Asri Welas, Ini 8 Artis Keturunan Pahlawan Indonesia

Maia Estianty hingga Asri Welas, Ini 8 Artis Keturunan Pahlawan Indonesia

Entertainment | Kamis, 12 Agustus 2021 | 16:37 WIB

Biografi Kapitan Pattimura, Sosok Paling Berapi-api Membela Hak-hak Rakyat Maluku

Biografi Kapitan Pattimura, Sosok Paling Berapi-api Membela Hak-hak Rakyat Maluku

Bali | Kamis, 12 Agustus 2021 | 08:22 WIB

Terkini

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:12 WIB

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:46 WIB