Array

Tes PCR Mahal, Pengusaha Sampai Mau Impor Sendiri dari India

Minggu, 15 Agustus 2021 | 17:25 WIB
Tes PCR Mahal, Pengusaha Sampai Mau Impor Sendiri dari India
Petugas kesehatan melakukan tes usap PCR COVID-19 kepada pedagang di pasar tradisional, Jalan Indrakila, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (5/6/2021). [ANTARA FOTO/Didik Suhartono]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja meminta kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menurunkan harga tes polymerase chain reaction (PCR) yang dirasa saat ini harganya masih cukup mahal.

Jokowi menginginkan harga tes PCR yang saat ini dibandrol rata-rata Rp 800 ribu ke atas supaya bisa ditekan harganya hingga Rp 450 ribu hingga Rp 550 ribu.

Ternyata, keluhan mahalnya tes PCR di Indonesia tidak hanya membuat gundah Jokowi, kalangan pengusaha juga ikut merasakannya.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan Denon Prawiratmadja bahkan sudah lebih dahulu menjajaki kerja sama untuk mendatangkan alat tes PCR impor yang lebih murah dari negara India, tentu dengan kualitas yang baik.

Tujuan utama mendatangkan tes PCR murah ini agar beban ekonomi masyarakat tidak terlalu berat. Apalagi, saat ini sejumlah kebijakan mewajibkan masyarakat untuk melakukan tes PCR seperti penerbangan hingga masuk mall.

"Kami berusaha mencari perangkat tes PCR yang harganya murah dengan kualitas baik dan nantinya dapat membantu meringankan beban masyarakat yang ingin terbang," ujar Denon dalam keterangan persnya, Minggu (15/8/2021).

Secara khusus, Denon mengemukakan, masyarakat enggan untuk naik pesawat karena harus dibebani surat hasil tes PCR. Apalagi, harga tes PCR di sejumlah bandara cukup mahal.

"Kami mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat yang intinya menyatakan bahwa harga tes PCR di sini masih mahal, bahkan bisa lebih mahal dari harga tiket pesawat," ungkap Denon yang juga menjabat Ketua Umum Inaca.

Denon menyatakan, ada beberapa negara produsen yang sedang didekati untuk impor PCR tersebut. Negara tersebut, misalnya India, Jepang dan beberapa negara lain.

Baca Juga: Jokowi Minta Harga Tes PCR Diturunkan ke Rp 450 Ribu, Hotman Paris Lega

"Kami harus bergerak cepat karena banyak juga negara lain yang mencari PCR di pasar dunia. Kami berharap tidak lama lagi akan mendapatkannya," ujar Denon.

Nantinya perangkat tes PCR yang diimpor ini akan didistribusikan ke bandara-bandara dan tempat-tempat lain.

Dengan demikian proses testing PCR pada masyarakat yang ingin terbang naik pesawat bisa berlangsung lebih cepat, praktis dan tentu saja biayanya lebih murah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI